Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • print Cetak

Tan Gozali

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tragedi Sibanggor menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, khususnya warga Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi. 

Tragedi keracunan zat H2S itu menewaskan 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit pada 25 Januari 2021 ketika pihak PT SMGP melakukan pembukaan sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II.

Hingga kini pun, para petani takut ke sawah pada hamparan yang berada di wilayah kerja PT SMGP.

Demikian disampaikan oleh jajaran pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal pada konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Panyabungan, Kamis (4/2/2021). 

Ketua KNPI Mandailing Natal, Tan Gozali mengatakan bahwa investigasi yang dilakukan Direktorat Jenderal EBTKE telah menyimpulkan bahwa insiden yang merengut korban jiwa itu suatu mal operasional oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).

Untuk itu KNPI dengan tegas menyatakan bahwa air mata masyarakat harus dibayar dengan penutupan PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi) dan mencabut izin PT SMGP di Mandailing Natal.

Pernyataan KNPI Mandailing Natal ini kata Tan Gozali, dengan melihat dampak aktivitas perusahaan selama ini.

Sebab, bukan kali ini saja perusahaan menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya juga sudah menimbulkan korban, yakni dua tewas di kolam milik perusahaan di Sibanggor Jae. 

“Belum lagi terkait soal sejumlah pipa yang terpasang di dekat pemukiman warga, yang sudah beberapa kali mengalami kebocoran yang membuat warga di sekitar mengalami pingsan,” katanya.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, penutupan perusahaan dirasa lebih sebanding untuk membayar air mata masyarakat. Sebab, insiden itu merupakan kelalaian yang berasal dari perusahaan sendiri.

Dan, pemerintah daerah harusnya hadir di tengah-tengah masyarakat dan ikut memperjuangkan kepentingan masyarakat. 

“Banyak hal yang seharusnya dikaji dulu dan dipertimbangkan sebelum perusahaan kembali memulai aktivitasnya. Bagaimana soal warga di sekitar lokasi sumur, berapa jarak radiusnya, apakah harus direlokasi? Apakah warga tetap bisa berladang saat perusahaan kembali beraktivitas? Ini kan harus dikaji dan menjadi pertimbangan. Peran pemerintah daerah harus hadir untuk kepentingan masyarakat. Dan keselamatan masyarakat harus dijamin karena itu yang paling utamanya,” jelasnya. 

KNPI Madina juga turut menyesalkan kebijakan Kementerian ESDM yang menerbitkan kembali izin operasional PT SMGP di tengah proses penyelidikan kepolisian dan persoalan tuntutan warga yang belum selesai. 

“Ijin yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM, (KNPI) menilai telah menciderai hati nurani masyarakat Kabupaten Mandailing Natal. Saat ini proses penyelidikan kepolisian dan tuntutan warga belum selesai, tapi malah perusahaan kembali beraktivitas,” pungkasnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Seorang jurnalis TVRI merangkap jurnalis StartNews.co.id, Agus Salim Hasibuan, mendapat teror dan intimidasi dari seseorang yang diduga bernama Pian, warga Aek Garingging, Desa Dalan Lidang, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (10/8/2024). Intimidasi itu berkaitan dengan pemberitaan SPBU 15229022 Kecamatan Linggabayu yang ditengarai menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis […]

  • AMP2M Pesimis Terhadap Kepemimpinan Hidayat-Dahlan

    AMP2M Pesimis Terhadap Kepemimpinan Hidayat-Dahlan

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puluhan massa menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina (AMP2M) kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Komplek Perkantoran Payaloting, Selasa (12/07/2011). Dalam pernyataan sikapnya AMP2M menyebutkan, Bupati dan Wakil Bupati Madina Periode 2011-2016 H M Hidayat Batubara SE dan Drs Dahlan Hasan Nasution yang dilantik 28 Juni lalu, tugas […]

  • Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kasus warga desa Sirambas, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang telah dilaporkan Kepala Desa nya sendiri ke Polisi dengan tuduhan pengerusakan kantor desa. Kabarnya Kades Sirmbas tidak berniat mencabut laporan. Kades menilai perlakuan warganya itu sebagai konsekuensi apa yang telah dilakukan. ” untuk niat cabut lapiran […]

  • Sulit Didapat, Harga Meroket

    Sulit Didapat, Harga Meroket

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar. Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga […]

  • Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia) Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang […]

  • Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

    Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Permintaan terhadap buah kolang-kaling terus meningkat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak memasuki bulan Ramadan. Peningkatan permintaan ini menjadi momen tersendiri bagi pemetik buah aren ini untuk menambah inkam keluarga. Bagaimana pengolahan buah ini dari kondisi bergetah gatal kepada layak konsumsi? Mawar (16) seorang pengolah kolang kaling dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan […]

expand_less