Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Pengerukan Irigasi Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jul 2012
  • print Cetak

Petani Merasa Terbantu Pengerukan Irigasi Batang Gadis Madina Sepanjang 20 KM
Ket Fhoto : Nampak alat berat sedang melakukan pembersihan saluran Irigasi Batang Gadis Madina dari lumpur untuk memperlancar pengairan pada persawahan masyarakat.
Panyabungan MO-Adanya pengerukan irigasi Batang Gadis oleh Pemerintah dengan tujuan untuk memperlancar pengairan pada persawahan disambut gembira oleh para petani yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terutama lahan pertanian yang mengharapkan pengairan dari irigasi raksasa ini, demikian pengakuan Muklan Nasution (54) petani sawah di Desa Gunungtua Iparbondar Kecamatan Panyabungan kepada Mandailing Online, Minggu (29/7) usai melihat pengerjaan pengerukan oleh alat berat.
Katanya, sejek selesainya pembangunan proyek raksasa puluhan tahun yang lewat ini ribuan hektar lahan persawahan masyarakat bisa terbantu pengairannya, sehingga kehadirannya sangat membantu khususnya masyarakat petani sawah.
“ Kita ketahui pembangunan Irigasi Batang Gadis ini banyak masyarakat yang merasa di untungkan bukan saja kita para petani akan tetepi dari berbagai kalangan masyarakat juga terbantu, misalnya jalan menuju pertanian, terbukanya pemukiman baru, yang intinya ini benar-benar membantu perekonomian masyarakat. Apalagi dengan dilaksanakannya pengerukan pada saluran skunder yang sudah mulai mepet tentu juga akan sangat membantu,” ujarnya.
Hal senada juga disampikan Darwis (42) petani lainnya bahwa pengerukan ini adalah yang ditunggu-tunggu karena sebelum ini debit air untuk mengairi persawahannya berkurang akibat banyaknya lumpur berada pada saluran irigasi.
“ Karena itulah kita sangat berharap usai pengerukan dikerjakan pasokan air baik itu untuk lahan pertanian maupun untuk kolam ikan masyarakat tidak terkendala lagi, sehingga tidak lagi menjadi perebutan air antara sesama petani,” harapnya.
Pantauan Mandailing Online, pengerukan galian saluran yang sedang dikerjakan itu sepanjang 20 KM diamana dalam pengerjaannya dampak banyak sekali lumpur yang diangkat dari dalam saluran yang diperkirakan sebagi penghambat pensupleian air terhadap lahan-lahan pertanian warga.
“ Kita dalam pengerjaan pembersihan saluran irigasi dari lumpur untuk memperlancar pasokan air kepada masyarakat,” ujar pekerja tanpa mau ditulis namanya itu. mar

Mandailing Online Maradotang Pulungan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

  • Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Ditarget Tahun Depan

    Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Ditarget Tahun Depan

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan bandara di Mandailing Natal ditarget tahun depan. Pembangunan dan operasional bandara ini akan dikelola oleh Angkasa Pura Bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal  ini telah memenuhi persyaratan administratif dan tehnis dan ditetapkan sebagai lokasi bandara udara oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pemenuhan persyaratan administratif dan tehnis […]

  • SMA Negeri 1 Natal Gandeng Tyimpanum di Festival Bahasa dan Sastra

    SMA Negeri 1 Natal Gandeng Tyimpanum di Festival Bahasa dan Sastra

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Untuk memeriahkan Peringatan Bulan Bahasa Tahun 2016 di SMA 1 Natal, berbagai lomba digelar sejak Kamis (27/10) yang lalu. Mulai dari Lomba Menulis Cerpen, Lomba Menulis Puisi, Lomba Baca Puisi, Lomba Menulis Berita, Lomba Menulis Artikel, Lomba Berbalas Pantun, StandUp Comedy, Debating Contest, dan Speech Contest. Para juri selain para guru […]

  • Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puncak ekstrim curah hujan diperkirakan berada pada bulan Pebruari 2014. Penduduk Mandailing Natal (Madina) yang berdomisili di bantaran sungai dihimbau untuk selalu waspada. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Zulkhairi Pulungan Sabtu (7/12/2013) menjawab wartawan menyatakan pemkab melalui SK Bupati Madina Nomor 360/579/K/2013 telah penatapan siaga darurat bencana alam dari […]

  • Pupuk Terlambat, Panen Padi Diperkirakan Merosot

    Pupuk Terlambat, Panen Padi Diperkirakan Merosot

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para petani di Siabu, Mandailing Natal dongkol. Pasalnya, hasil panen di musim tanam ini akan merosot akibat keterlambatan pendistribusian pupuk ke tingkat petani. “Waktu diperlukan pupuk tak ada. Ehh, menjelang padi berbulir pupuk pun dayang. Untuk apa lagi itu. Terlambat sudah.!!!!!,” kata Juan, (38), petani di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Rabu […]

expand_less