Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Pendidikan Gratis Di Kabupaten Mandailing Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak

Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah lama berakhir, hampir seluruh Kecamatan Di Kabupaten Mandailing Natal mendukung dan mencoblos penuh terhadap pasangan No.6 yakni pasangan H.M Hidayat Batubara dan Dahlan Nasution menjadi Bupati dan wakil Bupati Mandailing Natal. Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara menjadi Bupati syah Mandailing Natal sejuta tantangan yang diberikan rakyat kepada Kepala Daerah/wakil kepala Daerah,SKPD dan wakil rakyat Bagaimanakah mewujudkan Madina yang madani di bumi Gordang sambilan?
Untuk hal itu pemerintah menilai peningkatan sector pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal merupakan prioritas utama sebagai agenda kerja yang merupakan sebagai wujud dari program pemerintah didalam meningkatkan sector pendidikan mulai dari tingkat SD,SLTP dan SLTA sekaligus pemerataan pendidikan di Mandailing Natal.
Pemerintah dan SKPD terkait yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal yang saat ini sedang menggodok bagaimana mewujudkan pendidikan gratis setingkat SLTA yang pada tahun 2012 program pendidikan gratis ini akan terwujud.
Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan dan parsitipasi, doa dan pemikiran dari segenap kompoinen masyarakat. Mengingat Pendidikan adalah sector yang berperan didalam meningkatkan harkat dan martabat manusia. Atas semua itu tidak terlepas dari peranan pihak kepolisian dan pengawasan yang ketat dari Bawasda, Dinas Pendidikan Kabupaten Manadailing Natal. Apalagi didaerah MandailingNatal dikenal dengan penghasil Sayur haram ( Ganja ). Faktor ini merupakan suatu tantangan yang berat bagi Pemerintah Daerah dan Aparat kepolisian un tuk mewujudkan semua itu. Para siswa perlu dilindungi dari Ancaman tersebut sungguh tidak ada gunanya para siswa berprestasi kalau siswa dibelenggu dengan ancaman Narkoba. Belum lagi kegiatan praktek KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang sudah mengakar dikehidupan masyarakat sungguh sutau tantangan yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah unrtuk program Pendidikan Gratis di Kabupaten Mandailing Natal. Suatu ketegasan dan pengewasan serta monitoring yang terkordinir sangat diharapkan untuk mewujudkan cita-cita pembangunan khususnya peningkatan Mutu pendidikan dari Kepala Daerah,SKPD terkait dan wakil rakyat.
Karena suatu saat nanti bila ini terwujud Kabupaten Mandailing Natal pasti akan melahirkan guru-guru yang professional, para wira usahawan, polisi, dokter, dan ahli-ahli lainnya yang dapat mengharumkan nama Mandailing Natal di Tingkat Nasional.
(Redaksi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALANG-: Warga Kota Malang, Jawa Timur, sekarang harus berhati-hati jika ingin membuang sampah. Membuang sampah rumah tangga dan industri tanpa dipilah antara sampah basah dan kering, siap-siaplah menerima denda sebesar Rp100 ribu. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Wasto, Rabu (10/11), di Malang, mengatakan, meski belum memiliki tong sampah yang sudah terpilah bukan […]

  • Pengoplos Beras Ditangkap

    Pengoplos Beras Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan […]

  • STA dan Willem Iskander Diseminarkan

    STA dan Willem Iskander Diseminarkan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh bahasa Sutan Takdir Alisjahbana dan tokoh pendidikan abad 19 Sutan Iskandar alias Willem Iskander di seminarkan di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (19/6/2026). Seminar berlangsung di aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina. Pesertanya dari berbagai kalangan: akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat dan profesi. Diselenggarakan Dinas Sosial Madina bekerjasama […]

  • FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di […]

  • Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MALINTANG ( Mandailing Online) – satu Koramil masih banyak menanungi 2 hingga 3 Kecamatan. Idealnya satu Kecamatan satu Koramil, minimal 2 Kecamatan 1 Koramil. Hal ini dikatakan Danrem 023 Kawal Samudra Kolenel. Inf Lukman Hakim saat Peresmian Pos Rayon Militer Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Kamis (6/7/2023). Untuk itu, ia berharap sinergitas TNI dan […]

  • BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman mengatakan, dua polisi di Poso tewas dibunuh kelompok Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). “Mereka ini memang diduga JAT, sementara dugaan seperti itu,” ujar Marciano, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini. Namun polisi hingga saat ini belum dapat menangkap pelaku pembunuhan yang diduga dilakukan kelompom […]

expand_less