Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

PWI Madina Desak Poldasu Usut Pembunuh Wartawan di Labuhanbatu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
  • print Cetak

Muhammad Ridwan Lubis

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PWI Mandailing Natal mendesak Polda Sumut mengusut lebih dalam kasus pembunuhan dua orang wartawan di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Siapapun pelaku dan aktor di balik kasus pembunuhan dua wartawan tersebut harus dihukum setimpal. Karena bagaimanapun kekerasan terhadap Pers harus dihapuskan,” kata Ketua PWI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Ridwan Lubis didampingi Sekretaris Abdul Kholik kepada wartawan, Jumat (1/10/2019) di Panyabungan.

“Pers bekerja dilindungi undang-undang, dan apabila ada kesalahan dalam melaksanakan tugas profesi di lapangan, yang merasa dirugikan bisa menempuh banyak cara. Tapi kalau dilakukan dengan cara kekerasan apalagi pembunuhan, ini sebuah kejahatan yang luar biasa,” sebutnya.

“Karena itu, kami meminta Kapolda Sumut bapak Irjen Pol Agus Andrianto memberikan perhatian khusus untuk kasus pembunuhan dua orang wartawan yang terjadi Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu. Kami harap pelaku segera ditangkap dan diadili serta dihukum setimpal,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan, Pers punya kewenangan untuk mencari, mengelola, dan menyebarluaskan informasi. Apapun permasalahannya, Pers dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugasnya.

“UU nomor 40 tahun 1999 telah menjamin kebebasan Pers dalam melaksanakan tugasnya. Kita tidak bantah, setiap insan Pers diikat dengan kode etik. Nah, misalnya ada oknum wartawan yang melanggar, kemudian ada yang merasa dirugikan, bisa menempuh banyak cara. misalnya melakukan hak bantah, semacam somasi dan sebagainya.

“Dan, kita cukup menyayangkan, dua orang oknum wartawan tersebut ditemukan tewas di areal sebuah perusahaan. Selain menindak dan menghukum pelaku pembunuhan, tentu kita juga berharap Kepolisian mengusut pelaku yang menyuruh, hingga permasalahan bisa terungkap secara terang benderang,” ujar Ridwan.

Ia mengatakan, kasus tersebut agar bisa jadi pelajaran bagi semua pihak khususnya perusahaan investasi dimanapun berada khususnya di Kabupaten Madina.

“Kita ingin ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, perusahaan tolong jangan menggunakan cara-cara brutal dan melakukan kekerasan terhadap Pers. Bila ada oknum wartawan katakanlah yang bekerja di luar tugas jurnalistik, silahkan tempuh dengan cara dan aturan yang ada, bukan dengan melakukan kekerasan,” tutupnya.

 

Dua wartawan dibunuh

Dua hari tidak diketahui keberadaannya, dua wartawan di Labuhanbatu ditemukan tewas di dalam parit belakang gudang kontainer milik PT SAB/KSU Amelia, yang berada di Dusun VI Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Diperoleh informasi, jasad Maraden Sianipar (55), warga jalan Gajah Mada, Rantauprapat, ditemukan pihak kepolisian pada Rabu (30/10) sore, di dalam parit sudah tidak beryawa, dengan kondisi sejumlah luka pada bagian kepala, mulut dan tangan kiri putus.

Sementara, jasad Martua P Siregar alias Sanjai, warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, ditemukan berselang sehari, Kamis, (31/10) pagi ini sekitar pukul 10.00 wib. Jasadnya ditemukan sekitar 200 meter dari jasad Maraden Sianipar, di kawasan belakang gudang kontainer milik perusahaan tersebut.

Kondisi jasad Martua P Siregar pun, tidak jauh berbeda dengan Maraden Sianipar, ditubuhnya ditemukan penuh luka bacok pada perut, kepala, punggung dan bagian tubuh lainnya.

Sumber : Rilis pers PWI Madina
Sumber tambahan : Taslabnews
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut masih akan krisis listrik

    Sumut masih akan krisis listrik

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  –  Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin oleh  Menteri ESDM selaku Ketua Harian  DEN, Sudirman Said hari menggelar sidang ke-13 yang  berlangsung di Kementerian ESDM, Jakarta. Sidang anggota DEN dengan agenda membahas isu-isu strategis dibidang energi dan pembahasan penetapan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis tenaga listrik. Dalam sambutannya Sudirman Said menyorot  kondisi kelistrikan nasional. Dikatakan, […]

  • Masyarakat Gunung Baringin Rasakan Manfaat PNPM

    Masyarakat Gunung Baringin Rasakan Manfaat PNPM

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasakan manfaat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Terbukti dengan pebangunan jembatan rambin menuju sentara produksi masyarakat, yang dibangun dengan dana PNPM. Demikian pengakuan masyarakat kepada MedanBisnis, Selasa (11/1), di Gunung Baringin. Menurut Abdullah (47), salah seorang warga, sebelum jembatan itu dibangun, […]

  • Landasan Hukum Perobohan Kantor Kepala Desa Gunungtua Jae Masih Misteri

    Landasan Hukum Perobohan Kantor Kepala Desa Gunungtua Jae Masih Misteri

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Landasan hukum perobohan gedung kantor kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan, Mandailing Natal, masih misteri. Gedung itu baru berumur beberapa tahun, namun sudah dirobohkan tahun 2019 lalu oleh pemerintah desa untuk diganti dengan bangunan baru. Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online, Kamis (6/2/2020) menyatakan sejauh ini dia belum menemukan […]

  • Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Melayu dan  Batak Dalam Strategi Kolonial Dr.Perret dari Paris mencatat; orang Melayu di pesisir Sumatera Timur memiliki kebudayaan tinggi (civilized), sedangkan yang di pedalaman dipandang sebagai orang yang tidak berpengetahuan, berperilaku kasar bahkan kanibal, diberi label Batak “Memang tidak ada yang lebih tabah dari hujan di bulan Juni, ”… dihapusnya jejak keraguan …” di hati […]

  • Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar penangkapan 16 nelayan asal Madina oleh tim razia gabungan DKP Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan Teluk Ilalang, Batahan pada Sabtu (9/10) kemarin menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara yang dihubungi Mandailing Online pada Minggu (10/10) meminta tim hukum Pemkab Madina bekerja dalam kasus […]

  • Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sampai saat ini Mandailing Natal belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang pengakuan masyarakat adat. Padahal keberadaan masyarakat adat dapat dibuktikan secara fisik dan historis. Ketiadaan perda ini merupakan hutang pemerintah daerah dan DPRD bagi masyarakatnya sendiri. Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation (BPGC), Syafruddin Lubis Kamis (17/7/2014) menyatakan BPGC berkepentingan […]

expand_less