Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

SEJARAH KIAN KABUR

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Riani, S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Ranah pendidikan merupakan tempat menempa cikal bakal generasi, agar tercipta gambaran yang kuat pada peserta didik maka mata pelajaran (mapel) Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu sarananya. Namun amat disayangkan bila mapel SKI ini ikut tergerus arus moderasi.

Kementerian Agama meminta guru madrasah pengampu mata pelajaran Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) untuk menyampaikan materi secara komprehensif. Hal ini perlu dilakukan agar siswa memiliki pandangan yang utuh atas fakta-fakta sejarah Islam yang terjadi. “Sampaikan kepada peserta didik, fakta sejarah yang komprehensif agar siswa memahami sejarah Islam masa lalu secara utuh,” pesan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Muhammad Zain, di Tangerang, (25/2).

Kasubdit Bina GTK MA/MAK, M. Sidik Sisdiyanto menambahkan, kegiatan ini bagian upaya mengimplementasikan 3K. Yaitu, meningkatkan kualifikasi, meningkatkan kompetensi, dan meningkatkan kesejahteraan.“Besar harapan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi guru, tidak hanya dalam mapel SKI tapi juga menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman terkait moderasi beragama di madrasah masing-masing,” ujarnya. (25/2)

Kampanye moderasi Islam menghadirkan sosok guru agama yang moderat atau mengambil jalan tengah, materi yang disampaikan secara komprehenship atau bermakna luas akan mengaburkan pengajaran sejarah yang cenderung kian dibatasi, ini dapat mengurangi nilai-nilai historis yang terkandung di dalamnya, serta mengubah sejarah yang harusnya obyektif menjadi subyektif. Selain itu moderasi dapat menyesatkan orientasi pengajaran materi sejarah. Sejarah kejayaan Islam dianggap hadir karena peradaban yang inklusif dan toleran sesuai perspektif liberal.

Materi atau kurikulum sejarah pada akhirnya ditentukan oleh dinamika politik dan orientasi liberal, menjadikan posisi kurikulum mapel SKI kerap bergerak mengikuti kehendak politik yang memanfaatkan pendidikan sebagai indoktrinisasi. Padahal jika benar ingin mengajarkan sejarah secara komprehensif semestinya mengajarkan sejarah secara utuh, tidak mendistorsi materi sejarah, sebagai contoh materi jihad, dihapus karena alasan tidak moderat, padahal jihadlah yang telah membuat Islam berkembang di seluruh penjuru dunia termasuk juga di Indonesia. Dengan semangat jihad, para pahlawan dulu berjuang melawan penjajah.

Islam menjadikan sejarah sebagai bukti nyata. Berbagai jenis peradaban Islam masih dapat disaksikan hingga kini. Peradaban Islam yang bersumber dari kitabullah dan sunatullah yang penyebarannya dilandasi semangat persatuan dibawah institusi negara. Peradaban Islam terus berkembang dari peradaban kebudayaan, bangunan, bahasa, adat istiadat, hingga pada ilmu pengetahuan dan banyak diadopsi hingga kini di dunia pendidikan.

Moderasi agama dalam ranah pendidikan terutama mapel SKI perlu diwaspadai, karena tentu saja implementasinya langsung ke peserta didik. Generasi merupakan aset negara, semangat yang muncul dengan mendalami sejarah secara utuh menjadikan sumbu pemantik semangat generasi dimasa depan. Wallahu’allam bishshawab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Menari di Hardiknas

    Guru Menari di Hardiknas

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekitar 30 orang guru di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menari bersama, Senin (2/5) di pelataran parkir Terminal Pasar Kotanopan. Mereka membawakan berbagai tarian etnis di Sumatera Utara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016. Foto     : Lokot Husda Lubis Editor  : Dahlan Batubara  

  • Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh desa di Kabupaten Madina menerapkan Harga Satuan Kabupaten dalam penetapan harga material untuk pembangunan fisik yang didanai Dana Desa. “Penerapan HSK itu jelas-jelas merugikan keuangan negara,” kata Ketua DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Madina, Henri Husein kepada Mandailing Online di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (25/10/2019). Contoh kerugian keuangan […]

  • Ketika Fir’aun Berkuasa

    Ketika Fir’aun Berkuasa

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ketika Fir’aun berkuasa, dirinya dikelilingi pemuka agama, konglomerat, dan juga para penjaga keamanan. Ketika Fir’aun berkuasa, di sisi kanannya ada Bal-am bin Ba’ura. Bal-am adalah seorang pemuka agama, yang dengan penguasaannya atas dalil-dalil agama di zamannya, dia memutar-mutar lidahnya demi membenarkan semua tindakan Fir’aun dan dengan kejinya menuding orang-orang yang memperjuangkan kebenaran sebagai penjahat […]

  • Pencairan Dana Desa Menunggu Peraturan Bupati

    Pencairan Dana Desa Menunggu Peraturan Bupati

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Pencairan Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu Peraturan Bupati (Perbub).  “Saat ini masih persiapan Perbub,  dan kalau Perbub-nya sudah selesai Dana Desa akan dicairkan,”  ujar Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Madina, Zulhairi Pulungan menjawab Mandailing Online,  Jumat (8/5). Dana Desa (DD) berbeda dengan Anggaran Dana Desa (ADD). Jika […]

  • Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina), Muhammad Iqbal S.H, M.H akan membuat festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini diungkapkan Iqbal dalam kunjungannya ke Cabang Kejaksaan Negeri Natal, Kamis (6/2/2025) lalu. Dalam sambutannya Kajari menilai UMKM di Madina harus dibangkitkan kembali. Dia melihat […]

  • Rangkaian HPN 2026 Banten, Bupati Serang Gelar Gala Dinner Bersama SMSI 

    Rangkaian HPN 2026 Banten, Bupati Serang Gelar Gala Dinner Bersama SMSI 

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SERANG ( Mandailing Online ): Bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Serang Provinsi Banten. Bupati Serang, Hj Ratu Rachmatuzakiyah, S. Pd, MM diwakili sekda, Zaldi Dhuhana menjamu Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) makan malam bersama (Gala Dinner). Gala dinner yang dilaksanakan sekira pukul 19.00 wib ini dihadiri ketua umum SMSI, Firdaus, pengurus pusat dan seluruh […]

expand_less