Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Batara Bisa Urus DAK dan DAU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis.

“Pengalihan dari single years ke multi years itu keputusan bupati. Perubahan itu memang bisa dilakukan dengan kebijakan kepala daerah,” katanya saat menjadi saksi sidang dugaan korupsi proyek pembangunan kantor bupati dan DPRD Kabupaten Palas 2009 senilai Rp6,04 miliar, dengan terdakwa mantan Bupati Palas Basyrah Lubis di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (16/9/2013).

Menurutnya, keputusan ini dibicarakan pada pertemuan di kantor bupati yang dihadiri dirinya, Direktur cabang PT Bungo Pantai Bersaudara Batara Tambunan, Ketua DPRD Palas M Rido Harahap dan bupati sendiri.
Basyrah memperkenalkan Batara Tambunan sebagai rekanan yang berpengalaman membangun pusat pemerintahan satu atap dengan sistem multi years, seperti di Kabupaten Simalungun dan Toba Samosir (Tobasa). Batara juga berjanji akan membantu menguruskan ke pemerintah pusat agar Pemkab Palas memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk tahun-tahun berikutnya.

“Proyek multi years ini sudah menjadi tren di daerah pemekaran. Dan, sudah ada daerah lain yang berhasil seperti di Simalungun dan Tobasa,” katanya.

Karena optimis memperoleh DAK dan DAU tahun berikutnya, Bupati pun memutuskan pembangunan tidak hanya kantor bupati dan DPRD, tetapi seluruh kantor SKPD dengan biaya Rp216 miliar. Sehingga tender dilakukan untuk proyek senilai Rp216 miliar, bukan Rp8 miliar sesuai DPA SKPD PUPE 2009. Hal itu tertuang dalam kontrak yang dibuat sendiri oleh Batara Tambunan (rekanan).

“Kenyataannya memang DAK dan DAU 2010, 2011 dan 2012 tidak cair. Pembangunan kantor bupati dan DPRD juga berhenti,”ujarnya.

Alasan bupati mengalihkan sistem pembangunan menjadi multi years, lanjutnya, disebabkan tahun anggaran 2009 akan berakhir. Bila hingga 23 Desember 2009, Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan kantor bupati dan DPRD senilai Rp8 miliar itu tidak terealisasi, maka dananya harus dikembalikan ke pemerintah pusat.

“Dalam DPA SKPD memang tidak ada disebutkan pembangunannya secara multi years. Itu memang kebijakan bupati sendiri,” katanya.

Basyrah Lubis membantah jika pengalihan sistem pembangunan pusat pemerintahan Palas dari single years menjadi multi years merupakan keputusannya.
“Tidak benar pengalihan itu kebijakan saya. Itu tanggungjawab saksi karena saya sudah menguasakan proyek itu kepada saksi,”katanya.
Chairul pun langsung menyanggahnya. Dia kukuh pada keterangannya.
“Wah, Pak Bupati lah yang tanggungjawab. Mana mungkin saya bisa memutuskan soal itu,” katanya. (tribun-medan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Partai Golkar belum dapat memastikan jadwal penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. Sekira 90 persen politikus Partai Golkar yang kini duduk di parlemen siap kembali bertarung pada Pileg 2014. “Sekitar 90 persen tetap dengan Dapil (daerah pemilihan) yang lama. Kurang dari lima yang tidak maju, saya lupa nama-namanya. Edwin Kawilarang dari […]

  • Pelantikan 183 Pejabat Madina di Halaman Masjid

    Pelantikan 183 Pejabat Madina di Halaman Masjid

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 183 pejabat Pemkab Mandailing Natal eselon III dan IV dilantik, Rabu (23/3/2022). Mereka dilantik oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution di halaman masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Hingga berita ini ditulis, wartawan belum mendapatkan nama-nama yang dilantik dari Badan Kepegawaian Daerah Mandailing Natal. Pejabat yang dilantik […]

  • Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pasangan Sukhairi-Atik dilepaskan kumandang azan dan lantunan solawat badar saat bergerak mendaftar ke KPU Madina, bakda solat Jum’at (4/9/2020). Rombongan berjumlah seribuan orang itu berjalan kaki di tengah guyuran gerimis dari rumah kediaman HM Jakfar Sukhairi Nasution di Pasar Jongjong, Panyabungan menuju kantor KPU Madina yang berjarak sekira 400 meter. […]

  • Dimata GenZ Cabup Harun Mustafa Sosok Pemimpin yang Merakyat

    Dimata GenZ Cabup Harun Mustafa Sosok Pemimpin yang Merakyat

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online) – Pasangan Calon Bupati Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1 Harun – Ichwan dimata warga generasi muda yang lahir pada 1997-2012 atau (Gen Z) merupakan sosok calon pemimpin yang mengutamakan kepentingan masyarakat daripada pribadi. “Inilah calon pemimpin yang berfokus pada program mensejahteraan masyarakat luas, visi misi cerdas dan lebih […]

  • Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, dinilai pengecut jika tidak berani memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai pada 2007. “Kenapa mesti takut? Kan dipanggil sebagai saksi.Kalau terus menghindar seperti ini, akan timbul dugaan masyarakat bahwa dia terlibat dalam kasus ini,”ujar anggota Komisi […]

  • Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam memeringati hari lahir PPP ke-39, DPW PPP Sumut menggelar berbagai acara seperti halaqah (pertemuan) ulama se-Tapanuli bagian Selatan. Dengan halaqah ini, PPP Sumut ingin menjalin silaturahmi dengan para ulama Tabagsel, termasuk dalam hal mengenai kemaslahatan ummat dan pembahasan mengenai hukum agama. Halaqah Ulama ini dipusatkan di Masjid Agung Nur Alannur, Desa Parbangunan, Kecamatan […]

expand_less