Senin, 1 Jun 2026
light_mode

PWI Madina Desak Poldasu Usut Pembunuh Wartawan di Labuhanbatu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
  • print Cetak

Muhammad Ridwan Lubis

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PWI Mandailing Natal mendesak Polda Sumut mengusut lebih dalam kasus pembunuhan dua orang wartawan di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Siapapun pelaku dan aktor di balik kasus pembunuhan dua wartawan tersebut harus dihukum setimpal. Karena bagaimanapun kekerasan terhadap Pers harus dihapuskan,” kata Ketua PWI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Ridwan Lubis didampingi Sekretaris Abdul Kholik kepada wartawan, Jumat (1/10/2019) di Panyabungan.

“Pers bekerja dilindungi undang-undang, dan apabila ada kesalahan dalam melaksanakan tugas profesi di lapangan, yang merasa dirugikan bisa menempuh banyak cara. Tapi kalau dilakukan dengan cara kekerasan apalagi pembunuhan, ini sebuah kejahatan yang luar biasa,” sebutnya.

“Karena itu, kami meminta Kapolda Sumut bapak Irjen Pol Agus Andrianto memberikan perhatian khusus untuk kasus pembunuhan dua orang wartawan yang terjadi Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu. Kami harap pelaku segera ditangkap dan diadili serta dihukum setimpal,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan, Pers punya kewenangan untuk mencari, mengelola, dan menyebarluaskan informasi. Apapun permasalahannya, Pers dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugasnya.

“UU nomor 40 tahun 1999 telah menjamin kebebasan Pers dalam melaksanakan tugasnya. Kita tidak bantah, setiap insan Pers diikat dengan kode etik. Nah, misalnya ada oknum wartawan yang melanggar, kemudian ada yang merasa dirugikan, bisa menempuh banyak cara. misalnya melakukan hak bantah, semacam somasi dan sebagainya.

“Dan, kita cukup menyayangkan, dua orang oknum wartawan tersebut ditemukan tewas di areal sebuah perusahaan. Selain menindak dan menghukum pelaku pembunuhan, tentu kita juga berharap Kepolisian mengusut pelaku yang menyuruh, hingga permasalahan bisa terungkap secara terang benderang,” ujar Ridwan.

Ia mengatakan, kasus tersebut agar bisa jadi pelajaran bagi semua pihak khususnya perusahaan investasi dimanapun berada khususnya di Kabupaten Madina.

“Kita ingin ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, perusahaan tolong jangan menggunakan cara-cara brutal dan melakukan kekerasan terhadap Pers. Bila ada oknum wartawan katakanlah yang bekerja di luar tugas jurnalistik, silahkan tempuh dengan cara dan aturan yang ada, bukan dengan melakukan kekerasan,” tutupnya.

 

Dua wartawan dibunuh

Dua hari tidak diketahui keberadaannya, dua wartawan di Labuhanbatu ditemukan tewas di dalam parit belakang gudang kontainer milik PT SAB/KSU Amelia, yang berada di Dusun VI Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Diperoleh informasi, jasad Maraden Sianipar (55), warga jalan Gajah Mada, Rantauprapat, ditemukan pihak kepolisian pada Rabu (30/10) sore, di dalam parit sudah tidak beryawa, dengan kondisi sejumlah luka pada bagian kepala, mulut dan tangan kiri putus.

Sementara, jasad Martua P Siregar alias Sanjai, warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, ditemukan berselang sehari, Kamis, (31/10) pagi ini sekitar pukul 10.00 wib. Jasadnya ditemukan sekitar 200 meter dari jasad Maraden Sianipar, di kawasan belakang gudang kontainer milik perusahaan tersebut.

Kondisi jasad Martua P Siregar pun, tidak jauh berbeda dengan Maraden Sianipar, ditubuhnya ditemukan penuh luka bacok pada perut, kepala, punggung dan bagian tubuh lainnya.

Sumber : Rilis pers PWI Madina
Sumber tambahan : Taslabnews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu merasa kesal kepada manajemen CV Reza Ratu Contraktor yang mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi Normalisasi Saluran di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, pasalnya pihak Kontraktor melewati jalan sentra Produksi mereka dan lahan pertanian mereka sehingga menyebabkan hancurnya jalan dan lahan persawahan masyarakat di Desa tersebut. Kekecewaan […]

  • Peduli UMKM, Saipullah Komitmen Bantu Pengembangan Produksi Gula Merah

    Peduli UMKM, Saipullah Komitmen Bantu Pengembangan Produksi Gula Merah

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya produksi gula merah, menjadi salah satu program prioritas Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030. Kepedulian terhadap pengembangan sektor UMKM itu diwujudkan Saipullah ketika mengunjungi para pelaku industri rumahan gula merah […]

  • Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu. Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM […]

  • Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Hampir di sepanjang jalan di Sibuhuan banyak spanduk terpasang tidak beraturan. Spanduk yang bertebaran dengan berbagai merk dan ukuran tersebut tampak semrawut ketika melewati inti kota pemerintahan Kabupaten Palas. Artinya, belum ada ketegasan Pemkab Palas akan ketentuan tata tertib pemasangan spanduk di sepanjang jalan. Hanya terkesan asal pasang sesuka hati. Mahmud Ramadan Harahap, […]

  • Mahasiswa Jangan Terkecoh Rayuan Calo

    Mahasiswa Jangan Terkecoh Rayuan Calo

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa diminta berhati-hati, jangan tertipu calo untuk mendapatkan bewasiswa dari Pemkab Madina. “Proses seleksi ini sangat rentan dimamfaatkan dan dijadikan alat meraih keuntungan bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Madina M. Yasir Nasution, S.Pd, kemarin. Himbauan itu terkait masih berlangsungnya proses penyeleksian penerima beasiswa untuk mahasiswa berprestasi […]

  • Jangan ada politisasi berlebihan soal mobil Esemka

    Jangan ada politisasi berlebihan soal mobil Esemka

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi PKS minta dihentikannya pro kontra soal layak tidaknya mobil Esemka sebagai kendaraan dinas pejabat dan jangan ada politisasi berlebihan dari karya inovasi anak-anak bangsa tersebut. “Mari kita sama-sama apresiasi karya ini dan mendorong pemerintah memfasilitasi pengembangan serta kelayakannya agar terwujud sebagai mobil nasional dan awal dari bangkitnya kemandirian industri […]

expand_less