Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Penimbunan BBM Berulang, Apa Solusinya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
  • print Cetak

Oleh: Sri Purwanti

 

“Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan untuk memenuhi keserakahan manusia.” – Mahatma Gandhi.

Begitulah orang serakah. Tak akan pernah merasa puas. Selalu ingin mendapat yang lebih lagi. Tak mempedulikan cara yang diambil adalah suatu kesalahan, dan juga suatu kezaliman.

Hal tersebut, seperti yang dilakukan oleh seorang pelaku penimbun hingga 1005 liter BBM bersubsidi jenis solar di Singkawang. Dengan tujuan untuk mendapat keuntungan  yang berlipat. (TribunSingkawang.com, 17/1/2022)

Walaupun sanksi sudah jelas tertuang dalam pasal 55 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001. Namun, tak membuat kasus tersebut berhenti berulang.

Karena hukuman tersebut dinilai tidak menimbulkan efek jera. Apalagi didukung oleh sistem yang membuat orang-orang di dalamnya hanya memikirkan keuntungan semata.

Padahal jelas, praktik penimbunan ini adalah suatu bentuk kezaliman. Karena dampaknya dapat membuat masyarakat umum merasakan sulit akibat kelangkaan pasokan, hingga terpaksa  membeli dengan harga yang pasti akan sangat menjulang.

Hal yang menyedihkan lagi, kenaikan harga ini tentu akan berimbas pada kenaikan harga yang lain terutama harga produk industri yang menggunakan BBM jenis solar ini. Pastinya juga akan berpengaruh pada kenaikan harga jual dari hasil produksi tadi.

Para pelaku industri tentu tidak akan mau mengambil risiko kerugian. Lalu, siapa yang dapat memecahkan masalah ini? Mencegah perbuatan menyimpang nan zolim, serta menjamin kesejahteraan?

Apakah bisa dilaksanakan pada sistem yang memisahkan agama dari kehidupannya? Melakukan semua hal atas dasar kemanfaatannya? Tentu tidak!

Dengan demikian, satu-satunya solusi  yang bisa diterapkan untuk mengatasi hal tersebut, ialah beralih kepada sistem yang paripurna aturannya, yaitu sistem islam.

Sistem yang menyandarkan seluruh aspek kehidupan pada aturan pencipta. Termasuk pada roda perekonomian pun disandarkan pada hukum syara. Yang membuat masyarakat di dalamnya tidak hanya fokus terhadap bagaimana cara untuk mendapatkan materi dan keuntungan, tapi juga keberkahan.

Sri Purwanti tinggal di Sambas

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi Deradikalisme Isu Basi Digoreng Kembali

    Narasi Deradikalisme Isu Basi Digoreng Kembali

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nuraty S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Madina   Di tengah panasnya polemik soal pemindahan ibu kota negara (IKN), publik kembali disuguhi narasi soal radikalisme dan terorisme di dunia pesantren, kampus, masjid dan lain sebagainya. Narasi perang melawan radikalisme, terorisme masih terus bergulir dari tahun ke tahun sepertinya tidak pernah selesai. Isu ini terus-menerus […]

  • Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dalam 10 tahun ini, sudah sering terjadi peristiwa kebakaran di wilayah Kecamatan Siabu. Salah satunya, di Kelurahan Siabu I yang menghabiskan satu unit rumah. Selain itu, kebakaran juga pernah melalap dua unit rumah di Desa Sihepeng, satu unit rumah di Desa Hutapuli, satu unit rumah di Desa Tangga Bosi. Terakhir, […]

  • DCS Dapil 5 HANURA Madina

    DCS Dapil 5 HANURA Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari HANURA Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BOGOR – Para polisi wanita beragama Islam, bersyukur diizinkan mengenakan jilbab. Salah satunya anggota Kepolisian Resor Kota Bogor, AKP Yuni Astuti. Yuni menyambut baik pernyataan Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang mengizinkan polwan menutup auratnya. “Alhamdulillah, saya bersyukur atas hal itu,” kata Kasubag Sarana Prasarana itu. Ia memutuskan berjilbab sepulangnya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. […]

  • Soal Konflik PT Tanjung Siram dengan Warga

    Soal Konflik PT Tanjung Siram dengan Warga

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak Capai Sepakat Mediasi Berlanjut TAPSEL- PT Tanjung Siram belum bisa memenuhi tuntutan warga Desa Aek Kanan dan Padangmatinggi, Kecamatan Dolok Sigompulon, Jumat (20/1). Padahal, pihak kepolisian telah membantu mediasi. Dan, untuk mencapai kesepakatan, mediasi kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (21/1). Mediasi kemarin difasilitasi Kapolres Tapsel AKBP Subanbdriya dan dihadiri Bupati Paluta Bachrum Harahap, Ketua […]

  • Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

    Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Coblos ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Ahad (24/04/2011), dinilai salah satu proses demokrasi di Indonesia yang berjalan damai, jujur dan adil (Jurdil) dan Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) serta berjalan tanpa pelanggaran sedikitpun. Itu disampaikan politisi PKB M Jafar Suheri Nasution di Panyabungan, Senin (25/04/2011). Ia juga menilai bahwa masyarakat Madina telah dewasa berdemokrasi […]

expand_less