Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Bupati Madina Mengaku Selalu Dapat Info Siapa Dibelakang Setiap Aksi Demo Perkebunan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

Aksi unjuk rasa aliansi masyarakat desa tabuyung ke kantor bupati madina rabu 5/11/2025( farel )

MADINA-Mandailing Online : Aneh, gelombang demo terkait perkebunan diwilayah  Pantai Barat, Mandailing Natal, Sumatera Utara muncul drastis disaat Bupati Saipullah Nasution menjadi Bupati. Dua pekan trakhir sejumlah aliansi mendatangi Kantor DPRD Madina dan Kantor Bupati. Mulai dari Masyarakat dari Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan dan Muara Batang gadis serta Rantobaek bahkan kalangan mahasiswa seolah agenda ini terstruktur dan ada yang desain.

Rata rata tuntutan masyarakat menyangkut hak plasma yang belum terealisasi sebanyak 20 persen sesuai peraturan yang berlaku.

Menanggapi hal itu, kepada wartawan Bupati Saipullah Nasution pun tidak mau berandai andai karena bupati sebagai pasilitator.

” saya tidak mau berandai andai, pak bupati kan pasilitator dan pembina. Setiap orang mengajukan aspirasi ya silahkan saja,” kata Saipullah

Ia mengaku bahwa setiap aksi masalah perkebunan selalu mendapat informasi siapa dibelakangnya

“bahkan tiap malam ada info lewat aplikasi Whats App ke saja siapa dibelakangnya disetiap aksi. Artinya kita positif tingking saja. Setiap masalah yang diajukan ke kita, kita akan liat data yang ada dan apabila data itu tidak sama kita akan pertemukan maayarakat/ koperasi dengan perusahaan,” jelas Bupati.

Hari ini saja 5/11/2025 Pendemo yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Tabuyung Bersatu berunjuk rasa di Kantor Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Mereka meminta Pemda Madina segera selesaikan persoalan perkebunan antara PT Dinamika Inti Sentosa ( DIS ) dengan masyarakat Tabuyung terkait kewajiban plasma perusahaan sebesar 20 persen dari Hak Guna Usaha ( HGU ) yang didapat perusahaan.

Para pengunjuk rasa yang didominasi kaum perempuan itu berorasi didepan pintu masuk kantor bupati. Kordinator Aksi Mahadir Muhammad dalam orasinya meminta Bupati Saipullah Nasution menjembatani persoalan hak plasma masyarakat yang belum di berikan peeusahaan perkebunan kelapa sawit PT.DIS yang beroperaai di wilayah mereka.

Ada 3 poin tuntutan pendemo kata Mahadir Muhammad salaku kordinator aksi yakni PT DIS (Dinamika Inti Sentosa) tidak memenuhi kewajiban nya pada Masyarakat Desa Tabuyung terkait pemenuhan hak plasma 20%. sesuai dengan undang undang perkebunan.

Selain itu, poin ke 2 (Dua) meminta Bupati Madina Saipullah Nasution meninjau ulang SK Bupati nomor 525/487/K/2010 karena tidak sesuai dengan izin lokasi perkebunan dengan peruntukan plasma kepada desa lain, dan yang ke 3 meminta Bupati Madina memfasilitasi secara langsung audensi Aliansi Masyarakat Desa Tabuyung dengan PT DIS dalam hal izin dan legalitas perusahaan.

Aksi massa itu pun berakhir di ruang Asisten II. Bupati menerima langsung pengunjuk rasa. Diakhir pertemuan bupati Saipullah Nasution meminta masyarakat bersabar karena Pemda akan bekerja. Apbila nanti data yang diberikan masyarakat dan yang dimiliki Pemda tidak sama dan keputusan tidak dirasa masyarakat berterima, maka masyarakat disarankan melaporkan persoalan ke ranah hukum baik lewat PTUN atau Perdata dan pemerintah menyiapkan penasehat hukum nya.

Setelah mendapat jawaban dari Bupati, pengunjuk rasapun membubarkan diri dan meminta peetemuan itu di notulenkan. ( napi, Fikri )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Bupati Madina Membekukan Pengurus Badan Pemangku Adat

    Ini Alasan Bupati Madina Membekukan Pengurus Badan Pemangku Adat

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar konsideran Surat Keputusan Bupati Mandailing Natal (Madina) Nomor 224/614/K/2014 tanggal 30 Oktober 2014 tentang Pembekuan Badan Pengurus Pemangku Adat (BPA) Madina periode 2012-2017 ditemukan beberapa alasan. Pertama: bahwa pemerintah daerah berkewajiban melestarikan kebudayaan untuk memperkokoh jati diri bangsa, martabat dan menubuhkan kebanggan nasional. Kedua: eksistensi dan keberadaan Badan Pemangku […]

  • Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Kamis 5/10/2023 periksa sejumlah Camat terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) perangkat desa yang berlangsung beberapa kali. Pemanggilan sejumlah Camat itu juga terkesan tertutup. sumber Mandailing Online menyebut ada 6 Camat di Kabupaten ini yang dimintai keterangannya oleh penyidik Kejaksaan. Sementara, salah seorang Camat yang enggan […]

  • Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 2-selesai)

    Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zulkifli Lubis tak punya gelar segambreng macam Ph.D., atau master dari kampus-kampus bergengsi. Kuliah di sebuah kampus saja tidak pernah. Pendidikan SMA-nya pun tak jelas, kerena Perang Pasifik telah menutup sekolah pemuda cerdas ini. Dia menghabiskan masa mudanya di zaman Jepang untuk belajar jadi intel militer dan tak melanjutkan SMA-nya. "Sejak awal 1943 ia juga […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 8)

    MARSIDAO-DAO (episode 8)

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Sonima arasoki ni na tingon tobat i, arop mandapoti do halak bope namarsoluk-soluk tingon manyogot ni ari santak tu arian. Soni muse pala borngin ni ari les dodas do adong arasokina, ima halak namarsulu. I longko-longko ni tobat i asa pe longko na ilambung pambulu nai ma marlagut gulaen […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

    Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal didesak mendorong seluruh desa untuk memprioritaskan pengembangan infrastruktur ekonomi dalam strategi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa. Sebab, tahun lalu, trend pemerintah desa cendrung memakai Dana Desa untuk pembangunan jalan-jalan pemukiman jenis rabat beton serta fasilitas air bersih. “Instlasi air bersih sangat bagus dan kita apresiasi. Tetapi untuk […]

expand_less