Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
  • print Cetak

 

Masyarakat  kota Panyabungan, Mandailing Natal setiap bulan Ramadhan selalu ramai mengunjungi tempat-tempat penjualan menu buka puasa (parbuko), baik yang di pinggir jalan maupun di pasar dadakan.

Yang paling ramai dikunjungi oleh masyarakat adalah Pasar Baru Panyabungan untuk membeli toge dan pakkat (pusuk ni otang) sebagai makanan yang tidak pernah tinggal jika waktu berbuka tiba.

Toge Panyabungan yang paling terkenal dulunya adalah toge “Taing Tumpat“ yang sampai saat ini masih juga dicari-cari masyarakat yang ingin membeli toge di pelataran parkir Pasar Baru Panyabungan. Padahal Taing Tumpat sudah beberapa tahun lalu meninggal dunia, dan memang keluarganya masih meneruskan usaha yang ditekuni sejak kecil bersama orangtuanya.

Penulis ingat betul kemasyhuran toge Taing Tumpat di era tahun 2000-an yang lalu. Nama Taing Tumpat semakin kesohor dimana pada waktu itu Bupati Madina H. Amru Daulay setiap kedatangan tamu dari luar Kabupaten Mandailing Natal selalu memesan toge Taing Tumpat yang merupakan salah satu makanan khas Panyabungan selain kipang.

Sewaktu Gubsu T. Rizal Nurdin yang berkunjung ke Kabupaten Madina, sempat bertanya kepada penulis,apa sebenarnya yang istimewa dari Toge Taing Tumpat?”. Penulis menjawab bahwa cara memasak dengan memakai kayu bakar adalah kuncinya. Sebab memasak cendol, lupis, gula dan santan yang menggunakan kayu bakar menyebabkan rasa dan aromanya sangat jauh berbeda dengan yang dimasak pakai kompor.

Dalam kesempatan itu juga, Pak Gubsu juga bertanya, “kenapa pembuat toge lain juga tak memakai kayu bakar?” Itulah, sebagaian besar pedagang toge yang ada di Kota Panyabungan, menganggap penggunaan kayu bakar lebih boros. Padahal, disitulah salah satu ciri khas yang dimiliki oleh toge Taing Tumpat yang namanya populer kemana-mana. Setelah Gubsu mendapat penjelasan dari penulis waktu itu, beliau langsung menyantap toge yang telah disajikan di pendopo Bupati Madina.

Almarhumah Taing Tumpat telah lama meninggal dunia, tetapi usaha toge-nya hingga sekarang, termasuk Ramadhan 1436 H ini, pembeli masih mencari dan bertanya, dimana tempat jualan toge Taing Tumpat sekarang? Salah seorang warga pun menanggapi, “Itu di sudut jalan ini, tapi Taing Tumpat sudah lama meninggal dunia dan yang meneruskan jualannnya adalah adik dan saudara-saudaranya. Memang kualitas togenya sampai sekarang tak berobah, rasa dan aromanya masih seperti dulu”.

Begitulah, ketika penulis Jum’at pekan lalu (19/6) belanja ke pelataran parkir Pasar Baru Panyabungan, nampak pembeli masih antri menunggu di sekitar tempat jualan toge keluarga Taing Tumpat.

Penulis : Iskandar

Editor  `: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP PPP Berhentikan Ketua DPC Madina dan Tapteng

    DPP PPP Berhentikan Ketua DPC Madina dan Tapteng

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Perastuan Pembangunan (DPP PPP), memberhentikan pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). “Secara resmi DPP PPP telah memberhentikan pimpinan DPC PPP di Madina dan Tapteng,” kata Ketua DPW PPP Provinsi Sumatera Utara H Fadly Nurzal, S.Ag kepada wartawan, Rabu (3/10). Disebutkan […]

  • Mendadak, Pemuda Pancasila Madina Sambangi Kantor Koramil 13 Panyabungan

    Mendadak, Pemuda Pancasila Madina Sambangi Kantor Koramil 13 Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pengurus MPC Pemuda Pancasila Madina Menyambangi Kantor Koramil 13 Panyabungan di Kayujati, Selasa (5/10) malam. Rombongan yang dipimpin oleh Dan Koti Mahatidana MPC PP Madina Safruddin Lubis tiba di kantor Koramil sekitar pukul 21.45 WIB. Kedatangan anggota Pemuda Pancasila ini untuk memberikan kejutan kepada Dan Ramil 13 Panyabungan Kapten Inf. […]

  • Kabag Hukum: Itu Mobil Dinas Direktur RSUD

    Kabag Hukum: Itu Mobil Dinas Direktur RSUD

    • calendar_month Senin, 23 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Diduga telah dilakukan  pemalsuan plat mobil dinas  Kijang Innova putih dengan nomor polisi BB 1519 F yang merupakan mobil dinas Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan (Psp) dr Aminuddin. Kenderaan sebagai penunjang kinerja pejabat itu menurut plat dan warnanya jelas milik Direktur RSUD. Hal itu dipastikan Kabag Umum Tobonsyah Pulungan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/12). […]

  • Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PARIS – Prancis mulai penasaran dengan musibah AirAsia QZ8501, pesawat penerbangan Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014.  Terlebih lagi, dalam laporan awal Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terungkap bahwa pesawat nahas itu jatuh saat dikendalikan oleh co-pilot yang kebetulan berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel. Prancis tak tinggal diam. Seperti dilansir […]

  • Yusuf – Imron Ikuti Munas IKANAS

    Yusuf – Imron Ikuti Munas IKANAS

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pasangan calon Bupati/wakil bupati Mandailing Natal  Drs.H.M.Yusuf Nasution, M.Si-H.Imron Lubis, S.Pd, MM saat mengikuti acara Musyawarah Nasional IKANAS dan Silaturrahim Tahun 2015 warga IKANAS yang dilaksanakan DPP IKANAS (Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna), tanggal 5-6 September 2015 di Balroom Golden Boutique Hotel, Jl. Angkasa Raya No 1 Kemayoran-Jakarta Pusat.  

  • Panen Melimpah, Harga Timun 2.000 Per Kilo

    Panen Melimpah, Harga Timun 2.000 Per Kilo

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah petani timun di Kelurahan Siabu Kecamatan Siabu Mandailing Natal memasuki masa panen. Sementara itu, harga di tingkat pedagang pengumpul sebesar Rp 2.000 per kilo gram. Meski tergolong kurang menggembirakan, besaran Rp 2.000 itu sudah disyukuri petani, karena musim panen sebelumnya harga berada di kisaran Rp 1.500 bahkan pernah jatuh ke […]

expand_less