Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

MEDAN – Pelaksana Tugas Bupati Tapanuli Tengah M Syukran Tanjung mengaku khawatir dengan sekitar 300 warga yang berada di dekat lokasi longsor di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangan, yang tadi pagi telah memakan korban.

 

“Kalau lima keluarga yang ada di dekat lokasi longsor sudah keluar semua. Tapi di atas mereka itu ada lagi 300 warga yang tinggal. Saya khawatir juga,” katanya saat dihubungi Tribun Medan, Sabtu (22/11/2014).

Syukran yang mengaku baru kembali dari lokasi longsor mengatakan, pihaknya telah meminta agar warga di daerah kritis itu berhati-hati.

Menurutnya, di Desa Sibio-bio banyak bermukim warga pendatang terutama asal Nias yang bekerja di perkebunan karet.

“Kami sudah mengingatkan masyarakat agar jangan bermukim di pinggir sungai. Tapi, ya mau bagaimana lagi? Tapi mereka ini tetap tinggal disana. Banyak yang seperti itu. Sampai Sungai Batangtoru,” katanya.

Syukran mengatakan, himbauan tinggal himbauan. Sekarang, katanya, keputusan diserahkan kepada warga.

“Tergantung mereka. Kalau masih mau hidup lama, sebaiknya tidak tinggal di pinggiran sungai,” katanya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pers rilis yang diterima Tribun Medan, mengatakan sebanyak lima unit rumah di tebing tertimbun longsor, empat orang tewas tertimbun longsor dan seorang bayi berusia 4 bulan masih belum ditemukan karena  terbawa longsor dan arus sungai.

Kelima korban itu terdiri dari dua kepala rumah tangga yang rumahnya tertimbun longsor dan terseret arus sungai, yaitu: 1) Saut Marita Zebua (L, 28), 2) Ariyani Telaumbanua (P, 20), 3) Daliato Zebua (L, 20), 4) Yunita Telaumbanua (P, 18), dan 5) Butet (4 bulan, anak pasangan Dalizato dan Yunita).

“Tim SAR telah berhasil mengevakuasi empat korban dalam kondisi meninggal tertimbun longsor. Sedangkan pencarian korban bayi masih dilakukan dengan menyusuri sungai. Kondisi medan berat karena perbukitan dan hutan,” katanya.

Sumber : tribun-medan.com

 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perusahaan Pelanggar Didenda Rp 50 Juta JAKARTA – Sanksi denda maksimal yang berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta di wilayah Jakarta tak hanya akan diberlakukan bagi kendaraan yang menerobos jalur Transjakarta (busway) dan parkir sembarangan (liar atau di tempat terlarang). Sanksi yang sama juga akan diberlakukan bagi warga yang suka membuang sampah sembarangan. […]

  • BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Cara Membaca dan Mengisi Celah Ekonomi Mikro di Madina Di Mandailing Natal, usaha kecil sebenarnya tidak pernah benar-benar mati. Bisnis ini hanya bergerak pelan. Kadang nyaris tak terlihat. Kadang muncul sebentar lalu tenggelam lagi. Di sudut pasar tradisional, di dapur rumah-rumah kecil, di warung kopi pinggir jalan, di lorong […]

  • Pembukaan Jalur Madina-Palas Harus Dilanjutkan

    Pembukaan Jalur Madina-Palas Harus Dilanjutkan

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Desa-desa di Kecamatan Panyabungan Tumur meminta kelanjutan pembukaan ruas jalan Panyabungan Timur-Palas. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas) dinilai akan mendongkrak gerak lalaulintas ekonomi Madina jika kelak jalur itu berlanjut menuju pelabuhan Dumai di pantai timur. Pembukaan jalur Madina-Palas melalui Panyabungan Timur telah dibuka […]

  • Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring […]

  • Wakil Ketua DPRD Tapsel Dilapor ke Polisi

    Wakil Ketua DPRD Tapsel Dilapor ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tapsel (MO)- Diduga melakukan tindak pidana Korupsi atas dana Workshop dan Bimbingan Teknis (bimtek), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan AL dilaporkan ke polisi oleh Lembaga Informasi Rakyat (LiRA) Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam surat laporan LiRA No: 010/VII/LI-RA/2012 kepada Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya yang ditanda tangani Bupati LiRA Mara Halim Harahap disebutkan, telah terjadi dugaan […]

  • Pernyataan Sikap Panitia Bupati Cup 1, Turnamen Mobile Legends Dibatalkan

    Pernyataan Sikap Panitia Bupati Cup 1, Turnamen Mobile Legends Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen Mobile Legends Bupati Cup dibatalkan. Dan pihak panitia juga menyatakan permintaan maaf kepada bupati dan wakil bupati Madina. Pembatalan ini menujukkan bahwa pihak panitia telah menunjukkan sikap kesatria sejati. “Kami selaku panitia penyelenggara Bupati Cup 1 – Tournament Mobile Legends dengan ini kami meminta maaf kepada Bapak Bupati dan ibu […]

expand_less