Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Ramadhan Terakhir Tanpa Khilafah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
  • print Cetak

Oleh : Bima Sari Sinaga, S.Pd*

Ramadhan 1441 H ini adalah ramadhan pertama tanpa kemeriahan. Hening. Sedih. Keluarga tidak lengkap dalam rumah.

Tapi bisa jadi inilah ramadhan paling berkesan. Bagaimana tidak, di tengah pandemi, umat Islam di seluruh dunia berpuasa dengan aktivitas yang tidak lazim untuk sebagian besar orang.

Khususnya masyarakat Indonesia yang kental dengan budaya dan tradisi punggahan, berkeliling membangunkan sahur , takbiran hingga mudik. Tahun ini semua itu hanya ada dalam angan-angan.

Semua ini adalah imbas dari keterlambatan penanganan dari pemerintah yang sangat tidak tegas dalam mengambil sikap.

Semua ini imbas dari abainya pemerintah terhadap keselamatan ratusan juta jiwa penduduk Indonesia.

Enggan menerima syariat Islam sebagai solusi pemecahan masalah. Hingga kini, korban terus bertambah meski sudah diberlakukan PSBB.

Seandainya, dari awal tersebarnya kabar covid 19 di Wuhan, pemerintah langsung menerapkan lockdown di Indonesia, maka jumlah kasus meninggal tidak akan meningkat drastis seperti saat ini.

Dikutip dari merdeka.com, virus Corona di Indonesia pertama kali terdeteksi pada awal bulan Maret 2020 diumumkan langsung oleh presiden Joko Widodo yakni dua orang korban positif. Hanya dalam jangka waktu tak sampai 2 bulan korban meninggal telah tercatat mencapai 765 jiwa. Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’uun.

Sungguh memprihatinkan.

Di tengah musibah besar, kita sangat berharap di bulan yang penuh berkah ini, Allah segera memulihkan keadaan seperti sedia kala dan kita pun bisa mengambil hikmah di baliknya.

Membuka mata kita secara terang dan jelas tentang betapa penting dan wajibnya penerapan syariat Islam atas setiap musibah yang terjadi di negeri ini dan bahkan di seluruh dunia.

Sudah saatnya kita bersatu tanpa ragu. Jangan ada lagi perpecahan di antara kita terkhusus sesama ummat Islam. Merasa paling benar adalah benteng pemisah yang membuat kita sangat sulit bersatu.

Campakkan pemikiran sekuler yang masih ada dalam jiwa kita masing-masing. Kembali kepada aturan Allah Sang Pemilik alam semesta. Hanya dengan itulah kita bisa bangkit menegakkan kembali hukum Islam yang pernah jaya berabad-abad lamanya. Apakah tidak ada setitik pun kerinduan dihati akan kejayaan Islam dulu?
Jika ada, tidak ada alasan untuk menolak tegaknya daulah Islam di bumi Allah ini.

Tahun ini amat berkesan dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita gaungkan, semoga tahun ini adalah ramadhan terakhir tanpa khilafah. Sudah cukup penderita ummat Islam di seluruh penjuru dunia.

Allahu Akbar.. laa Ilaha illallah muhammadan Rasulullah.

Wallahu a’lam
Wassalam.

*Penulis tinggal di Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara H Zulkifli Siregar (ZS) tersandung kasus asusila. Pria 56 tahun itu diadukan ke Mapolresta Siantar Sabtu (5/3) malam dengan sangkaan melakukan pelecehan seksual kepada Ade Trianingsih (19) di Hall Laponta Siantar Hotel, Sabtu (26/2) sekira pukul 02.00WIB. Informasi yang berhasil di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan, Zulkifli berada […]

  • Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Salah satu tokoh Mandailing Natal yang berdomisili di Jakarta, Asman Akhir Nasution mengatakan, Senin (23/3/2015) bahwa acara Forum Grup Diskusi tentang Geothermal (Panas Bumi) yang diselengarakan di Panyabungan pada 17 Maret lalu, merupakan sebuah langkah yang positif. Apalagi, menurutnya, acara yang diprakarsai oleh Bupati Mandailing Natal, H. Dahlan Nasution itu […]

  • Kementerian Pertanian Akan Buka Areal Persawahan Baru di Madina

    Kementerian Pertanian Akan Buka Areal Persawahan Baru di Madina

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) : Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI dalam waktu dekat ini akan melakukan pembukaan areal persawahan di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Rencana pembukaan areal persawahan baru tersebut berada di kawasan Rodang Tinapor, sebagai upaya pencapaian swasembada pangan pada tahun 2017 yang akan datang. Target awal pencetakan baru ini mencapai 1.000 hektar, tetapi […]

  • Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Pihak polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap Abdullah, warga perumahan relokasi Afgas, Kecamatan Muarasipongi, Mandailing Natal. Jenazah Abdullah (21) ditemukan di dalam jurang jalan Lintas Sumatera sedalam 30 meter di kawasan Ai Molili, Bukit Dua Belas, Dusun Pinyongek, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muarasipongi, Senin (1/2) sekira pukul 06.30 Wib. […]

  • Karikatur Penghinaan Terhadap Nabi Muncul Lagi, Buah Kebebasan Demokrasi?

    Karikatur Penghinaan Terhadap Nabi Muncul Lagi, Buah Kebebasan Demokrasi?

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Sungguh lancang! Sebuah karikatur kembali diduga telah melecehkan dan menghina Islam. Pasalnya, ilustrasui karikatur tersebut menggambarkan dua sosok yang berjabat tangan di langit dengan latar belakang bersenjata. Sosok yang diilustrasikan diduga kuat mengarah pada dua Nabiyullah, yaitu Muhammad saw dan Musa as. Karikatur pelecehan tersebut dimuat oleh salah […]

  • Pulang Hajian, Pedagang di Masjid Agung Ketiban Berkah 

    Pulang Hajian, Pedagang di Masjid Agung Ketiban Berkah 

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : Ribuan orang sejak sore sampai malam ini padati pelataran Masjid Agung Nur’alannur Aek Godang Panyabungan. Mereka hendak menunggu keluarganya yang hari ini tiba dari tanah suci mekah melaksanakan haji. Memanfaatkan momen tersebut, para pedagang musiman pun bermunculan seolah kesempatan bagi mereka meraup rezeki di kedatangan jamaah haji kloter 3 asal Mandailing […]

expand_less