Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
  • print Cetak

 

Dana Pilkada, ilustrasi

 

Dana Pilkada di Madina kali ini menjadi versus.

Angka 37 milyar versus angka 40,3 milyar.

Rasional vs regulatif.

DPRD Madina ngotot di angka 37 milyar. KPU Madina ngotot di angka 40,3 milyar.

Versus-versusan ini ronde kedua.

Versus ronde pertama adalah antara KPU Madina versus Pemkab Madina. Antara angka 65 milyar yang diakukan KPU vs telaah pihak Pemkab.

Pihak pemkab awalnya menilai angka 65 milyar itu terlalu tinggi untuk kondisi keuangan daerah.

Lalu KPU mengajukan ulang di angka 54 milyar. Lagi-lagi pemkab minta diturunkan.

Akhirnya disepakati angka 40,3 milyar. Angka ini dituangkan dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).

Dan menjadi angka di draf Rancangan APBD Madina 2020.

Lantas, angka itu direalistiskan lagi oleh DPRD di APBD ke angka 37 milyar.

Mana yang lebih realistis? Mari kita lihat angka di Tapsel. Induk Madina.

Dana penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hanya 3,2 milyar rupiah.

Sedangkan di Madina ditetapkan 37 milyar oleh DPRD di APBD 2020.

Berarti Madina lebih besar 6,8 milyar dari Tapsel.

Padahal jumlah TPS tak jauh beda. Jumlah TPS di Tapsel 1.010 unit. Di Madina 1.286 unit.

Beda jumlah TPS di Tapsel dengan Madina hanya selisih 276.

Jumlah pemilih di Tapsel 203.542 orang. Di Madina 285.322. Selisihnya 81.780 orang.

Jumlah Desa/kelurahan di Tapsel 248. Madina 404.

Data Tapsel dan Madina itu data Pemilu 2019.

Meski dana penyelenggaraan Pilkada Madina tahun 2020 telah ditetapakan di APBD Madina TA 2020 sebesar 37 milyar, ternyata angka itu masih “belum final”.

KPU Madina tetap berharap angkanya 4,3 milyar. Sesuai dengan NPHD. Sesuai dengan yang tercantum di draf Rancangan APBD Madina 2020.

Tetapi, pihak DPRD Madina tetap bersikukuh 37 milyar.

Pihak DPRD menilai KPU tak mampu menjabarkan kebutuhan-kebutuhan biaya pilkada secara rasional sehingga tak meloloskan angka 40,3 yang diminta KPU.

Sedangkan pihak KPU Madina beralasan bahwa angka yang diajukan berpijak pada sejumlah regulasi.

DPRD berpijak pada rasionalitas, KPU berpijak pada sisi-sisi regulaltif.

Rasionalitas vs regulatif ini tak menemukan titik temu.

Pemprov Sumut juga tak bisa menengahi vs itu. Yang akhirnya bergulir ke Mendagri dalam bentuk konsultatif, pekan lalu.

Hasil konsultasi di Kemendagri itu belum diketahui kabarnya. Apakah tetap di angka 37 versi DPRD dan APBD atau 40,3 milyar versi KPU dan NPHD.

Lantas apakah DPRD dapat menerima apabila hasil di Kemendagri itu memenangnkan angka 40,3 milyar?

Atau apakah KPU menerima jika hasilnya 37 milyar?

Mari kita tunggu. Sebab, kabarnya DPRD akan menerbitkan liris pers yang berisi sikap DPRD. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS dapil 2 PKB Madina

    DCS dapil 2 PKB Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKB Madina

  • Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pembangkit Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jalan Titi Kuning, Kilometer 5,5 Nomor 30 Medan, Selasa (24/9). Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, penggeledahan dilakukan tim penyidik sebagai tindaklanjut pengembangan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Life Time Extension (LTE) Major Overhauls […]

  • Atika di Pasar Kayu Laut, Data Persoalan Pedagang

    Atika di Pasar Kayu Laut, Data Persoalan Pedagang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Pasar termasuk posisi urgen dalam dinamika ekonomi Mandailing Natal (Madina). Rotasi perdagangan terutama produk-produk yang dihasilkan petani sangat dipengaruhi oleh peran pedagang. Oleh karena itu, pasar dan dunia perdagangan harus menjadi perhatian penting calon pemimpin di daerah terutama menyangkut kebijakan-kebijakan dan regulasinya terkini dan kelak. Kunjungan Calon Wakil Bupati Madina, […]

  • Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka penguatan dan pengembangan sastra Mandailing, para budayawan di Mandailing bersama para perantau menyatukan pendapat bahwa harus ada upaya ril saat ini. Salah satunya adalah rangsangan bagi penulisan sastra-sastra. Termasuk penulisan cerita berbahasa Mandailing, baik dalam bentuk cerita pendek maupun novel. Terkait dengan itu, Tympanum Novem Films mendapat tawaran kerja […]

  • Anggota DPRD Sumut Sorot Galian C Dekat Jembatan Naga Juang

    Anggota DPRD Sumut Sorot Galian C Dekat Jembatan Naga Juang

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivitas galian C di dekat jembatan Naga Juang, Mandailing Natal, Sumut menjadi sorotan karena membahayakan keselamatan jembatan Naga Juang. Anggota Komisi D DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution dalam satu pernyataan di Panyabungan, Sabtu (11/3/2023) mendesak pihak berwenang melakukan pencegahan. Jembatan ini sangat urgen bagi hajat hidup rakyat desa desa kawasan […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

expand_less