Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

PKS Kritisi Pemkab Madina Soal Dana Covid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
  • print Cetak

Awluddin Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS, Awaluddin Nasution menyatakan kecewa terhadap kekurangsigapan Pemkab Madina menangani Covid-19.

Persoalan makan, puding dan honor petugas Posko Covid di perbatasan saja masih tak jelas, padahal dana sudah ada 12 milyar untuk penanganan Covid.

“Padahal para petugas medis yang ada di posko perbatasan merupakan ujung tombak dan berada di garis depan menghadang Covid,” ujar Awaluddi kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat antara DPRD dengan Pemkab di gedung dewan, Rabu (9/4/2020).

Awaluddin menyatakan, hal sepele seperti itu saja masih tak tertangani Pemkab Madina. Dan itu mengndikasikan dana yang dikucurkan dari APBD sebesar 12 milyar tidak tidak jelas sasarannya.

Awaluddin menambahkan, semua yang dipertanyakan DPRD tidak ada satupun yang berhasil dijawab oleh tim Pemkab Madina di RDP lintas komisi itu.

“Jadi kita heran hingga rapat RDP lintas komisi diskors oleh pimpinan rapat namun untuk dana makan di posko tidak dapat dijawab oleh tim Pemkab,” keluh Waluddin.

“Dari keluhan sejumlah OPD dalam RDP akibat tidak adanya dana untuk petugas sehingga para OPD yang terkait tidak bisa secara maksimal menugaskan anggotanya di posko perbatasan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal ini,” ibuh Awaluddin.

Dia berharap Pemkab Madina melalui Gugus Percepatan Penanganan Covid memingkatkan keseriusan dan penguatan lintas sektor.

Hadir dalam RDP tersebut Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis, Wakil Ketua DPRD Harminsyah, Ketua Komisi IV Kabupaten Mandailing Natal Edi Anwar, Awaluddin wakil ketua Komisi II, Hj. Leli Hartati Anggota Komisi IV, beserta anggota komisi IV lainnya.

Sementara itu, Asisten 1 Pemkab Madina, Alamulhaq Daulay yang diwawancarai wartawan soal nasib dana Covid setelah RDP diskor, dia tak bersedia memberikan jawaban.

“Coba ke Kadis Keuangan saja, kalau saya takut saya nanti bersalahan,” katanya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bekas galian jalan di jalur Sinonoan-Muara Batang Angkola Kecammatan Siabu, Mandailing Natal dikeluhkan warga. Sebab, bekas galian itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pihak kontraktor yang mengerjakan peningkatan badan belum menimbun bekas galian. Untuk itu warga meminta kepada kontraktor dari CV Putra Setia untuk menimbun bekas galian di pinggir jalan itu. […]

  • Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, akan membayarkan tunjangan kenaikan beras, tunjangan kenaikan gaji sebesar 5 persen 5 bulan, kekurangan gaji CPNS selama 2 bulan, serta dana rapel tunjangan jabatan pada Januari 2011 nanti. Demikian dikatakan kepala seksi gaji pada Dinas Keuangan dan aset daerah Pemkab Madina, Kamal Rangkuty, malam ini. Keterlambatan pembayaran segala tunjangan bagi Pegawai […]

  • Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAU-Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhan Batu Utara (Labura), tercemar akibat ulah salah seorang anggotanya berinisial RS. Sabtu (8/1) malam, RS ditangkap polisi beserta enam kontraktor (pemborong) di Rantau Prapat Hotel (RPH). Ketujuh tersangka ditangkap basah tengah bermain judi dengan kartu remi di kamar hotel 221 dan 222 (connecting door) oleh petugas polisi. Sejumlah […]

  • Di Siulangaling Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga

    Di Siulangaling Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siulangaling ( Mandailing Online ):  Aktifitas tambang emas ilegal di Kecamatan Muara Batang Gadis tepatnya di Desa Rantopanjang, Lubuk Kapundung dan Hutaimbaru terus meraja lela. Tak ada penghentian aktifitas dari aparat penegak hukum. Padahal aktifitas tambang emas ilegal ini sudah berjalan satu tahunan. Kondisi ini pun membuat warga semakin resah. Mereka takut akan peristiwa banjir […]

  • Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK, (MO)- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiagakan alat berat beserta operatornya untuk mengantisipasi bencana longsor yang datang secara tiba-tiba. “Alat berat jenis ekskavator dan ‘louder’ beserta operatornya sudah disiagakan untuk memberikan bantuan jika ada longsor atau bencana lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Reflin, Minggu 18 November 2012. Dia […]

  • Warga Hutapuli Tolak PT Sorikmas Mining

    Warga Hutapuli Tolak PT Sorikmas Mining

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) Warga Hutapuli, Kecamatan Siabu, yang tergabung dalam Forpera menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dengan maksud menolak kehadiran PT Sorikmas Mining di desa mereka. Dalam surat yang ditandatangani 264 warga tersebut meminta 3 hal kepada Pemkab Madina. Pertama, hutan di wilayah Hutapuli tidak membutuhkan reboisasi dan rehabilitasi karena […]

expand_less