Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Mudik Dilarang, Silahkan Pesan Online Bipang Ambawang?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
  • print Cetak

Oleh: Risdanur, S.Pd
Anggota Komunitas Madina Menulis

Pemerintah resmi membuat aturan terkait dengan larangan mudik pada lebaran tahun 2021 dengan alasan menekan penularan virus Covid-19 di Indonesia.

Larangan mudik ini dimulai dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 dengan memberlakukan beberapa penyekatan mudik di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Pada beberapa titik penyekatan mudik tersebut terdapat banyak kendaraan yang dipaksa polisi putar balik karena nekad mudik.

Tak habis pikir, setelah rakyat Indonesia khususnya kaum muslimin dikecewakan dengan aturan pemerintah terkait pelarangan mudik lebaran dengan alasan menekan penularan Covid-19. Namun disisi lain, pemerintah membuka pintu masuk selebar-lebarnya yang dapat menimbulkan kerumunan, seperti pusat-pusat perbelanjaan dan pariwisata.

Kini publik dikejutkan lagi dengan himbauan Presiden  Joko Widodo pada sebuah tayangan di stasiun televisi swasta, Sabtu 8 Mei 2021. Pada tayangan tersebut Presiden Joko Widodo membahas mengenai larangan mudik demi kebaikan bersama untuk menekan penularan Covid-19 dan mengatakan jika para pemudik yang tidak bisa mudik tersebut rindu akan kuliner khas daerah masing-masing maka boleh untuk memesannya via online.

Dalam tayangan video tersebut Presiden Joko Widodo juga menyebutkan berbagai makanan khas daerah yang biasa dibawa pemudik sebagai oleh-oleh.

“Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah”, ucap Presiden Joko Widodo dalam videonya. (KOMPASTV, 8 Mei 2021).

Namun yang mencengangkan adalah pernyataan “Bipang Ambawang dari Kalimantan” yang disebutkan oleh Presiden Joko Widodo tidak lain adalah babi panggang Ambawang dari Kalimantan.

Tentu saja hal ini sontak menjadi perbincangan publik karena dalam suasana menyambut lebaran notabenenya yang merayakan adalah kaum muslim namun di sisi lain presiden Jokowi seolah mempromosikan bipang Ambawang sebagai kuliner lebaran.

Pernyataan tersebut langsung viral di jagat maya karena umat Islam sendiri tidak menyangka bahwa seorang pemimpin negara yang beliau juga beragama Islam bisa menyebutkan bipang atau babi panggang direkomendasikan sebagai kuliner lebaran yang bisa dipesan secara online.

Di dalam Al-Quran jelas sekali disebutkan bahwasanya babi adalah haram.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَ الدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَاۤ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ ۚ 

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (hewan) yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah…..” (QS. An-Nahl 16: Ayat 115).

Maka jelas sekali pernyataan Presiden Joko Widodo ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam karena babi sendiri adalah haram untuk dimakan, namun sebaliknya Presiden Jokowi malah merekomendasikan babi panggang atau bipang Ambawang boleh dipesan secara online sebagai kuliner lebaran.

Wallaahu’alam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurusan KTP Gratis

    Pengurusan KTP Gratis

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan, khususnya Kartu Tanda Pendududk (KTP), untuk ketertiban administasi. Saat ini, mengurus dokumen kependudukan tidak dibebankan biaya atau gratis. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Paluta Susanna Hannum Daulay mengatakan, saat ini […]

  • Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat […]

  • Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : M. Amin Nasution,SH.MH Ketua LBH Al-Amin Madina   Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu kabupaten. Sahdan, tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal […]

  • BOC Gelar Seminar Kebebasan Finansial

    BOC Gelar Seminar Kebebasan Finansial

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Komunitas Business Owners Community (BOC) kembali mengadakan seminar di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Seminar berlangsung di Cafe Rumah Daun, kawasan Toguda-STAIN, Minggu (31/8/2025). Peserta seminar berasal dari kalangan santri, siswa SLTA, mahasiswa dan masyarakat umum. Seminar ini mengusung tema “Kebebasan Finansial” menghadirkan tiga pemateri. Tiga topik disampaikan pada seminar itu, yakni “Paradigma […]

  • Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pelanggan Perusahaan Air Minum ( PDAM ) Tirta Madina mulai mengeluh, pasalnya 2 pekan terakhir, pelanggan di wilayah perumahan cemara, dalan lidang, parbangunan dan panyabungan jarang menikmati aliran air dari PDAM Tirta Madina. Siketahui kebutuhan akan air ini merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia. Namun tampaknya hal ini tidak bagi […]

  • Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

    Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Permasalahan kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Sumut tampaknya akan mulai berkurang tahun ini seiring dengan beroperasinya pabrik pupuk yang diperkirakan memproduksi 10.000 ton pupuk per tahun. Direktur PT Agro Tani Marisi Tulus P Sitorus mengatakan, pabrik yang mereka bangun tersebut merupakan salah satu wujud mencapai ketahanan pangan nasional. “Kehadiran industri kompleks pupuk terpadu, […]

expand_less