Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode

Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2013
  • print Cetak

peretas web6312

JAKARTA, (MO)  – Masih ingat ‘Jember Hacker’ Wildan Yani Ashari? Aksi pemuda berusia 22 tahun asal Jember mengusili situs presidenSBY.info berbuah penahanan oleh Polri. Lulusan SMK Bangunan ini pun disidik atas tindakan usilnya itu. Sejak akhir Januari lalu, dia mendekam di tahanan Polri.

”Saat ini sedang tahap penyelesaian perkara,” jelas Direktur Eksus Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto saat berbincang, Selasa (5/3).

Kasus Wildan memang masih bergulir. Tapi pihak kepolisian juga melakukan pendekatan kemanusiaan. Wildan yang diamankan dari sebuah warnet di Jember pada Jumat (25/1) selama ini juga diperlakukan dengan baik di tahanan Bareskrim.

Bahkan Polri juga berencana melakukan pembinaan pada Wildan. Rencana itu masih digodok. Kabarnya Wildan akan disekolahkan. ”Tidak menutup kemungkinan hal itu untuk dilakukan dalam rangka pembinaan hacker supaya kegiatannya positif dan mendukung pengamanan cyber space di Indonesia,” terang Arief.

Anggota DPR Setuju Peretas Dibina

Penangkapan terhadap Wildan, peretas situs Presiden SBY, mendapat perhatian dari Anonymous dan menuai beragam respon. Anggota komisi I DPR, Mardani Ali Sera, menuturkan Wildan selayaknya diberi beasiswa agar kemampuannya dalam bidang IT dapat berguna bagi negara.

”Penanganan terhadap hacker muda Wildan harus memiliki pendekatan yang arif dan bijaksana. Saya sarankan dia dibina dan diberi beasiswa,” kata anggota komisi I FPKS, Mardani Ali Sera, usai rapat dengan Kemenkominfo ruang rapat komisi I di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh sang peretas bisa jadi maksudnya adalah baik. Maka pemberiaan beasiswa atau memfasilitasi ke perusahan informatika global adalah jalan yang baik. ”Saya apresiasi beasiswa yang digunakan perusahaan informatika perusahan yang tinggi perkembangannya,” sambung Mardani.

”Kami menyarankan memberikan beasiswa dan mencari bakat yang dimiliki orang indonesia untuk diberi peluang pemberian beasiswa ke publik,” lanjut politisi PKS itu. Sebagaimana diketahui, penangkapan Wildan, peretas situs Presiden SBY, mendapat perhatian dari Anonymous. Selain mengeluarkan pernyataan keras, beberapa situs pemerintahan pun mereka retas sebagai bentuk protes.

”Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon,” demikian tulis Anonymous melalui akun Twitternya.

Sontak tweet ini mendapat respons dari tweeps. Berdasarkan informasi yang berseliweran di situs mikroblogging tersebut, situs yang mereka lumpuhkan antara lain Kemenkum HAM, Kemenparekraf dan Indonesia.go.id.

Di akun Twitter Anonymous Indonesia (@anon_indonesia), sejumlah pengguna Twitter pun menyuarakan pendapat mereka. Pada intinya, mereka menilai apa yang dilakukan Wildan justru seharusnya membuat pemerintah berkaca mengenai lemahnya sistem keamanan di sejumlah situs pemerintahan.(metrosiantar.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai Muhammad Yusuf angkat bicara soal dugaan penyelewengan gaji 1.574 pegawai honor di lingkungan Pemko Binjai Tahun 2007-2009. Yusuf meminta honorer yang merasa dirugikan, segera melapor dan membuat pengaduan. Permintaan tersebut disampaikan M Yusuf saat dihubungi via telepon, Rabu (02/03/2011). “Alokasi Rp8 miliar yang diambil dari dana APBD Kota […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

  • Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Ali Fauzi alias Salman, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengawasi masuknya salah satu jenis pupuk dari Malaysia. Pupuk bercap Matahari itu dapat dijadikan bom atau bahan peledak. “Pupuk cap Matahari yang berasal dari Malaysia itu dapat dijadikan bahan peledak, hanya tinggal dicampur dengan minyak tanah sehingga pengawasannya harus […]

  • Mini Bus Masuk Jurang, 3 Penumpang Wafat

    Mini Bus Masuk Jurang, 3 Penumpang Wafat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Satu mini bus masuk jurang di titik Desa Hutarimbaru, Payabungan Selatan, Mandailing Natal, Selasa petang (3/3/2020) sekira pukul 18.30 WIB. Tiga pelajar dilaporkan meninggal dunia, satu luka parah, lainnya mengalami luka-luka. Data yang dihimpun, korban meninggal adalah Muhammad Iqbal (15), Muhammad Ansori (15), dan Husni (16). Ketiganya  beralamat di […]

  • Bolehkah Pria Divasektomi?

    Bolehkah Pria Divasektomi?

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ancaman ledakan penduduk yang menghantui Indonesia membuat pemerintah terus menggalakkan program keluarga (KB). Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), terus berupaya untuk meningkatkan jumlah akseptor (pengguna alat kontrasepsi) KB di Tanah Air. Salah satunya dengan mengajak kaum pria untuk menjadi akseptor KB dengan cara vasektomi. Para ulama di Tanah Air yang tergabung dalam wadah Majelis […]

  • Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi A DPRD Sumut, Layari Sinukaban mengharap pelaksanaan ujian CPNS 2013 berjalan lancar dan objektif. Ia sendiri meyakini kecurangan tidak akan bisa terjadi di tingkatan panitia provinsi. Tetapi, ia juga tak mau berfirasat buruk ‘permainan’ akan dilancarkan di tingkat pusat. Namun Layari menegaskan, DPRD Sumut akan terus mengawal terwujudnya penerimaan […]

expand_less