Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Pedagang Pasar Baru Panyabungan Mulai di Verifikasi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal mulai melakukan pendataan pedagang yang bakal menempati gedung baru di Pasar Baru Panyabungan.

Verifikasi dan validasi data ini dilakukan sehubungan akan dilaksanakannya pemungsian pasar tersebut dalam waktu dekat. Pasar semi modren terbesar di Mandailing Natal itu sendiri memiliki sebanyak 506 kios dan 304 losd.

Kepala Dinas Perdagangan Mandailing Natal, Parlin Lubis, Selasa (20/2) menyampaikan, para pedagang yang didata tersebut adalah para pedagang yang mengalami dampak akibat kebakaran pada tahun 2018 yang lalu.

“Verifikasi ini dilakukan sebagai dasar kita untuk melakukan penetapan calon yang nantinya akan menempati kios dan losd,” katanya.

Untuk verifikasinya sendiri dilakukan dalam tiga tahap. Bagi calon pedagang yang akan menjual pakaian jadi dan bakal verifikasinya dilaksanakan mulai tanggal 22 sampai dengan 26 Februari 2024.

Sedangkan, bagi calon pedagang yang menjual emas, pecah belah, sepatu, sembako, aksesoris, elektronik, alat tulis kantor, kosmetik, toko obat, ambal dan jam dilakukan mulai tanggal 27 Februari sampai dengan 3 Maret 2024.

Sementara untuk losd dilakukan mulai tanggal 3 sampai 7 Maret 2024.

Dengan dilakukannya pendataan tersebut para calon pedagang yang akan menempati kios dan losd diminta untuk menyiapkan sejumlah persyaratan seperti foto copy kartu tanda penduduk domisili Kabupaten Mandailing Natal sebanyak dua lembar.

Kemudian, foto copy kartu keluarga domisili Kabupaten Mandailing Natal sebanyak dua lembar, pas photo berwarna ukuran

4X6 cm tiga lembar, kartu bukti pemilik toko/kios/losd, surat perjanjian kepemilikan toko/kios/losd pasar baru Panyabungan atas nama pemohon.

Surat rekomendasi dari pengelola pasar, membuat surat pernyataan bermaterai Rp.10.000 bahwa pemohon adalah benar merupakan pedagang lama Pasar Baru Panyabungan, aktif berjualan menempati toko,kios dan losd serta tidak menyewakannya kepada pihak lain dan surat nomor induk berusaha.

“Sejumlah persyaratan tersebut nantinya dimasukkan kedalam map biasa. Map warna merah untuk kios pakaian jadi, dan map warna kuning untuk kios emas, pecah belah, sepatu, aksesoris, elektronik, toko obat, ambal dan jam. Sedangkan untuk losd menggunakan map warna biru,” jelas Parlin.

Berkas tersebut diantarkan langsung ke kantor Pasar Baru Panyabungan di Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan atau untuk informasi lebih lanjutnya dapat menghubungi Leli Faridah di 0821-6651-8676 dan Dian Novita di 0822 7787-4967.( * )

Reporter : dedek

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

    Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GUNUNG BARINGIN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal dari PKB, Ludfan Nasution,S.Sos melakukan reses di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Jum’at (23/3). Wacana madrasah yg sangat vital dalam memupuk iman dan ilmu agama bagi generasi muda menjadi topik penting di reses ini. Selain itu, aspirasi masyarakat menyangkut infrastruktur juga menjadi bahasan. Reses berlangsung di […]

  • BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara belum menemukan atau mendeteksi kemungkinan adanya bencana di daerah itu, selain potensi kebakaran di sekitar pemukiman masyarakat. “Potensi bencana belum ada. Hanya kebakaran yang perlu diwaspadai,” kata Kepala BPBD Sumut Ahmad Hidayat di Medan, hari ini. Ia mengatakan, meski telah memasuki musim kemarau, Sumut tidak memiliki […]

  • Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengakui kebenaran kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah ini. Penyebabnya, terjadi pengurangan kuota oleh pemerintah. Kepala Bdang Agribisnis Dinas Pertanian Peternakan Madina, Latifa Hannum menjawab wartawan, Jum’at (25/10/2013) mengungkapkan jenis kuota pupuk yang dikurangi adalah ZA, Ponska dan SP36. Penyebab kekurangan pupuk subsidi ini akibat kelengahan kelompok […]

  • 3 Kurir Ganja Asal Sumbar Ditangkap Polres Madina. 110.000 gram Ganja Jadi Barbut

    3 Kurir Ganja Asal Sumbar Ditangkap Polres Madina. 110.000 gram Ganja Jadi Barbut

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Polres Mandailing Natal ( Madina) tangkap kurir ganja asal Sumatera Barat. Ada 110.000 gram ganja yang berhasil dimanakan jadi barang bukti dari 3 tersangka. Ke 3 tersangka adalah, RA alias R. (32) Warga kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur Sumbar. RS alias R. (27). Kelurahan Anduring Kecamatan Kuranji Kota Padang Sumbar […]

  • DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat. Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di […]

  • Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan pemerintah daerah menyelesaikan konflik antara warga Batahan I dengan PT. Pamaris diduga memicu aksi pemanenan buah sawit yang berujung penangkapan 12 warga Batahan I. Di hadapan anggota Komisi II DPRD Madina, Senin (18/4/2014), Kepala Desa Batahan I, Sobirin menjelaskan bahwa aksi pemanenan buah sawit oleh warga Batahan I di lahan […]

expand_less