Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
  • print Cetak
Grafis lagu Mandailing dalam sorotan

Grafis lagu Mandailing dalam sorotan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing.

Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat.

Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta lagu masa kini telah menjauh dari akar kebudayaan Mandailing itu sendiri.

“Padahal, lagu atau nyayian adalah satu item budaya, termasuk juga jati diri suatu kelompok kebudayaan, sehingga nyayian menjadi salah satu segmen dari kebudayaan itu sendiri,” kata Misron Nasution, warga Panyabungan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (28/7/2016).

Dia sangat menyayangkan tergerusnya kesetiaan para pencipta lagu Mandailing dari bahasa asli Mandailing.

“Lagi pula, nyanyian sebagai salah satu cabang seni, merupakan media yang sangat urgen dalam melestarikan bahasa Mandailing. Nyanyian akan mempengaruhi masyarakat luas sehingga nyanyian menempati posisi penting dalam mempertahankan dan melestarikan bahasa itu sendiri,” jelas Misron.

Selain sudah jauh dari esensi budaya Mandailing, kondisi itu juga telah menyebabkan lagu-lagu Mandailing telah hilang rasa Mandailing-nya, bahkan tak enak lagi karena tidak menyentuh jiwa.

“Lagu Toba atau lagu Batak itu enak didengar karena bahasa mereka sangat asli, tak bercampur dengan bahasa Indonesia,” katanya.

“Bahasa asli itu jika diramu sedemikian rupa dalam seni nyanyian akan terasa menyentuh hati, selain itu kaldunya juga sangat terasa,” ujarnya.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata yang membelah kota Panyabungan, Mandailing Natal meluap, Selasa sore (15/11). Luapan arus cukup mengkhawatirkan, sehingga  sekira pukul 17.00 WIB masjid di Kelurahan Panyabungan III  mengeluarkan pengumuman supaya masyarakat waspada melihat naiknya debit air sungai. Warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai terlihat panik, karena sebagian pemukiman sudah dibanjiri […]

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

  • Jelang Idhul Adha ; Pemko Sidimpuan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

    Jelang Idhul Adha ; Pemko Sidimpuan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Menjelang hari raya Idhul Adha Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan memperketat pengawasan penjualan hewan kurban khususnya yang didatangkan dari luar daerah. “Tindakan itu kita lakukan, untuk mensterilisasi hewan kurban diperjual-belikan di kota Salak, “ujar Sekretaris Daerah (Sekda) P.Sidimpuan Sarmadhan Hasibuan kepada Analisa di Kantor Walikota setempat, Senin (8/11). Dikatakan, hewan ternak yang masuk ke […]

  • IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 17 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan etnis Mandailing Malaysia tahun ini akan kembali menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing, Sumatera Utara, Indonesia. Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Jumlah rombongan “Mulak Tu Huta” tahun 2018 ini sebanyak sekitar 80 orang, hampir menyamai jumlah […]

  • Kejari Panyabungan Halal Bi Halal

    Kejari Panyabungan Halal Bi Halal

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keluarga besar Kejaksaan Negeri Panyabungan mengadakan halal bi halal di kediaman Kajari Panyabungan Danang Purwoko SH, Kelurahan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (07/10/2010). Hadir pada acara hal bi halal, Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM, Sekda Drs Gozali Pulungan MM, Kepala SKPD Madina serta tokoh masyarakat. Kajari Panyabungan dalam sambutannya […]

  • Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Usai melalui rangkaian kegiatan memperingati HUT ke 78 RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pagi ini Jum’at 18/8/2023 melaksanakan zikir bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan 17 san di daerah ini. Zikir dan Do’a berlangsung di Masjid Nur Alan’nur Aek Godang Panyabungan yang diikuti Pelajar, […]

expand_less