Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Tahun Depan Jalan ke Pastap Julu Diperlebar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • print Cetak
Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution (kiri) dan

Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution (kiri) dan Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis. Bupati meninjau desa itu, Senin (23/8/2021). Foto: Dahlan Batubara

 

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Penantian panjang warga Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal untuk menikmati jalan lebar tampaknya bakal terrealisasi.

Sebab, Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa Pemkab Madina berupaya memasukkan anggaran pelebaran dan peningkatan jalan menuju desa itu pada APBD 2022.

Itu dinyatakan bupati di Pastap Julu, Senin (23/8/2021) saat meninjau desa itu terkait penetapan Pastap Julu sebagai satu dari 300 desa di Indonesia memperoleh Anugrah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 oleh Pemerintah Indonesia.

Untuk kelancaran pelebaran jalan kelak, bupati berharap Desa Pastap Julu berupaya melakukan pembebasan lahan sepanjang jalur yang akan diperlebar.

Panjang jalan menuju desa itu sekitar 7 km dari jalur Lintas Sumatera. Sepanjang sekitar 3 km diantaranya hanya berkelebaran 3 meter, lantai jalannya berbatu-batu. Sulit mencari titik badan jalan yang bisa menampung dua kenderaan roda empat yang saling berlawanan arah.

Anugrah desa wisata itu diterima Pastap Julu dua pekan lalu.

Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis mengungkap, dari 1831 desa peserta yang mendaftar secara nasional, Pastap Julu masuk 300 besar.

Dan untuk kawasan Mandailing Natal hanya Pastap Julu yang memperoleh anugrah itu.

Dia berharap sektor pariwisata bisa menambah pendapatan warga dan pendapatan asli desa, dan menjadi desa mandiri untuk jangka panjangnya.

Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution bersama Naposo Nauli Bulung Desa Pastap Julu

Kondisi jalan ke desa itu diungkap ketua Naposo Nauli Bulung setempat bahwa masih banyak kekurangan mensukseskan sektor wisata, terutama akses jalan menuju desa itu dari jalur Lintas Sumatera sepanjang sekitar 7 km terdapat sekitar 3 km yang butuh pelebaran.

Bupati sendiri di kesempatan itu menyatakan bahwa anugrah desa waisata itu suatu prestasi yang bagus.

“Semua tak ada yang mustahil asal kerja keras,” katanya.

Dia juga menyatakan bahwa alam Pastap Julu sangat eksotis. Dia berharap tidak ada penebangan kayu hutan.

Bupati juga menghimbau pemerintah desa agar memprogramkan pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pemberdayaan bersimber dana dari Dana Desa, sedangkan kabupaten membiayai program yang lebih besar.

Peliput: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Berdasar pemeriksaan terhadap jejak telapak kaki harimau di Kecamatan Tambangan, jejak itu belum dapat dipastikan jejak harimau atau bukan. Oleh karenanya, Kepala Seksi Wilayah II TNBG Laru Kotanopan, Manaf menghimbau kepada warga desa-desa di Kecamatan Tambangan untuk tidak panik dan tetap tenang serta waspada juga tetap beraktifitas seperti semula. Itu dikakatakan […]

  • Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGGUNG KADER PNS YANG NON JOB PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh Partanonan Daulay dalam pidato pelantikan Pemuda Muhammadiyah (PM) Madina, Sabtu (20/4) bersuara keras soal kader PM yang PNS non job di pemkab. Dia menyatakan bahwa banyak kader-kader Muhammadiyah yang bekerja di berbagai jenis profesi, baik PNS, partai politik […]

  • Diduga 7 OPD di Pemkab Madina Yang Tersandung TGR Terkait Perjalanan Dinas

    Diduga 7 OPD di Pemkab Madina Yang Tersandung TGR Terkait Perjalanan Dinas

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : 7 Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) di Pemkab Mandailing Natal ( Madina) dituntut TGR ( Tuntutan Ganti Rugi).ke 7 OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan, Dinas Prawisata, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, BKPSDM, BPBD dan Bapenda. Diketahui, TGR tersebut terjadi pada tahun anggaran 2020-2023. Namun sampai tahun 2024 ini, TGR 7 […]

  • Musim Caleg Dimulai

    Musim Caleg Dimulai

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Ringkas : ASKOLANI NASUTION Empat tahun bekerja di DPRD (sebagai Kabag Humas dan Kabag Persidangan) memberi saya banyak catatan. Catatan Pertama, dalam Nota Pengantar APBD, biasanya dimulai dari penyampaian asumsi-asumsi ekonomi oleh eksekutif (angka inflasi, laju ekonomi, PDRB, dll.) Seharusnya ada kajian (badan anggaran) bagaimana signifikansi sebaran anggaran yang diajukan dengan asumsi-asumsi di atas. […]

  • Kandidat Wabub Bupati Madina, H. Burhanuddin Siregar Wisuda S2

    Kandidat Wabub Bupati Madina, H. Burhanuddin Siregar Wisuda S2

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Salah satu kandidat wakil bupati Madina, H. Burhanuddin Siregar menyelesaikan S2 Ilmu Politik di USU. Putra Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera ini diwisuda pada Senin (24/2/2020) di Medan sebagai Magister Ilmu Politik (MIP). Dia menyelesaikan tesis dengan judul “Politik Pembangunan Himpunan Keluarga Besar […]

  • Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Massa dari LMHA-RI mlakukan unjukrasa ke kantor Bupati Mandailing Natal, Kamis (5/10/2017) meminta bupati mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan. Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mencuatkan adanya uigaan korupsi sekitar 13 milyar rupiah dana APBD Mandailing Natal pada tahun anggaran 2016. Dugaan korupsi itu berdasar hasil investigasi Dewan […]

expand_less