Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

PWI-KWRI Sosialisasi Energi Panas Bumi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Eksploitasi panas bumi bagi pembangkit litsrik tidak mempengaruhi areal pertanian di sekitarnya, pada pada kesuburan tanah ataupun air.

Dan berdasarkan pengalaman proyek-proyek panas bumi di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa pertanian lokal dapat berjalan berdampingan secara baik dengan operasi panas bumi.

Pembangkit panas bumi Wayang Windu di dekat Bandung, Jawa Barat, misalnya, berdampingan dengan salah satu area tanaman budidaya yang paling produktif di Indonesia, dan dengan salah satu perkebunan teh terbesar di Indonesia.

Itu dikemukakan ahli pengeboran Panas bumi, Dorman Purba pada sosialisasi tentang panas bumi kepada kalangan wartawan di Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) bekerjasama dengan PT.Tirta Kencana Selaras di Aula Hotel Rindang, Kamis (9/4).

Acara itu mendatangkan ahli pemateri dari PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), yakni Hermansyah bidang Safety Briefing, Birean Sagala tentang konsep panas bumi, Dorman Purba ahli pengeboran (Driling), dan Apriadi Djamhurie Gani materi bidang CDCR.

Sosialisasi itu membahas banyak aspek, mulai dari kebutuhan energy listrik secara nasional, perbedaan panas bumi dengan minyak dan gas, lingkungan hidup di sekitar geothermal, tehnologi pengeboran, undang-undang panas bumi dan aspek soial lainnya.

Birean Sagala soal konsep panas bumi menyatakan bahwa esploitasi panas bumi juga telah dilakuan di berbagai negara sejak tahun 1827, dan industri pemanfaatan panas bumi termasuk ramah lingkungan dibanding dengan pertambangan minyak dan gas.

Di sisi lain, Dorman Purba menyatakan areal pengeboran panas bumi hanya membutuhkan areal sekitar 2 hektar, luas itu itupun hanya sebentar selama pengeboran, setelahnya hanya tersisa kepala kepala sumur saja yang memakan tempat beberapa meter saja.

Tenaga pengebor berasal dari ahli-ahli yang perofesional serta berpengalaman di berbagai belahan dunia dan sudah memperoleh sertifikasi dari asosiasi ahli pengeboran, sebuah lembaga indevenden internasional.

Pengeboran dilakuan bertahap-tahap. Karena di tiap tahap, pipa selubung atau casing harus disemen terlebih dahulu, serta dilakuan analisa secara rinci. Lokasi pengeboran juga akan dipasang sungkup yang kuat sehingga abu pengeboran hanya bertahan di dalam sungkup.

Dikatakannya, eksplorasi panas bumi sangat jauh berbeda dengan eksplorasi minyak dan gas, sebab panas bumi hanyalah air panas di dalam perut bumi yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik. Air panas itu akan dikembalian ke dalam perut bumi dengan cara menginjeksi. Sebaliknya minyak dan gas adalah bahan yang mudah terbakar.

Ketua PWI Madina Sarmin Harahap menyatakan sosialisasi ini bertujuan menambah wawasan wartawan tentang energi panas bumi, karena kehadiran panas bumi di Madina merupakan hal yang baru dalam dunia pertambangan.

Dengan adanya sosialisasi ini, wartawan diharap mampu memahami seluk beluk pemanfaatan panas bumi bagi energy listrik sehingga dapat dengan jernih dalam penulisan.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    Merasa Dirugikan, Tiga Cakades Lubuk Samboa Akan Laporkan Panitia Pilkades ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Merasa dirugikan, 3 Calon Kepala Desa di Lubuk Samboa Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) berencana laporkan Ketua Panitia Pilkades ke Polisi, pasalnya, Calon Kades atas nama Sulpahri Lubis yang juga sebagai pemenang pada Pilkades 21 Agustus lewat diduga telah melakukan pembohongan publik terkait Berkas nya sebagai Cakades. Arisman […]

  • Harkitnas 2022: Ajakan Bangkit dari Pandemi

    Harkitnas 2022: Ajakan Bangkit dari Pandemi

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022 yang mengusung tema “Ayo Bangkit Bersama” merupakan ajakan untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19. “Ayo Bangkit Bersama menjadi tema peringatan hari kebangkitan nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda 2 tahun terakhir,” kata Bupati Mandailing Natal […]

  • Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria homoseks yang berperofsei guru honor di salah satu sekolah SMP ditangkap warga karena diduga menyodomi anak usia SMP kelas 2. Warga memergoki guru honor berinisial ML itu bersama dua orang remaja belasan tahun berinisial R dan N di rumah ML dekat kompleks Sekolah Tinggi Agama Islam Madina (STAIM), Panyabungan, […]

  • LARAS Sumut Bakal Gelar Seminar

    LARAS Sumut Bakal Gelar Seminar

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Bahaya Narkoba MADINA-METRO; Laskar Anak Bangsa (Laras) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar seminar tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba, di Mandailing Natal (Madina), pada 22-27 Oktober mendatang, di Pondok Pesantren (Pontren) Subulussalam, Kotanopan. Ketua LARAS Sumut, M Suhery Lubis SF Fil, didampingi Sekretaris, Nopri Diansyah saat kunjungannya ke Panyabungan, mengatakan, sasaran seminar tersebut adalah […]

  • B A B I A T (Episode 3)

    B A B I A T (Episode 3)

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan   Pembicaraan tersebut rupanya menarik perhatian si Burhan, seorang pemuda desa tersebut, seorang pemuda yang baru meraih gelar sarjananya di tanah Jawa. Kebetulan dia sedang pulang, mengantar pulang orang tuanya yang baru menghadiri wisudanya. Pagi itu sengaja datang ke kedai kopi hendak membeli nasi ketan dan pisang goreng kesukaannya. Sudah lama dia […]

  • Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)-  Menjelang 1 hari  bulan puasa Ramadhan harga daging sapi di beberapa pusat pasar tradisional  di Mandailing Natal  mengalami kenaikan. Dimana pada beberapa hari sebelumnya harga daging sapi sebesar Rp.120.000. namun pada saat ini harganya mencapai antara Rp.130.000 hingga Rp.140.000.-/ Kilo gramnya. Seperti di Pasar Kayu Laut Kecamatan Panyabungan Selatan per kilo […]

expand_less