Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
  • print Cetak

Kecelakaan demi kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang angkutan umum Anatra di Mandailing Natal (Madina) terus terjadi. Jika dirunut, kecelakaan umumnya terjadi di pagi jam berangkat anak-anak ke sekolah, siang aplusan murid sekolah dan sore pulang sekolah.

Dan para korban, selain penumpang dewasa dan kenderaan lain yg kontra dengan Anatra, juga didominasi pelajar.

Peristiwa Anatra meneyeruduk tebing jalan di jalur Lintas Sumatera (jalinsum) titik Saba Purba sekitar dua pekan lalu juga menewaskan seorang santri Mustofawiyah Purba Baru. Jauh sebelumnya, seorang ibu rumah tangga yang mengantar anaknya ke sekolah harus meregang nyawa akibat sepeda motornya laga kambing dengan Anatra di titik Dalan Lidang.

Hari ini (Senin, 20/1/2014) seorang ibu rumah tangga di Desa Lumban Pinasa, Siabu harus meregang nyawa dihimpitan badan Anatra akibat sepeda motor yang dikendarai anak perempuannya tabrakan dengan Anatra.

Sungguh ironi. Sudah menjadi pemandangan rutin tiap hari angkutan umum Anatra ugal-ugalan berkecepatan bak peluru meliuk-liuk menyalib kenderaan lain tanpa memikirkan keselamatan umum.

Parahnya, anak-anak sekolah justru banyak bergelayut terayun-ayun hanya mengandalkan pegangan tangan di luar bodi kenderaan ditengah kecepatan tinggi kenderaan.

Di mata supir, anak-anak sekolah sepertinya sudah tak memiliki nyawa. Penumpang itu seolah buah tomat yang tak berharga.

Umpatan pengguna jalan raya juga sudah rutinitas sehari-hari terhadap supir angkutan umum Anatra yang ugal-ugalan di jalan raya.

Ini harus dihentikan, jika kita masih mengharagia nyawa dan masa depan para anak sekolah. Para orang tua juga sudah lama “jantungan” memikirkan keselamatan anaknya. Mereka tak punya kenderaan pribadi, hanya mengandalkan jasa angkutan umum bagi anak-anak mereka.

Sikap tak bertangungjawab para supir ini tak bisa dihentikan para orang tua. Karena para orang tua tak memiliki asosiasi sebagai kekuatan tekan menghentikan tabiat para supir.

Lalu kepada siapa mereka berharap? Hemat kita, pihak Organda (Organisasi Angkutan Daerah), Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort, para pemilik angkutan adalah pihak-pihak paling terkait dengan ini. Ketiga pihak ini harus memiliki kesatuan kebijakan yang integral dalam meredam tabiat para supir angkutan umum penumpang tersebut.

Ketiga pihak itu memiliki peran vital dan daya tekan terhadap para supir. Saatnya harus dimulai, saatnya kita memikirkan keselamatan para penumpang yang umumnya didominasi anak-anak sekolah. Kami, para orang tua menunggu. (Pemimpin Redaksi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Tragedi di Itaewon dan beberapa tragedi lain dengan hilangnya ratusan nyawa dalam acara-acara hiburan yang melibatkan generasi muda semakin mengkhawatirkan. Hilangnya ratusan nyawa itu tak dianggap masalah oleh negara. Kasusnya pun tidak terlalu diseriusi untuk diselesaikan. Peluang untuk terjadi lagi selalu ada. Masyarakat tak punya kepastian akan […]

  • Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020). Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; […]

  • Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Belasan tahun sudah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdiri hasil pemekaran dari kabupaten induk Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya tahun 1998 lalu, toh hingga kini tapal batas antar dua kabupaten ini belum selesai. Dan konflik antar penduduk desa dari masing-masing kabupaten ini pun sudah nyaris berdarah-darah akibat saling klaim soal lahan pertanian. Pun […]

  • Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LKPJ Bupati Mandailing Natal TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan bupati akhirnya sudah gagal dibahas. Mengapa dua Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati bernasib begitu? Ini kronologisnya. Berdasar surat Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Lely Artati kepada gubernur Sumatera Utara nomor 170/185/DPRD/2016  tertanggal 12 Juli 2016 yang melaporakan kegagalan LKPJ tahun anggaran […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Surat rekomendasi persetujuan perpindahan salah seorang PNS Pemkab Labuhanbaru Utara (Labura) ke Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga palsu. Surat bernomor 824.4/2473/BKD/2011 tertanggal 13 September 2011 itu kini beredar di masyarakat. Saat ini, sang pejabat menduduki salah satu Sekretaris Kecamatan di Madina. Surat itu disinyalir palsu karena ditemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya tanda tangan Bupati […]

  • Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Lagi Lagi dukungan dan doa dari kalangan masyarakat terus mengalir ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Kali ini, dukungan penuh di deklarasikan kaum ibu ibu pengajian Haddad Kelurahan Panyabungan III ke pasangan berjargon “Onma” tersebut. Demi […]

expand_less