Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Plasma PTPN IV Terkendala Status Lahan Tumpang Tiindih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Nov 2012
  • print Cetak

DPRD dan PTPN IV 311012
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PTPN IV mengaku kesulitan mengadakan lahan perkebunan plasma sawit yang akan diperuntukkan bagi warga sekitar. Sebab, banyak lahan yang berstatus tumpang tindih.

Hal itu terungkap pada acara dengatr pendapat antara DPRD Kabupaten Mandailing Natal dengan pihak PTPN IV di gedung dewan, Selasa (1/11). DPRD memanggil manajemen PTPN IV terkait mencuatnya keluhan warga peserta plasma karena belum terrealisasinya kebun plasma untuk warga.

Kabag Hukum dan Pertanahan PTPN IV, Abdul Wahit Rambe mengungkapkan bahwa PTPN IV pada awalnya merencanakan pembangunan plasma seluas 9.000 hektar untuk warga peserta dengan rincian KUD Maju Bersama seluas 1. 400 hektar, KUD Setia Abadi 2.400 hektar, KUD Bangko Jaya 2.000 hektar dan KUD Pasar Baru Batahan seluas 3.000 Ha.

“Untuk KUD Maju Bersama bisa dikatakan sudah selesai. Sementara untuk KUD Setia Abadi dirubah menjadi 1000 hektar, KUD Bangko Jaya dikurangi menjadi 1.500 Ha dan KUD Pasar Baru Batahan dikurangi menjadi 2.351 Ha,” katanya.

Pengurangan itu, katanya, disebabkan oleh beberapa hal, termasuk diantaranya sebahagian lahan masyarakat yang akan dijadikan lahan plasma berada dalam kawasan hutan lindung.

“Seperti KUD Bangko Jaya dimana lahan masyarakat masuk dalam kawasan hutan. Dan banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan lahannya untuk dijadikan menjadi plasma sehingga sesuai dengan hasil musyawarah dengan masyakat plasma untuk KUD Bangko Jaya tidak bisa dilanjutkan,” terang Wahid.

Pada KUD Setia Abadi pihak PTPN IV kesulitan dalam memperoleh lahan akibat banyak yang tumpang tindih dengan perusahaan perkebunan lain yang ada sehingga terjadi klaim mengklaim.

“Untuk KUD Pasar Baru Batahan terkendala akibat lahan kadastral PTPN IV seluas 850 Ha saat ini digarap oleh masyarakat dan perusahaan perkebunan yang lain,” ungkapnya.

Parahnya, pada KUD Pasar Baru Batahan terdapat anggotanya yang sudah menjadi peserta plasma di lain perusahaan, akibatnya lahan yang sudah diganti rugi oleh PTPN IV ternyata diklaim oleh perusahaan lain itu.

“Ini rumit, untuk itu kita sangat mengharapkan dukungan dari DPRD untuk menyelesaikan sengketa ini sehingga plasma kepada masyarakat dapat dipenuhi dengan baik,” pinta Wahid.

Dana revitalisasi yang diperuntukkan untuk pembangunan plasma bagi 4 KUD tersebut sebesar 298 milyar, namun tidak langsung dibayarkan oleh Bank Mandiri kepada PTPN IV. Pihak PTPN IV harus lebih dulu mengeluarkan uang sendiri, setelahnya Bank Mandiri mencairkan dana terhadap berapa luas yang dikerjakan PTPN IV.

“Sampai sekarang ini dana revitalisasi tersebut yang dicairkan baru mencapai 58 Milyar sesuai dengan yang sudah kita kerjakan,” ungkap Wahid.

Pihak DPRD Madina menyatakan dalam waktu dekat akan mengupayakan pertemuan antara PTPN IV dengan pihak Pemkab Madina dimana di dalam pertemuan itu nantinya akan diikuti oleh tim TP3K untuk mencari solusi lahan Plasma PTPN IV.

Rapat dengar pendapat itu dihadiri Ketua Komisi II, Saripul Sarling Lubis; Sekrataris Komisi II, Ir. Ali Mutiara Rangkuti dan anggota Jafar Rangkuti, Ilyas Siswadi. Pihak PTPN IV dihadiri antara lain oleh Kabag Hukum dan Pertanahan Abdul Wahid Rambe; Manager GRUU IV, M Dedi Pratopo dan Manager Kebun Plasma, Eddy Usman.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Copot Kapolres Madina

    Copot Kapolres Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno diminta mencopot Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan karena dinilai banyak kasus yang tidak bisa dituntaskan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksecutif Mandailing Natal Development Watch (Mata Dewa) Miftahuddin kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (05/12/2010). “Kita melihat banyak sekali permasalahan yang tidak tuntas mengakibatkan kita sebagai masyarakat Madina […]

  • Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) akan melakukan pengamanan alat peraga kampanye calon bupati Madina berupa baliho, spanduk dan lainnya yang sudah menyebar di berbagai kawasan Madina, termasuk kota Panyabungan. “Penertiban ini nantinya dilaksanakan secara bersama yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Madina,” kata Ketua Panwaslih Madina, Ahmad […]

  • Sekda Madina Hadiri Penamatan 608 Santri Musthafawiyah Purba Baru

    Sekda Madina Hadiri Penamatan 608 Santri Musthafawiyah Purba Baru

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-  Pondok‎ Pesantren Musthafawiyah Purba Baru  di Mandailing Natal menamatkan 608 santri tahun pelajaran 2015/2016. Acara pelepasan berlangsung Rabu (18/5/2016) di halaman pesantren. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis hadir di acara itu mewakili pemerintah daerah. Mudir Ponpes Musthafawiyah, H.Musthafa Bakri Nasution dalam pidatonya menyebutkan jumlah santri kelas VII secara keseluruhan berjumlah […]

  • Bupati Madina dan Mandailing Malaysia Akan Teken MoU Kerjasama

    Bupati Madina dan Mandailing Malaysia Akan Teken MoU Kerjasama

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) dan pihak Mandailing Malaysia akan menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) kerjasama pada 23 November mendandatang di Panyabungan. Kerjasama ini meliputi bidang kebudayaan, silaturrahim, ekonomi, tenaga kerja dan pemerintahan. Pihak Mandailing Malaysia diwakili Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM), Ramli Abdul Karim Hasibuan. “Penandatanganan MoU itu dilakukan ditengah […]

  • Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – -Banyaknya PNS yang kompetensinya rendah mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mewajibkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) menggelar diklat untuk aparaturnya. Harapannya, dengan mendapatkan diklat kemampuan PNS akan bertambah. “Seiring dengan akan dilaksanakannya moratorium, daerah harus memberdayaan PNS yang ada. Itu sebabnya, mulai tahun depan seluruh PPK wajib mendiklatkan PNS-nya,” […]

  • Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan sosial dari Pemprov Sumut di Kabupaten Madina sebaiknya diedarkan dalam bentuk uang tunai. “Harus bentuk uang tunai agar tidak menjadi ajang korupsi,” ujar Irwansyah Nasution, pengamat Madina kepada Mandailing Online, Rabu (20/5/2020). Sebab kalau dalam bentuk bahan pangan akan mudah dikorupsi dari sisi kuantitas barang. “Hak orang yang mustahaq termasuk […]

expand_less