Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Pajak Sawit, Pusat Menikmati, Daerah Merana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
  • print Cetak

Atika dalam pertemuan Komisi XI DPR-RI dengan pemerintah daerah se-Sumatera Utara di Medan, Senin (15/11/2021).

Lokasi perkebunan sawit itu berada di daerah. Tetapi justru pemerintah pusat yang selama ini menikmati uangnya. Yaitu pemasukan dari perkebunan-perkebunan sawit itu.

Jenis pemasukan itu termasuk dari Bea Keluar (BK) dan Pungutan Eskpor (PE). Nilainya sangat besar.

Daerah? Hanya menerima dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur, seperti kerusakan jalan dan jembatan akibat pengangkutan CPO. Tingginya potensi erosi serta juga resiko pencemaran udara, tanah dan air akibat ancaman karhutla, limbah padat B3 serta limbah cair.

Meski ini dirasa tidak adil, tentunya dibutuhkan kacamata kearifan, terutama dari sisi kacamata otonomi daerah.

Oleh karena itu, sangat cerdas yang disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.

Atika meminta pemerintah pusat memprioritaskan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak sawit untuk dari daerah dalam rumusan Rancangan Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) yang saat ini sedang digodok pemerintah dengan DPR RI.

Atika menyebut bahwa salah satu faktor rusaknya jalan adalah aktivitas pengangkutan hasil turunan sawit berupa angkuran CPO.

“Jalan yang bagus merupakan salah satu bentuk pelayanan yang baik terhadap publik. Maka dari itu, DBH sawit kita minta lebih diprioritaskan untuk perbaikan jalan di wilayah penghasil sawit,” katanya.

Itu disampaikan Atika dalam pertemuan Komisi XI DPR-RI dengan pemerintah daerah se-Sumatera Utara di Medan, Senin (15/11/2021).

Pertemuan itu sebagai upaya Komisi XI DPR-RI memperoleh masukan dari pemerintah daerah untuk bahan ril dalam perumusan RUU HKPD.

Permintaan Atika ini sejalan dengan permintaan yang telah diajukan para kepala daerah penghasil sawit pada tahun 2020.

Gubernur Riau, Syamsuar termasuk yang paling terdepan memperjuangkan DBH sawit.

Syamsuar menyatakan DBH sawit untuk daerah merupakan kemustian agar daerah mampu melaksanakan kebijakan lebih detail memperbaiki dampak-dampak kerusakan di daerah yang ditimbullkan turunan sawit.

Pada 12 Januari 2020 sekitar 18 kepala daerah penghasil sawit melakukan pertemuan di Pekanbaru, Riau, merumuskan narasi DBH pajak sawit untuk daerah.

Para perwakilan gubernur mengusulkan pembagian dana bagi hasil kelapa sawit daerah dan pusat itu berkisar antara 30% berbanding 70% atau 35% berbanding 65%.

Di pertemuan Riau itu, Syamsuar menyebutkan bahwa di UU Nomor 33 tahun 2004 hanya mencantumkan DBH Pajak dan Migas, sementara DBH sawit belum masuk.

Gus Irawan dari Komisi XI DPR-RI dalam pertemuan dengan pemerintah daerah se-Sumatera Utara di Medan, Senin (15/11/2021).

Oleh karena itu, Atika menyatakan bahwa Pemkab Madina menyambut baik RUU HKPD.

“RUU ini kita harapkan menjadi jembatan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik sehingga cita-cita pembangunan bisa tercapai,” katanya.

Atika mencuatkan beberapa poin di hadapan Komisi XI DPR RI.

Poin pertama, pemeliharaan jalan provinsi dan nasional yang bukan bagian dari tanggung jawab pemkab. Kondisi jalan saat ini adalah alarm alami bagi pemerintah.

Kedua, HKPD perlu merevisi korelasi pencapaian dan kewenangan yang bersinggungan langsung dengan DAK Pendidikan.

Ketiga, DAU yang diterima Pemkab Madina pada tahun 2021-2022 fluktuatif akibat pandemi Covid-19.

Kemudian, kapasitas fiskal Madina hanya 26,85% untuk pembangunan dari PAD. Termasuk kategori rendah. Meski kabupaten di Sumatera Utara masih tergolong rendah, tapi ada beberapa kota yang masuk kategori tinggi. Kesenjangan ini bertolak belakang dengan semangat otonomi daerah dan cenderung menghambat kemandirian fiskal.

Pemkab Madina berharap adanya HKPD ini bisa memberikan angin segar dalam penerimaan dan pengelolaan anggaran sehingga visi-misi pemerintah daerah tidak terhambat.

“Saya yakin setiap pemerintah berkeinginan menyejahterakan rakyatnya. Pun dengan Pemkab Madina,” katanya. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) –   Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS) di Yaman kembali menyelenggarakan haul Syekh Musthafa Husein Nasution dan Milad pesantren Musthafawiyah Purba Baru ke 110 tahun. Kegiatan berlangsung di aula Masbah Syahir, Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman, Jumat (16/12/22). Pesantren Musthofawiyah berada di Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia. Tokoh pendirinya adalah Syekh Musthafa […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

  • Jalan Medan-Berastagi longsor

    Jalan Medan-Berastagi longsor

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Jalan Medan-Berastagi di Dusun Listrik Desa Lau Mulgap, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara longsor sejak Minggu (29/12) kemarin pukul 20.30 WIB. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution di Medan, hari ini, mengatakan longsor terjadi setelah menerima curah hujan yang tinggi pada Minggu malam. Tanah longsor tersebut mengikis […]

  • Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    Prostitusi Anak Kian Marak, Negara Harus Bertindak

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi tinggal di Samarinda Baru-baru ini, satu berita mengejutkan kembali hadir di tanah air. Bukan berita musibah-musibah yang biasanya, melainkan berita yang membawa masalah anak bangsa. Banyak sekali fenomena yang menghiasi jagat berita Indonesia, ditambah dengan berita satu ini, rasanya lengkap sudah. Berita tak sedap ini, hadir dari Tangerang dan […]

  • Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA,(MO)- Kabar mengejutkan datang dari lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung (MA). Seorang hakim agung mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tugasnya berakhir. “Seorang hakim agung mengajukan pengunduran diri, diajukan Rabu, (14/11/2012) kemarin,” kata sumber kuat dan terpercaya di lembaga peradilan yang tidak mau disebut nama dan meminta dirahasiakan identitasnya, Kamis (15/11/2012). Juru bicara […]

  • Agincourt Kantongi Izin Eksplorasi di Tapteng

    Agincourt Kantongi Izin Eksplorasi di Tapteng

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, (MO) – PT Agincourt Resources (AR), pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan sudah mengantongi izin melakukan kegiatan eksplorasi dan izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kegiatan eksplorasi (penelitian) di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Izin tersebut persisnya dikeluarkan pemerintah pusat melalui Kementrian Pertambangan dan Kementerian […]

expand_less