Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

JOGJA – Kemiskinan menjadi faktor yang harus dituntaskan oleh pemerintah demi menciptakan negara maju yang se-jahtera. Pernyataan ini dilontarkan Ilham Akbar Habibie, putera Presiden RI keempat BJ Habibie, dalam Seminar Nasional Teknoin 2014 di Fakutas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII),  Sabtu (22/11).

Selain meminimalisasi kemiskinan, ada tiga hal penting lain yang harus jadi perhatian negara. Yakni investasi human capital, investasi ilmu dan teknologi,  pembinaan dan pengembangan inovasi, serta entrepreneurship sumber daya manusia.

Empat hal itu harus dijalankan. Namun, sebelumnya harus dilakukan penggeseran pola pikir ekonomi yang selama ini meni-tikberatkan pada aset, diubah menjadi ilmu pengetahuan. “Itu saya ambil dari pernyataan Presiden Chili pada acara APEC,” ujar peraih doktor ingenieur di Technical University of Munich, Jerman, ini.

Dari pernyataan tersebut, Ilham lantas mengurai alasan human capital lebih penting ketimbang human resource. Maksudnya, negara harus bisa menciptakan kesinambungan antara tempat belajar dengan lapangan kerja yang memadai, sehingga sumber daya manusia (SDM)  yang memiliki kompe-tensi sesuai bidang ilmu masing-masing bisa berkontribusi bagi negara.

“Tidak bisa suatu negara hanya menciptakan SDM berkualitas tinggi, tapi tak diimbangi lapangan kerja,” ujarnya.

Sementara tentang ilmu dan teknologi (iptek), Ilham menganggapnya sebagai investasi karena harganya memang mahal. Tanpa mengubah pola pikir bahwa iptek adalah investasi, maka suau negara akan sulit maju. “Jadi jangan dilihat dari biayanya,” sambung Ilham yang kini menjabat CEO atau chairman di beberapa perusahaan terkemuka itu.

Sementara soal kemiskinan adalah satu hal yang tak bisa dipungkiri setiap negara. “Jerman dan Amerika Serikat juga punya warga miskin,” tuturnya.

Permasalahannya adalah apa yang harus dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi kemiskinan. Menurut Ilham, negara harus bisa menekan kesenjangan antara si miskin dan si kaya.

“Semakin maju suatu negara, tingkat kemiskinan harus makin kecil. Jika kesenjangan semakin lebar, justru bisa membahayakan negara,” katanya.

Sumber : Jpnn

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polling Pilkada madina 2024

    Polling Pilkada madina 2024

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Loading…

  • Pengolahan Kakao Bagian 2

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fermentasi menggunakan keranjang bambu •Keranjang bambu terlebih dahulu dibersihkan dan dialasi dengan daun pisang baru kemudian biji kakao dimasukkan (keranjang dapat menampung ± 50 kg biji kakao basah). •Setelah biji kakao dimasukkan keranjang ditutup daun pisang. •Pada hari ke 3 dilakukan pembalikan biji dan pada hari ke 6 biji-biji dikeluarkan dan siap untuk dijemur. Perendaman […]

  • Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Suparti (52), warga Dusun IV Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, melaporkan BS (35) penduduk Jalan Eka Surya Perumahan Taman Permata Surya Medan ke Polres Langkat, Senin (21/2). Pengaduan dilakukan korban terhadap tersangka, pasalnya anak Suparti dijanjikan dapat diangkat menjadi Polwan. Namun hingga kini anaknya tidak juga diterima menjadi anggota Polri. Akibat kejadian […]

  • Kapoldasu Akui Kompol Hasan Dicopot

    Kapoldasu Akui Kompol Hasan Dicopot

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan –  Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Drs Ngadino, membenarkan soal pencopotan Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M. Hasan. “Iya benar ada TR baru keluar, Kasat Lantas Polresta Medan dimutasi. Semalam sudah keluar TR-nya,” jelas Jenderal Bintang Dua itu, kepada wartawan saat dikonfirmasi lewat via telepon seluler, Sabtu (17/10). Diketahui ini […]

  • PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Sumut dan Gubernur Sumut, Erry Nuradi masih menjadi penonton yang budiman di tengah derita warga Desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Batang Natal, Madina soal polemik kebun plasma sawit dari pihak PT. PSU. Derita lainnya, terkait lahan warga yang dirusak PT. Perkebunan Sumatera Utara yang hingga kini […]

  • Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution berpesan agar Gerakan Pemuda Islam (GPI) menjadi rumah bagi pemuda Islam di Indonesia. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menyampaikan ucapan hari jadi ke-77 organisasi kepemudaan tersebut, Minggu (2/10) di Panyabungan, Kecamatan, Panyabungan, Madina, Sumut. (Roy Adam)

expand_less