Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Tak Berkategori

Pasar Laru Langganan Macet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2013
  • print Cetak

Jalinsum Pasar Tradisonal Laru Kec. Tambangan selalu macet setiap ada pekan tradisional di daerah ini. Terlihat antrian mobil penumpang dan truk  di daerah ini.TAMBANGAN (Mandailing Online)
Keberadaan Pasar Laru di Kecamatan Tambangan, Kab. Jalinsum Pasar Tradisonal Laru Kec. Tambangan selalu macet setiap ada pekan tradisional di daerah ini. Terlihat antrian mobil penumpang dan truk di daerah ini semakin lama semakin sumpek dan padat. Akibatnya warga setempat merasa resah bergitu juga dengan pengendara yang melintasi pasar tradisional. Warga berharap agar Pemkab Madina melakukan perluasan Pasar sehingga kemacetan bisa teratasi. Penyebab kemacetan lalu lintas ini adalah banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan melebar hingga ke badan jalan.
“Kami harus mengelus dada jika melewati Jalan Lintas Sumatera di Pasar tradisonal Laru Kecamatan Tambangan ini. Sebab, badan jalan menyempit akibat sejumlah pedagang memakai badan jalan serta angkutan desa yang parkir di badan jalan menunggu sewa,” ujar M. Nasir salah seorang sopir mobil pribadi yang melintasi Pasar hari Rabu lalu tepatnya hari pekan di Pasar Laru
Situasi ini, katanya, membuat arus kenderaan terganggu hingga menimbulkan antrian panjang. Untuk melewati kemacetan sekitar 250 meter itu butuh waktu sekitar 30 menit. Mestinya Pemkab Madina membuat kebijakan serta bernegoisasi dengan masyarakat di sekitar Pasar untuk mencari lahan bila ingin merelokasi kawasan ini.
Dikatakannya, selain mobil angkutan yang parkir di badan jalan juga ditambah minimnya aparat kepolisian yang mengatur lalu lintas di daerah ini. Pantuan Rabu lalu, aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan tidak ada di daerah ini, yang ada hanya petugas Banpol satu orang. Sepertinya petugas ini kewalahan mengatur lalu lintas yang tidak sabar ingin saling mendahului karena sudah terlalu lama terjebak macet di wilayah ini.
Sementara Camat Tambangan H. M. Yunus, S. Sos yang di hubungi mengatakan, kondisi pasar ini memang jadi dilema karena posisinya pas di pinggir jalan Jalinsum. “Kalau dipindahlan belum ada lokasi yang pas, lagi pula biasanya Pasar memang berada di sekitar pemukiman penduduk dan mudah dijangkau warga. Kita tidak ingin nanti seperti di tempat lain, pasarnya mubazir karena pedagang tidak mau menempatinya disebabkan kondisinya yang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk,” ujarnya.
Sedangkan Anggota DPRD Madina, Ir. Zubeir Lubis, menyebutkan Pemda dan DPRD sudah lama merencanakan perpindahan Pasar Laru ini ke tempat yang lain. “Solusi untuk perkembangan Pasar ini adalah dipindahkan untuk peningkatan ekonomi serta melancarkan arus lalulintas yang sering macet,” katanya.
Dikatakannya, “Kita dari DPRD Madina sepenuhnya mendukung pemindahan Pasar ini. Kita akui setiap ada Pekan tradisional di daerah ini Jalinsum ini memang selalu macet, di samping sebagian badan jalan dipakai untuk berjualan, angkutan pedesaan juga parkir di sembarangan tempat untuk menunggu sewa dan menurunkan penumpang. Kita berharap untuk sementara waktu, aparat terkait pro aktif mengatur lalu lintas di daerah ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara, SH yang di hubungi mengatakan, upaya menghindari kemacetan setiap minggu pihaknya menurunkan petugas pengamanan ketertiban Laluintas di Pasar tersebut. Namun akibat sempitnya ruas jalan serta sulitnya untuk menertibkan kenderaan angkot yang tidak memiliki parkir serta terminal, pihaknya kewalahan, akibatnya sering macet. (L)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP Golkar Rekomendasikan Pasangan Dahlan-Aswin

    DPP Golkar Rekomendasikan Pasangan Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – DPP Partai Golkar menerbitkan rekomendasi kepada pasangan Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Madina di Pilkada 2020. Itu diketaui pada temu pers yang dihadiri Dahlan Hasan Nasution dan H. Aswin Parinduri dan jajaran pengurus DPD Golkar Madina di D’San Hotel, Panyabungan, Senin (23/3/2020). Sekretaris DPD Golkar Madina menyatakan […]

  • Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar di DPRD Madina menggagas “Gerakan Mangalap Holong” dalam memperkuat penyerapan aspirasi konstituen. Ketua Fraksi Golkar, Arsidin Batubara menjawab Mandailing Online di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019) menyatakan setiap anggota Fraksi Partai Golkar akan melakukan “Gerakan Mangalap Holong” dalam arti setiap masa reses, setelah masing-masing anggota […]

  • Malaysia zona bahaya bagi TKI

    Malaysia zona bahaya bagi TKI

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (MO) – Berulangnya kembali tragedi kepiluan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia menambah daftar panjang penderitaan TKI kita. Kasus teranyar adalah perkosaan TKI oleh oknum anggota Polisi Diraja Malaysia dan perkosaan oleh majikan terhadap TKI asal Aceh yang waktunya hamper bersamaan. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz menyatakan, dengan maraknya […]

  • Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    JAKARTA – Rancangan Undang-Undang Desa akhirnya diketok menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, Rabu (18/12). Dengan ketentuan alokasi sebesar 10 persen dari dana transfer daerah APBN, tiap desa bisa mengelola anggaran hingga Rp 1 miliar setiap tahun. Jika besaran 10 persen itu mencapai Rp 104,6 triliun, kemudian dibagi sekitar 72 ribu desa, maka rata-rata bisa […]

  • Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA,(MO)- Kabar mengejutkan datang dari lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung (MA). Seorang hakim agung mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tugasnya berakhir. “Seorang hakim agung mengajukan pengunduran diri, diajukan Rabu, (14/11/2012) kemarin,” kata sumber kuat dan terpercaya di lembaga peradilan yang tidak mau disebut nama dan meminta dirahasiakan identitasnya, Kamis (15/11/2012). Juru bicara […]

  • Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan pilkada serentak bisa ditunda jika ada daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah. “Belakangan ini ada beberapa kendala yang tidak disangka-sangka adalah ada Kabupaten atau kota yang tidak ada calonnya. Itu konsekuensinya harus ditunda pada periode berikutnya,” ujar Sutiyoso di Balai Kartini, Jakarta, Kamis […]

expand_less