Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional.

Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager PT SMGP Liza G Januar saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat Madina baru-baru ini. Dikatakaannya, pengeboran yang dilakukan nantinya justru menstabilkan aktivitas gunung karena uap yang mengendap di dalam akan diambil menjadi energi tenaga listrik. Penambangan energi panas bumi yang akan dilakukan nanti ramah lingkungan.

Pengambilan panas bumi yang dilakukan PT SMGP tidak seperti yang dibayangkan sejumlah kalangan seperti tambang emas yang mengebor banyak titik dan dapat merusak lingkungan dan bisa mencemari lingkungan akibat limbah yang dihasilkan. Sebab pengeboran panas bumi hanya di beberapa titik yang disurvei bisa memproduksi energi listrik dengan memasang pipa yang cukup aman dan ramah lingkungan.

Masyarakat yang berada di wilayah kerja PT SMGP tidak perlu terlalu khawatir dampak yang diakibatkan pengambilan panas bumi ini, karena semua pekerjaan dilaksanakan oleh tenaga ahli yang sudah profesional di bidang masing-masing. Kalau selama ini ada wilayah kekurangan listrik, insya Allah kalau perusahaan ini sudah berjalan akan bisa menutup kekurangan listrik sampai ke desa-desa terpencil.

Selain pemenuhan kebutuhan listrik daerah Madina, Pemkab Madina juga akan mendapat bagi hasil (PAD) dari keuntungan produksi secara signifikan sekaligus berdampak nyata pada wilayah kerja PT SMGP dengan program CSR yang dilaksanakan, katanya.

“Kita dari perusahaan sangat terbuka dalam segala hal pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat dan kita akan terus melakukan sosialisasi secara sistematis terhadap apa yang dimaksud dengan pengambilan panas bumi sampai anak kecil pun paham dengan energi terbarukan. Siapapun boleh tahu bagaimana pengambilan panas bumi mulai dari tahap awal hingga pada produksi yang dihasilkan serta pengamanan yang dilakukan pada setiap pipa yang menghubungkan panas bumi dengan turbin,” sebutnya.

Sementara salah seorang masyarakat yang berada di wilayah kerja PT SMGP menanyakan, apakah warga masih bisa melaksanakan aktivitas kerja pada setiap lahan pertanian dan perkebunan masing-masing sebab lokasi tersebut masuk dalam wilayah kerja PT SMGP dan apa pula dampak positif secara nyata pada warga jika pengambilan panas bumi dilakukan di wilayah tersebut.

“Yang kita harapkan dengan kehadiran PT SMGP adalah dapat memberikan kesejateraan termasuk penyediaan lapangan kerja demi mengurangi pengangguran yang masih banyak di desa ini,” sebutnya.

Masyarakat mengharapkan, kedatangan PT SMGP tidak membawa malapetaka bagi masyarakat seperti apa yang telah menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat yakni lokasi pertambangan nantinya akan rusak dan menimbulkan dampak lingkungan seperti pembuangan limbah yang mencemari sejumlah mata air. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Omnibus Law diharapkan membawa perubahan bagi dunia usaha secara nasional, khususnya di Sumatera Utara. Harapan itu diutarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara, di Jakarta di sela Kick of Meeting Satuan Tugas Bersama Pemerintah dan Kadin Untuk Konsultasi Publik Omnibus Law, Jum’at (6/12/2019). Di Kick […]

  • Harga Manggis Di Madina 15.000

    Harga Manggis Di Madina 15.000

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa minggu terakhir harga manggis di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai Rp.15.000/kg. Kenaikan ini membuat petani bergembira, apalagi saat ini pohon-pohon manggis lagi musim berbuah. Aswin Rangkuti seorang petani manggis di Kecamatan Panyabungan Timur kepada wartawan, Kamis (26/12/2013) mengatakan, harga manggis memang berpariasi mulai dari Rp.8.000 hingga Rp.15.000/ kg tergantung […]

  • Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – KPK telah menggeledah rumah dinas dan ruang kerja Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Dari dua penggeledahan itu, KPK total menyita uang dengan jumlah Rp 7,2 miliar. Dari data yang dihimpun detikcom, Jumat (4/10/2013), pada saat operasi tangkap tangan terhadap Akil di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Rabu (2/10) sekitar pukul 22.00 WIB, […]

  • Penyebab Banjir dan Sudut Pandang

    Penyebab Banjir dan Sudut Pandang

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution budayawan Mandailing/sutradara   Berbagai pendapat simpang siur: soal penyebab banjir, soal kritik dan seterusnya. Apa yang kita benci, itu yang kita tuding. Kita kehilangan kewarasan untuk memahami subtansi persoalan. Ketokohan dianggap identik dengan kecerdasan. Karena itu apa yang diucapkan dianggap fatwa dan kebenaran. Kebenaran itu ada pada tataran substansial. Bukan pada sudut […]

  • Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon kabupaten Pantai Barat Mandailing memiliki luas sekitar 45 persen, sementara kabupaten induk Mandailing Natal (Madina) tersisa 55 persen. Calon kabupaten ini juga memiliki sumber daya alam lengkap, yaitu perkebunan, kehutanan, pertambangan, sungai, laut dengan panjang garis pantai sekitar 170 km serta 24 pulau-pulau kecil. Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Arbiuddin […]

  • Luas Perkebunan Terbakar di Madina Mencapi 935 Ha

    Luas Perkebunan Terbakar di Madina Mencapi 935 Ha

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran areal perkebunan di Mandailing Natal (Madina) cukup luas penyebab langit Madina dilanda asap. Berdasar data dari Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, areal perkebunan yang terbakar meliputi areal PT. DIS dengan luas kebakaran 15 hektar. PT. MAL dengan luas kebakaran 800 hektar. PT. Rendi dengan luas kebakaran 20 hektar. […]

expand_less