Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
  • print Cetak

 

Dana Pilkada, ilustrasi

 

Dana Pilkada di Madina kali ini menjadi versus.

Angka 37 milyar versus angka 40,3 milyar.

Rasional vs regulatif.

DPRD Madina ngotot di angka 37 milyar. KPU Madina ngotot di angka 40,3 milyar.

Versus-versusan ini ronde kedua.

Versus ronde pertama adalah antara KPU Madina versus Pemkab Madina. Antara angka 65 milyar yang diakukan KPU vs telaah pihak Pemkab.

Pihak pemkab awalnya menilai angka 65 milyar itu terlalu tinggi untuk kondisi keuangan daerah.

Lalu KPU mengajukan ulang di angka 54 milyar. Lagi-lagi pemkab minta diturunkan.

Akhirnya disepakati angka 40,3 milyar. Angka ini dituangkan dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).

Dan menjadi angka di draf Rancangan APBD Madina 2020.

Lantas, angka itu direalistiskan lagi oleh DPRD di APBD ke angka 37 milyar.

Mana yang lebih realistis? Mari kita lihat angka di Tapsel. Induk Madina.

Dana penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hanya 3,2 milyar rupiah.

Sedangkan di Madina ditetapkan 37 milyar oleh DPRD di APBD 2020.

Berarti Madina lebih besar 6,8 milyar dari Tapsel.

Padahal jumlah TPS tak jauh beda. Jumlah TPS di Tapsel 1.010 unit. Di Madina 1.286 unit.

Beda jumlah TPS di Tapsel dengan Madina hanya selisih 276.

Jumlah pemilih di Tapsel 203.542 orang. Di Madina 285.322. Selisihnya 81.780 orang.

Jumlah Desa/kelurahan di Tapsel 248. Madina 404.

Data Tapsel dan Madina itu data Pemilu 2019.

Meski dana penyelenggaraan Pilkada Madina tahun 2020 telah ditetapakan di APBD Madina TA 2020 sebesar 37 milyar, ternyata angka itu masih “belum final”.

KPU Madina tetap berharap angkanya 4,3 milyar. Sesuai dengan NPHD. Sesuai dengan yang tercantum di draf Rancangan APBD Madina 2020.

Tetapi, pihak DPRD Madina tetap bersikukuh 37 milyar.

Pihak DPRD menilai KPU tak mampu menjabarkan kebutuhan-kebutuhan biaya pilkada secara rasional sehingga tak meloloskan angka 40,3 yang diminta KPU.

Sedangkan pihak KPU Madina beralasan bahwa angka yang diajukan berpijak pada sejumlah regulasi.

DPRD berpijak pada rasionalitas, KPU berpijak pada sisi-sisi regulaltif.

Rasionalitas vs regulatif ini tak menemukan titik temu.

Pemprov Sumut juga tak bisa menengahi vs itu. Yang akhirnya bergulir ke Mendagri dalam bentuk konsultatif, pekan lalu.

Hasil konsultasi di Kemendagri itu belum diketahui kabarnya. Apakah tetap di angka 37 versi DPRD dan APBD atau 40,3 milyar versi KPU dan NPHD.

Lantas apakah DPRD dapat menerima apabila hasil di Kemendagri itu memenangnkan angka 40,3 milyar?

Atau apakah KPU menerima jika hasilnya 37 milyar?

Mari kita tunggu. Sebab, kabarnya DPRD akan menerbitkan liris pers yang berisi sikap DPRD. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Muhammad Ludfan Nasution Konferensi Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Konfercab PDI-Perjuangan Madina) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Ranto Prapat pada Selasa, 10 Maret kemarin memang sudah usai. Ketua baru untuk periode 2015-2020 pun sudah terpilih. PAC yang menjadi peserta Konfercab pun boleh merasa lega karena sudah […]

  • Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Yuri Andry dinilai gagal dalam membina anggota nya pasca keterlibatan oknum pegawai honor satpol dalam kasus pemerasan dan perkosaan terhadap inisial SN ( 20 ) warga Pidoli  yang terjadi pada rabu lewat dan […]

  • Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok. Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal. Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya. Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa […]

  • Ketua PP Madina: Jika Tak Punya Itikad Baik, PT Rendi Silahkan Angkat Kaki

    Ketua PP Madina: Jika Tak Punya Itikad Baik, PT Rendi Silahkan Angkat Kaki

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Permasalahan lahan warga SP 1 dan SP 2 Tran Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina yang ditengarai diserobot PT. Rendi Permata Raya terus menuai sorotan. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten ‎Madina, Syahriwan Nasution ‘Kocu’ kepada wartawan, Sabtu (4/11/2017) menghimbau PT. Rendi mengembalikan lahan yang dituntut warga. “Tetapi, jika perusahaan itu tidak […]

  • Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KNPI Mandailing Natal tetap besikap agar PLTP Sorik Marapi ditutup sebelum ada jaminan keselamatan bagi rakyat sekitar. Selain itu, konpensasi kepada korban tersisa yang terdampak tragedi keracunan tanggal 25 Januari 2021 menjadi perhatian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal (Madina) Dalam siaran persnya diterima Mamdailng Online, Senin (8/3/2021) Ketua KNPI […]

expand_less