Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan. Warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan harga beras bagi keluarga miskin (Raskin) pada November 2010 sebesar Rp 2.000/kg. Padahal, harga sebelumnya Rp 1.600/kg. Naiknya harga karena warga dibebani biaya transportasi Rp 400/kg.
“Kita merasa keberatan karena yang kita tahu harga Raskin hanya Rp 1.600/Kg. Kalau alasannya untuk biaya operasional dari titik distribusi, masak sampai Rp 400/Kg. Daerah kami kan masih dalam kawasan ibukota kabupaten,” ujar salah satu warga, Kamis (25/11).

Akhiruddin, Lurah Panyabungan II mengakui bahwa pada November ini harga raskin naik menjadi Rp 2.000/kg. Ia mengklaim masalah harga raskin itu sudah yang mereka sampaikan sebelumnya kepada LPM dan masyarakat penerima.

“Yang kita bagikan ini merupakan jatah tambahan, sehingga pada malam Selasa yang lewat kita musyawarahkan mengenai harga raskin tersebut dan semua sepakat karena ini merupakan jatah tambahan,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa pihaknya membayar raskin Rp 1.700/kg kepada pihak kecamatan. “Jadi, hanya Rp 300 aja yang kita ambil untuk biaya operasional kita disini. Jatah tambahan ini kita terima akibat kita selalu tepat waktu membayar raskin ke kecamatan,” imbuhnya.

Kabag Perekonomian Pemkab Madina melalui Kasubbag Produksi Abdul Hamid mengatakan, harga raskin sampai titik distribusi Rp 1.600/Kg. Akibat tidak tertampungnya lagi biaya perongkosan ke desa/kelurahan, maka masyarakat harus dibebani biaya angkut, sesuai dengan hasil musyawarah masyarakat penerima raskin.

“Memang setiap desa maupun kelurahan pasti ada perbedaan harga raskin sesuai dengan hasil rapat mereka yang mempunyai notulen rapat secara resmi yang dinamakan swadaya masyarakat. Kalau mengenai besarannya berapa itu masyarakat sendiri yang menentukannya. Memang per bulannya setiap kepala desa maupun lurah kita berikan biaya operasionalnya untuk pembagian raskin sebesar Rp 100.000. Namun untuk jatah tambahan ini kita tahu menahu dan tidak pernah dilaporkan,” terangnya. (henri)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lira Madina Santuni Anak Yatim di Desa Jambur Padang Matinggi

    Lira Madina Santuni Anak Yatim di Desa Jambur Padang Matinggi

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan santunan kepada anak yatim di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara, Rabu (28/06/2023). Penyerahan santunan tersebut di laksanakan di kediaman Paruhuman Nasution. Ketua DPD LIRA Madina Asron Nasution di dampingi ketua Pembina DPD LIRA Todung Mulia […]

  • Bupati Madina Tak Akui Terima Gratifikasi

    Bupati Madina Tak Akui Terima Gratifikasi

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN, – Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Hidayat Batubara tetap kukuh mengakui uang Rp 1 miliar yang ia dapat dua hari sebelum ditangkap KPK adalah utang. “Saya merasa pinjaman saja uang dari Khairul Anwar (Plt Kadis Pekerjaan Umum Madina) itu,” katanya usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (2/9/2013). didakwa melanggar pasal 12 […]

  • Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Membawa Berkah Bagi Orangtua dan Keluarganya Masih ingatkan dengan Gyta Adinda Nasution, gadis belia warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina yang berhasil menemukan ramuan obat diabetes ? Ternyata, sejak lahir 17 tahun lalu, gadis berkerudung dan berkacamata ini sudah membawa berkah bagi orangtua dan keluarganya. Bisman Nasution menceritakan, putrinya yang saat ini sekolah di […]

  • Kaderisasi DPP IMMAN Usung Tema “Tranformasi Gerakan untuk Generasi Kritis dan Militan”

    Kaderisasi DPP IMMAN Usung Tema “Tranformasi Gerakan untuk Generasi Kritis dan Militan”

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMMAN) menggelar Latihan Kaderisasi Dasar (LKD) gelombang I dengan mengusung tema “Transformasi Gerakan untuk Generasi Kritis dan Militan” di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Padangsidimpuan, Jl. Tengku Rizal Nurdin, Pal-IV, Padangsidimpuan, Sumut. LkD ini diikuti oleh 72 orang dan berlangsung selama 2 (dua) […]

  • Rancangan KUA PPAS APBD Madina 2022 Dibahas

    Rancangan KUA PPAS APBD Madina 2022 Dibahas

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KUA PPS APBD Tahun Anggaran 2022 diajukan ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Jum’at (19/11/2021). Dokumen KUA PPS diserahkan Asisten III Pemkab Madina, Sahnan Batubara kepada Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis pada Rapat Paripurna. Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) merupakan rancangan program prioritas dan patokan […]

  • Judi Togel Marak di Tapsel

    Judi Togel Marak di Tapsel

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Judi togel kian marak di Kabupaten Tapanuli Selatan sehingga diperkirakan dapat meningkatkan tindak kriminal, merusak sendi keagamaan, hukum, dan tatanan hidup bahkan berpotensi menghancurkan generasi. Menyikapi hal tersebut sejumlah tokoh ulama yang tergabung dalam Badan Silahturahmi Pondok Pesantren se Kabupaten Tapanuli Selatan mendatangi DPRD setempat untuk mendesak agar memberantas togel yang kian mewabah hingga […]

expand_less