Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Oknum TNI Miliki Kafe Prostitusi di Siantar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Prostitusi di Kafe Nasional di tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Pematangsiantar, berjalan mulus lantaran keterlibatan oknum TNI. Pekerja seks komersil (PSK) yang ditemui Tribun di Kafe Nasional mengaku aman lantaran ada beking dari oknum berseragam.

”Bahkan pemiliknya juga seorang oknum tentara. Makanya, banyak oknum petugas berpakaian loreng yang datang kemari melakukan penjagaan,” ujar Rd, saat ditemui Tribun, Selasa (25/1/2011) malam. Rekan Rd, Ay mengamini pendapat rekannya.

”Tidak takut karena tempat ini punya tentara yang setiap bulan memberikan setoran kepada aparat lainnya,” ujar PSK asal Medan ini.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0207 Simalungun Letkol (ARM) Anton Arianto Popang berjanji akan mengecek kebenaran anggotanya mengoperasikan dan membekingi kegiatan prostitusi di Kafe Nasional.
“Saya akan lihat dulu kebenarannya di lapangan dan akan memanggil anggota yang membekinginya untuk diberi nasihat. Kalau sudah dinasihati tetap saja menjalankan usaha yang menyalahi aturan, jangan salahkan saya bila dilakukan razia dan menutup tempat itu,” kata Anton, kemarin.

Ia berjanji akan berkoordinasi ke Pemko Siantar untuk mencabut izin Kafe Nasional bila benar losmen tersebut menjadi ajang prostitusi.

Ketua Komisi A DPRD Pematangsiantar Ibnu Harbani mengaku tidak mengetahui ada kegiatan prostitusi di Kafe Nasional, sebab selama ini dewan tidak pernah merestuinya kegiatan ini.

“Saya akan selidiki dan dibahas di Komisi A. Ini sudah mencoreng nama baik Kota Siantar. Dalam waktu dekat saya akan meyurati Pemko khususnya Satpol PP untuk melakukan razia dan pembongkaran,” kata Ibnu, kemarin.

Ia berjanji akan membahas prostitusi di Kafe Nasional dalam agenda paripurna dewan.
”Kalau benar di tempat itu ada prostitusi, maka harus ditertibkan dan dibongkar. Kalau memang losmen tersebut memiliki izin, maka izinnya akan dicabut,” katanya.
Ibnu juga berjanji akan mencari identitas oknum tentara yang menjadi beking kafe ini.

Kakak Beradik PSK Ay (18), PSK di Kafe Nasional, tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, mengatakan tarif per kamar di losmen ini beragam yaitu Rp 50 ribu, Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu. Kamar di losmen ini ada sekitar 20 ruangan.

“Walau pun ada tempat tidur yang disediakan tapi saya lebih memilih tinggal di kos. Di kos lebih nyaman dan teratur hidupnya, kalau tinggal di barak makanannya sesuka hati yang memasak jadi tidak sehat untuk di badan,” katanya, saat ditemui Tribun, Rabu (25/1/2011) malam.

Ia mengaku bekerja di tempat itu sekitar dua tahun bersama adik kandungnya.
”Hasilnya lumayanlah untuk memenuhi kehidupan sehari-hari,” ujar warga Medan ini.
Dia menyebut di setiap kamar sudah ada wanita yang menunggu pelanggan. Tarifnya tergantung negoisasi, ada Rp 350 ribu, dan paling rendah Rp 100 ribu.

Rekannya, Rd (22), mengaku pernah dikejar-kejar polisi saat razia bulan puasa lalu. Dia tertangkap, tapi kemudian dibebaskan.

“Saat razia saya lari lewat jendela dan dalam kondisi tanpa busana,” katanya.
Ia mengatakan semua PSK yang ada di lokasi ini selalu disuntik anti HIV/AIDS setiap bulan.
Sekali suntik Rp 50 ribu dan bagi yang tidak disuntik akan dikenakan denda Rp 300 ribu. Dokter yang menyuntik datang kemari dua kali dalam sebulan.

Rd mengaku menjadi PSK karena sudah cerai dari suami sekitar 2008 lalu.
Pantauan Tribun, losmen Kafe Nasional tidak terlihat seperti tempat prostitusi umumnya. Pagarnya juga tinggi.

Untuk masuk ke losmen tersebut tidak dipungut biaya hanya saja harus minum bir minimal sepasang.
Di lantai bawah disediakan musik yang berdentang keras dan lampu kelap-kelip.
Untuk urusan melepas syahwat, pelanggan harus ke lantai atas. (bey/rif)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Sekolah-sekolah di Balikpapan, Kalimantan Timur dilarang merayakan Valentine Day yang jatuh setiap 14 Februari. Hal itu diatur dalam surat edaran yang dilayangkan Dinas Pendidikan Balikpapan. Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan edaran ke semua sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA per tanggal 5 Februari 2016. Surat edaran tersebut terkait larangan […]

  • Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Ratusan karyawan dan karyawati melakukan unjukrasa ke kantor distrik PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Selasa (14/04). Pengunjukrasa mengaku, sudah sekian lama hak-hak para karyawan dan karyawati yang telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Mereka menuntut […]

  • Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berdemo di depan mako Polres Madina Puluhan Mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa meminta polisi mengamankan pelaku ilegal mining di Madina, pasalnya akan merugikan masyarakat sekitar. “Kami mendesak agar pihak Polres Madina segera menertipkan segala aktivitas pertambangan emas ilegal yang dilakukan oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab di Muara Batang […]

  • Guru Honorer Dapat Insentif

    Guru Honorer Dapat Insentif

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG : Guru honorer yang mengajar pada sekolah negeri di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diberi insentif sebesar Rp400.000/bulan untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Guru honor yang mengajar di sekolah negeri diberi insentif Rp400.000 per bulan, namun insentif bisa dikurangi jika kehadirannya juga kurang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher di Pangkalpinang, Jumat 26 November […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Ketua Panwaslu Karo Resmi Ditahan

    Ketua Panwaslu Karo Resmi Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Pasca ditangkap terkait kasus judi joker “Peak” (sejenis Black Jack, Red), Selasa (24/5) lalu, akhirnya Ketua Panwaslu Kabupaten Karo, Drs Nggeluh Sembiring, resmi ditahan bersama dua rekannya Hendrik Situmorang (51) dan Mbantu Tarigan (37), Kamis (26/5). Kasat Reskrim Pores Tanah Karo AKP Harry Azhar Harahap Sik, kepada wartawan koran ini, Kamis (26/5) mengatakan, Ketua […]

expand_less