Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
  • print Cetak

pilkada dki

MEDAN – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu (11/7) yang berlangsung aman, lancar dan tertib diparesiasi berbagai pihak.

Salah satunya datang dari analis politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Ansor Siregar. Menurutnya, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tergolong pilkada yang sukses di tanah air. Gugatan yang diajukan tentang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta lebih sedikit dibandingkan pilkada Jakarta sebelumnya.

Dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta mendapat pujian dari berbagai kalangan seperti politisi, pengamat politik dan juga masyarakat Indonesia. Pujian tumbuh dengan berbagai latar belakang seperti, gugatan dan politik uang yang minim, tokoh yang dipilih seperti berasal dari suara rakyat. “Pilkada Jakarta bisa dijadikan sebagai ajuan dalam Pilkada Sumut 2013, terlihat dengan sedikitnya pihak yang mengajukan gugatan dalam pilkada, walaupun tidak dipungkiri setiap pilkada pasti ada yang mengajukan gugatan,” kata Ansor kepada Waspada Online, tadi malam.

Selain itu, lanjut Ansor, sebagian calon gubernur Jakarta terlihat merakyat seperti Jokowi dan Faisal Basri. Hal ini bisa ditiru para calon gubernur Sumut 2013 yang benar-benar dekat dengan rakyat sehingga rakyat memilih bukan berdasarkan uang akan tetapi berdasarkan hati nuraninya. Dia memandang, kalau Pilgubsu yang mendatang sangat berbeda dengan Jakarta seperti calon pimpinan yang datang dari luar daerah. Di Sumut susah mendatangkan calon yang datang dari luar Sumut. Selain itu, Kemungkinan akan terjadi permasalahan dalam Daftar Pemilih Tetap.

“DPT bisa menjadikan masalah dalam Pilkada Sumut,” kata Ansor.

Hal senada juga diungkapkan pengamat kebijakan publik dari UDA Medan, Hendra SL. Dikatakan, sukses Pilkada DKI dipat dijadikan contoh oleh Sumatera Utara baik penyelenggaranya maupun para bakal calon gubernur Sumut yanga kan digelar 2013 mendatang. Dikatakan, suksesnya Pilkada DKI tidak terlepas dari peran besar para calon yang bertarung dari sejak kampanye, hari pencoblosan dan sampai hari perhitungan sampai sekarang ini versi KPUD DKI Jakarta.

Dikatakan, walaupun perhitungan KPUD masih akan lama diumumkan dan peraih suara terbanyak sudah terlihat melalui quick count, namun, para calon sangat fair dan bisa menerima realitas dilapangan walaupun secara de jure belum selesai oleh KPUD DKI.

Kedewasaan para calon gubernur dan wakilnya sudah terlihat sejak kampanye hingga pencoblosan dan perhitungan suara versi KPUD DKI. Walaupun adanya temuan pelanggaran oleh Panwas dan organisasi pemantau, namun, tidak ada yang menonjol sehingga Pilkada DKI termasuk sukses.

Dengan suksesnya pilkada DKI, daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada termasuk Sumut 2013 menadatang dapat melihat Pilkada DKI dan belajar dari DKI baik KPU dan khususnya para calon gubernur. Hal lain yang perlu diperhatikan KPUD Sumut adalah, bahwa perlu meminimalisir calon dan paling banyak 5 pasangan calon untuk Sumut.

Salah satu keuntungan Pilkada Sumut dengan 5 pasangan calon, dapat meminimalisir konflik kepentingan para calon dan termasuk juga mengurangi biaya pilkada. “Sumut baik para calon dan penyelenggara pilkada Sumut pada 2013 nantinya dapat mencontoh Pilkada DKI yang sukses dan aman,” ujarnya kepada Waspada Online, tadi malam.

Ditempat terpisah Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Utara, Irham Buana Nasution mengatakan, bahwa suksesnya pelaksanaan Pilkada perlu dukungan dari berbagai elemen yakni partai politik, calon gubernur dan masyarakat. “Pilkada Jakarta lumayan bagus, namun perlu diingat bagusnya pelaksanaan Pilkada bukan hanya KPU saja akan tetapi perlu dukungan dari partai politik, calon gubernur serta masyarakat,” kata Irham kepada Waspada Online.

Dia menegaskan, kalau setiap pelaksanaan pemilihan pasti ada pihak yang merasa dirugikan dan melakukan gugatan terhadap pelaksanaan pemilihan. Seperti di Jakarta gugatan terhadap pelaksanaannya tetap ada, akan tetapi lebih sedikit dibandingkan Pilkada Jakarta Sebelumnya. Pemilihan ganda merupakan gugatan yang sering dilakukan salah satu tim calon.

“Gugatan dalam pemilihan pasti ada, sekarang gimana menekan jumlah gugatan tersebut,” kata Irham Buana.

Dia mengharapkan, untuk terjadinya pelaksaan Pilgubsu 2013 yang sukses perlu sebuah komitmen para calon dan tidak melaksanakan politik uang kepada masyarakat.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIBOLGA, – Besok, Senin (23/9) hingga 4 Oktober, Pemko Sibolga secara resmi membuka pendaftaran penerimaan CPNS Sibolga formasi TA 2013. Daerah ini menerima 70 orang dengan rincian 50 orang untuk tenaga guru, 9 orang tenaga kesehatan dan 11 orang tenaga teknis. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sibolga Yahya Hutabarat kepada METRO, […]

  • Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kemiskinan merupakan masalah krusial yang harus segera diatasi. Sebab, kemiskinan menghambat terwujudnya kesejahteraan bangsa. Namun menyelesaikan masalah kemiskinan bukan perkara mudah. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan yang berlangsung selama ini belum menghasilkan capaian sebagaimana yang diharapkan. Terobosan pun perlu dilakukan. “Pengentasan kemiskinan saat ini memasuki periode krusial. Sebab untuk menghadapi sasaran  penduduk miskin di […]

  • Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kualatanjung  – PT Inalum turut memiliki perhatian pada bidang pelestarian budaya. Salah satu upaya ini diwujudkan dengan mengadakan lomba karya tulis tentang budaya, wisata dan kuliner Batubara sejak Juli hingga November 2014 lalu, bekerja sama dengan PWI Batubara. Puncaknya, peluncuran buku "Budya, Wisata dan Kuliner Batubara: Tak Lekang Sepanjang Zaman" pada 7 Januari 2015 di […]

  • Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor. Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

expand_less