Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pemekaran Pantai Barat Ditagih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Pantai Barat kembali menagih realisasi pendirian kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal.

Masyarakat menilai, dengan pemekaran ini akan mengeluarkan mereka dari keterisoliran.

Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pantai Barat Bersatu (Gema PBB) M Fadri Lubis, Minggu (18/1) yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel mengatakan, masyarakat Pantai Barat saat ini mulai menagih realisasi pemekaran Kabupaten Pantai Barat Mandailing, mengingat janji wakil rakyat di Senayan dulunya hanya menunda bukan membatalkan.

“Masyarakat sangat berharap pemekaran Pantai Barat bisa diterima pada paripurna DPR RI akhir periode 2009-2014 yang lalu, namun keputusan paripurna itu tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena keputusannya adalah menunda. Dan saat ini masyarakat mengingatkan kembali supaya DPR RI serta Pemerintah Pusat mengabulkan keinginan masyarakat ini,” ujar Fadri.

Fadri mengatakan, kehidupan masyarakat di Pantai Barat sangat memprihatinkan, meskipun hasil bumi dari sana sangat kaya, terutama di bidang perkebunan dan laut. Namun, kekayaan dan potensi alam yang dimiliki daerah itu tidak bisa mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.


“Itu terbukti dari banyaknya desa-desa terisolir dan warga miskin. Di sisi lain, masyarakat juga kesulitan melanjutkan pendidikan, pelayanan kesehatan yang belum maksimal. Karena itulah, masyarakat berharap, pemekaran Pantai Barat diyakini dapat merubah hidup masyarakat lebih sejahtera,” sebutnya.

Menurut Fadri, jika ditinjau dari persyaratan, Pantai Barat sudah memenuhi secara administratif dan persyaratan lainnya. Apalagi jika ditinjau dari jumlah penduduk dan dan hasil bumi di enam kecamatan yaitu Lingga Bayu, Ranto Baek, Sinunukan, Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis.

“Kalau persoalan persyaratan tidak ada lagi yang dipersoalkan, masyarakat saat ini hanya menunggu iktikad baik dari Pemerintah Pusat dan DPR agar mengesankan pemekaran Pantai Barat,” tambahnya.

Seperti diberitakan belum lama ini, Kepala Bidang Data pada Dinas Kependudukan, Capil, Sosial Nakertrans Pemkab Madina, Seri Suasni menyampaikan, jumlah penduduk di enam kecamatan di Pantai Barat ada sebanyak 121.141 jiwa dari 113 desa/kelurahan.

Dengan rincian untuk Kecamatan Lingga Bayu  ada 19 desa/kelurahan dan jumlah penduduknya ada 25.480 orang. Kecamatan Batahan ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 19.982 orang. Kecamatan Natal ada 30 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 28.557 orang. Kemudian Kecamatan Muara Batang Gadis ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 16.865 orang.

Kecamatan Ranto Baek ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 12.554. Selanjutnya Kecamatan Sinunukan ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 17.703 orang.

Sementara, sumber penghasilan masyarakat pada dasarnya adalah berkebun seperti kebun karet, kakao, sawit, kelapa, dan banyak juga sebagai nelayan, karena daerah Pantai Barat memiliki laut lepas seluas 170-an kilometer yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Dan sebagian masyarakat bekerja sebagai buruh dan karyawan pada sejumlah perusahaan sawit di daerah itu, baik perusahaan milik swasta, perusahaan milik pemerintah seperti PTPN 4, dan PT Perkebunan Sumatera Utara, dan ada sekitar 17 perusahaan perkebunan di daerah Pantai Barat.

Sumber: Metro Tabagsel

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Rantopuran Madina Rawan Kecelakaan

    Jembatan Rantopuran Madina Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Minggu Kemarin Satu Keluarga Terjatuh PANYABUNGAN (MO) – Sejak jembatan bantu beroperasi di sisi timur jembatan Rantopuran yang ambruk dioperasikan, kecelakaan acap terjadi, terutama bagi pengendera sepeda motor. Berdasar data dan informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, jembatan yang dipergunakan pertengahan bulan Maret itu sudah menelan beberapa korban, terutama yang jatuh akibat kurang hati-hati […]

  • Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Enam pejabat Pemkab Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersangka korupsi pengutipan uang seleksi PPPK, resmi menjadi tahanan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Kamis (1/8/2024). Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu langsung menahan enam tersangka setelah penyidik Subdit Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan pelimpahan tahap II, […]

  • Keselamatan Warga Prioritas Pemkab Madina

    Keselamatan Warga Prioritas Pemkab Madina

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ​PANTAI BARAT (Mandailing Online) – Keselamatan warga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat bencana banjir dan longsor di tengah intensitas hujan yang tinggi sekitar dua pekan terakhir. ​Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi di hadapan para kepala desa di Kecamatan Batahan dan masyarakat Desa Banjar Aur, Kamis (11/12/ 2025). ​”Karena […]

  • Kasus Pencabutan IUP PT.SMGP Bukti Kelemahan Pemda Menjaga Stabilitas Investasi

    Kasus Pencabutan IUP PT.SMGP Bukti Kelemahan Pemda Menjaga Stabilitas Investasi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pencabutan IUP eksplorasi panas bumi untuk pembangkit listrik oleh bupati Mandailing Natal (Madina) kepada PT. Sorik marapi Geothermal Power (PT.SMGP) akan berdampak buruk bagi Madina dari sisi peluang investasi di masa-masa mendatang. “Ini menjadi preseden buruk. Sebab investor dikhawatirkan akan mem-black list Madina dari daftar tujuan investasi,” kata pengamat ekonomi […]

  • Kaban Pertamanan Belum Tahu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahmad Ansyari Nasution menyatakan akan memanggil Kabid Kebersihan dan Pertamanan terkait pulau jalan Jalinsum Siabu. Hal itu dinyatakan Ahmad Asyari kepada wartawan Jum’at, terkait keluhan belum adanya perbaikan pulau jalan tersebut meski dananya telah diberikan seorang pengendara kepada Kabid Kebersihan […]

  • ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam. Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap […]

expand_less