Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


*Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB

PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat.

Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di panyabungan terkait pemberitaan Pengadaan Sarana dan Prasana KB tahun 2010, yang mana menurut informasi bahwa pengadaan tersebut di duga kuat telah terjadi mark’up dalam proses pelaksanaan pengadaan satu unit mobil.

“Kita menduga bahwa dalam proses pengadaan tersebut telah terjadi kong-kali kong antara pihak rekanan dan Instansi yang menyediakan jasa tersebut, karna kegiatan hal yang serupa juga telah di tampung pada tahun anggaran 2009, nah jika terus ini di tampung kapan rakyat miskin mendapatkan kesejahteraan kalau terus uang Negara di belanjakan untuk pengadaan mobil,” ungkap B Nasution.

Lanjutnya, bukan itu saja manfaat Mobil tersebut hingga saat ini tidak di ketahui apa kegunaanya hanya di bawa setiap hari kekantor dan tidak menyentuh langsung kepada masyarakat penguna atau peserta KB. Itu terkait pengadaan mobil bagaiman dengan pengadaan Data kontrasepsinya apakah ini di berikan kepada masyarakat penguna KB atau di jual kembali keluar daerah, kuat dugaan bahwa Kantor Pemberdayaan Perempuan telah menula kembali barang yang di belanjakan keluar daerah karna di Kabupaten Mandailing Natal tidak pernah terdengan kantor pemberdayaan perempuan memberikan alat kontrasepsi secara Cuma-Cuma kepada peserta KB katanya.

Dalam hal ini hendaknya DPRD Kabupaten Mandailing Natal harus memanggil Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan terkait pengadaan sarana dan Parasarana KB pada tahun anggaran 2009-2010, agar kedepan segala kegiatan yang dananya bersumber dari APBD,APBN dapat terbuka untuk umum dan di ketahui oleh masyarakat luas.pinta B. Nasution.

Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Iskandar Hasibuan dari partai PDI Perjuangan ketika di mintai keteranganya terkait pengadaan sarana dan Prasana KB, pada tahun anggaran 2010 mengatakan, bahwa dalam jangka waktu dekat ini kita akan melakukan pemanggilan terkait pengadaan tersebut dan meminta penjelasan yang sebenarnya, dan kalau kita temui dalam pemanggilan nanti kejanggalan kita akan tindak lanjuti agar persoalan yang ada nantinya di Kantor Pemberdanyaan Perempuan dapat di selesaikan.

“Dan menurut hemat saya di duga ada semacam permainan dalam pengadaan Sarana dan Prasaran KB tahun 2010 makanya dalam jangka waktu dekat kita lakukan pemanggilan terhadap Ida hafni selaku Kakan Pemberdayaan perempauan, agar persoalan ini dapat nanti di jelaskanya,” ungkap Iskandar Hasibuan. (mag)
Sumber : berita sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DALAN LIDANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan pada tahun 2023 Pemkab akan mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ikhlas Dalan Lidang, Panyabungan. Bupati menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan ijazah santri dan santriwati tahun ajaran 2021-2022, Rabu (25/5). Bupati menjelaskan, banyak tokoh yang lahir […]

  • Bupati Madina Mengaku Selalu Dapat Info Siapa Dibelakang Setiap Aksi Demo Perkebunan

    Bupati Madina Mengaku Selalu Dapat Info Siapa Dibelakang Setiap Aksi Demo Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Aneh, gelombang demo terkait perkebunan diwilayah  Pantai Barat, Mandailing Natal, Sumatera Utara muncul drastis disaat Bupati Saipullah Nasution menjadi Bupati. Dua pekan trakhir sejumlah aliansi mendatangi Kantor DPRD Madina dan Kantor Bupati. Mulai dari Masyarakat dari Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan dan Muara Batang gadis serta Rantobaek bahkan kalangan mahasiswa seolah agenda ini […]

  • Razman Arief Nasution : Dua Kasus Madina Dilaporkan ke Mabes Polri

    Razman Arief Nasution : Dua Kasus Madina Dilaporkan ke Mabes Polri

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online)– Pengacara Razman Arief Nasution menyatakan ada dua kasus Madina yang ditangani Mabes Polri. “Kemarin saya sudah melaporkan Dahlan Hasan Nasution kepada Bareskrim Polri, pertama terkait persoalan uang 700 juta kepada H.Tajuddin Pardosi, kemudian persoalan KP.USU perkebunan yang ada di Muara batang Gadis,” kata Razman kepada wartawan, Minggu (4/10) di Panyabungan dalam […]

  • Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Penurunan pendapatan angkutan pedesaan menurun sekitar 75 persen dalam 3 pekan terakhir. Itu diungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Mandailing Natal, Palit Nasution menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (7/4/2020). “Kondisi itu sudah sekitar 3 pekan,” ujar Palit. Menurutnya, faktor penurunan itu akibat penurunan perekonomian masyarakat dampak pendemi Corona dan […]

  • Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Baginda Umar Lubis, pengacara terdakwa Kadis Perkim Rahmadsyah, menyebutkan bahwa kliennya mengerjakan proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 1,63 miliar ini berdasarkan perintah Bupati Madina Dahlan. Itu ditegaskan pengacara Baginda Umar Lubis dalam nota eksepsi persidangan kasus pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS) di Mandailing […]

  • Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Australia protes terhadap rencana eksekusi dua terpidana mati kasus narkoba kelompok Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun sibuk berkomunikasi dengan pemerintah asal dua terpidana itu untuk memberikan penjelasan. Retno mengatakan, pemerintah konsisten untuk berkomunikasi dengan pemerintah Australia. Misalnya, dirinya yang menjalin kontak dengan Menteri […]

expand_less