Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
  • print Cetak
Grafis lagu Mandailing dalam sorotan

Grafis lagu Mandailing dalam sorotan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing.

Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat.

Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta lagu masa kini telah menjauh dari akar kebudayaan Mandailing itu sendiri.

“Padahal, lagu atau nyayian adalah satu item budaya, termasuk juga jati diri suatu kelompok kebudayaan, sehingga nyayian menjadi salah satu segmen dari kebudayaan itu sendiri,” kata Misron Nasution, warga Panyabungan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (28/7/2016).

Dia sangat menyayangkan tergerusnya kesetiaan para pencipta lagu Mandailing dari bahasa asli Mandailing.

“Lagi pula, nyanyian sebagai salah satu cabang seni, merupakan media yang sangat urgen dalam melestarikan bahasa Mandailing. Nyanyian akan mempengaruhi masyarakat luas sehingga nyanyian menempati posisi penting dalam mempertahankan dan melestarikan bahasa itu sendiri,” jelas Misron.

Selain sudah jauh dari esensi budaya Mandailing, kondisi itu juga telah menyebabkan lagu-lagu Mandailing telah hilang rasa Mandailing-nya, bahkan tak enak lagi karena tidak menyentuh jiwa.

“Lagu Toba atau lagu Batak itu enak didengar karena bahasa mereka sangat asli, tak bercampur dengan bahasa Indonesia,” katanya.

“Bahasa asli itu jika diramu sedemikian rupa dalam seni nyanyian akan terasa menyentuh hati, selain itu kaldunya juga sangat terasa,” ujarnya.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal di Madina Kembali Renggut Nyawa Pekerja

    Tambang Emas Ilegal di Madina Kembali Renggut Nyawa Pekerja

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): AK (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditemukan tidak bernyawa setelah material tanah menimbun sekujur tubuhnya saat melakukan aktifitas  penambangan emas ilegal di dusun pulau padang desa simpang durian Kecamatan Linggabayu pada Minggu, 25 Mei 2025. Korban tewas akibat tambang emas ilegal […]

  • Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Di Kabupaten Mandailing  sebelum memasuki bulan suci Ramadahn ada sebuah tradisi yang sering dilakukan para warga dikawasan itu, yakni Tradisi Marpangir. Para warga beramai-ramai berkunjung ke tempat-tempat pemandian untuk melakukan pembersihan diri dengan menggunakan ramuannya sendiri terdiri terdiri dari Daun pandan,Bunga kenanga,Akar wangi dan Ampas kelapa dan jeruk limau. Atas hal […]

  • Pelacur Remaja Merebak di Madina, Ludfan Nasution Tawarkan Strategi

    Pelacur Remaja Merebak di Madina, Ludfan Nasution Tawarkan Strategi

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyakit Masyarakat (Pekat) jenis pelacuran yang melibatkan remaja sudah menjadi permasalahan besar dan kompleks di Mandailing Natal. Setidaknya sudah mencuat dari beberapa postingan di medsos selama sepekan terakhir dan bahas bersama MUI dan Pemkab Madina. Anggota DPRD Madina dari PKB, Muhammad Ludfan Nasution,S.Sos mengungkapkan tanggapannya melalui akun pribadinya. Menurutnya, permasalahan […]

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa berunjukrasa di Kejatisu mendesak mengumumkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu di Madina. Unjukrasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel) itu berlangsung di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatsu), Medan, Selasa (30/4/ 2019). Gaya teatrikal sangat […]

  • Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofyan Batubara, beserta Hj Mahreni Nasution mengadakan penyantunan kepada 30 anak yatim piatu, Minggu (19/9) di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, atau di kediaman mertuanya. Itu dilakukan sebagai wujud syukur terhadap ridho dan karunia sehingga diberi kesempatan untuk berbakti dan mengabdi terhadap Madina yang merupakan bagian wilayah lelulur. Aspana […]

  • Bupati Madina Tinjau Pembangunan Jalan Tabuyung-Manuncang

    Bupati Madina Tinjau Pembangunan Jalan Tabuyung-Manuncang

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MUARABATANG GADIS( Mandailing Online )- Dalam lawatannya ke wilayah Pantai Barat Mandailing Natal ( Madina ),Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution menyempatkan diri meninjau proyek Impres 23 tahun 2023 pembangunan ruas jalan Tabuyung-Manuncang yang saat ini dalam proses pengerjaan Rabu 13/9/2023. Proyek yang dikerjakan PT.Rimbo itu sendiri bernilai Rp.50 miliar sepanjang 11 km. Ruas jalan itu merupakan […]

expand_less