Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Rapat Terkait PETI, Dandim 0212/TS Minta Polisi Terbuka, Wakil Bupati Bantah Terima Hasil PETI

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • print Cetak

Rapat Unsur Forkopimda dan Masyarakat Penambang Emas Ilegal Kota Nopan di Aula Kantor Bupati Madina Kamis 4/4/2024 ( fikri )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Letkol Inf Amrizal Nasution Dandim 0212/TS meminta penertipan tambang emas ilegal tidak hanya di aliran sungai batang gadis di kota nopan saja, tetapi harus dilakukan secara merata di Kabupaten Mandailing Natal.

” rapat kita ini bukan rapat Forkopincam ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tetapi rapat melibatkan Forkopimda ( Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ). Jadi pembahasan harusnya tidak fokus pada pelaku tambang emas ilegal di kota nopan saja, tetapi harus semua daerah di Madina yang ada praktek tambang emas ilegal seperti Batang Natal, Muara Sipongi dan lainnya. Jadi tidak ada tebang pilih,” jelas Letkol Inf Amrizal Nasution saat rapat dengar pendapat mencari solusi permasalahan tambang emas ilegal yang terjadi di kota nopan yabg dilaksanakan di aula kantor bupati Kamis 4/4/2024.

Dihadapan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP Ari Sofandi Paloh, Sekda Madina dan sejumlah intansi terkait serta tokoh adat, agama dan pelaku tambang yang hadir pada rapat tersebut, Dandim 0212/TS juga meminta agar Polisi terbuka atas tudingan adanya oknum TNI yang menjadi beking ilegal mining di Kota Nopan.

” saya juga meminta pada aparat kepolisian agar terbuka siapa yang dikatakan oknum TNI yang menjadi beking tambang emas ilegal tersebut seperti pernyataannya pada rapat penanganan penambang emas tanpa izin yang dilaksanakan di aula Polres Madina Rabu 3/4/2024 kemaren,” tegas Letkol Inf Amrizal Nasution dengan disambut tepuk tangan wartawan yang hadir pada rapat itu.

Senada dengan itu. Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution pada rapat itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang emas illegal yang beroperasi di Kecamatan Kota Nopan.

“saya dari kecil sampai dewasa baru ini melihat kondisi sungai di Kota Nopan seberantak ini karena tambang emas ilegal dan saya pastikan saya juga tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang tersebut seperti yang di isukan,” kata Atika.

Atika berharap dengan pertemuan yang dipasilitasi Pemkab Madina dapat mencari solusi bagai mana pelaku tambang emas ilegal bisa ditertipkan tanpa harus adu fisik.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP.Ari Sofandi Paloh pada rapat itu menegaskan, pihaknya telah melakukan tindakan persuasip pada pelaku tambang dan telah mengamankan dua alat berat milik pelaku tambang emas ilegal.

” kami tidak mau dibenturkan dengan masyarakat, kalau masih bisa melakukan penertipan secara baik baik kenapa tidak. Rapat ini kami harapkan menghasilkan putusan yang baik,” kata Kapolres.

Ia menjelaskan, tindakan kepolisian dalam menertipkan pelaku tambang emas ilegal di kota nopan sudah dilakukan, namun masyarakat dan toke tetap saja mengulangi praktek itu. Untuk itu penertipan harus memang melibatkan semua pihak, jangan selalu polisi yang disalahkan dan dibenturkan.

Lainhalnya dengan juru bicara utusan warga dari berbagai desa justru menyatakan mendukung tambang ilegal tersebut dengan alasan faktor ekonomi. Mereka menyebut banyak warga yang menggantungkan pendapatan dari tambang ilegal

Rapat yang berlangsung sekitar 3 jam itu pun akhirnya menghasilkan 3 rekomendasi. Pertama melarang aktivitas penambangan liar di kawasan itu.
Kedua, apabila pihak penambang tidak mengindahkan pelarangan maka akan menghadapi tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, pertambangan tradisional (sejenis mendulang tanpa mengerahkan alat berat) masih bisa dimaklumi.

Sebelumnya masih di pertemuan itu, pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa peluang menjadi pertambangan legal masih memungkinkan berlaku di wilayah Kotanopan, yakni dengan pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah Indonesia di Jakarta.

Pihak kecamatan membeber fakta bahwa saat ini di kawasan Kotanopan saat ini terdapat 23 alat berat jenis beko yang melakukan pengerukan tanah dalam aktivitas penambangan emas. Lokasi umumnya berada di lahan-lahan pinggiran Sungai Batang Gadis.

Peliput : Hanapi Lubis

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

  • Disepakati Lion Air Buka Rute Penerbangan Madina-Medan dan Madina-Padang

    Disepakati Lion Air Buka Rute Penerbangan Madina-Medan dan Madina-Padang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menemui Pemilik Lion Air Rusdi Kirana di Lantai 7, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Bupati Saipullah didampingi Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Ketiganya membahas pembukaan jalur penerbangan dari dan ke Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 30)

    MARSIDAO-DAO (episode 30)

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Luas sumbayang Isya, mangalao Si Siti tu tapian ompa ayanna ganan ni parabiton nangkan sap-sapon. Ngada adong alapangan nia be manyapsap arian, harana sogot ni ari nangkan kehe ma marsidao-dao santak tu kotu Magorib. Pala ipasapsapkon tu Si Pikek, ngada sada roa. Angke ngada pe malo manyap-sap ias, […]

  • Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar tunggu calon jemaah haji di Mandailing Natal  sampai saat ini sudah mencapai tahun 2027. Hal ini berdasarkan estimasi dari jumlah calon jemah haji Madina yang sudah mendaftar  mencapai 6431 orang. Demikian diungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Muskin Batubara, M.Pd didampingi Kasi Haji Ahmad Zainul Khobir […]

  • Rapat dengan Wapres, Atika: Kehadiran Perempuan di Masa Mendatang Harus Lebih Banyak

    Rapat dengan Wapres, Atika: Kehadiran Perempuan di Masa Mendatang Harus Lebih Banyak

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi mengikuti rapat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik bersama Wakil Presiden KH. Ma’aruf Amin, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmaydi, Forkopimdasu, dan kepala daerah se-Sumatera Utara di Medan, Rabu (17/11). Mewakili Pemkab Madina, Atika menyampaikan isi rapat ini sesuai dengan program Pemkab Madina yang […]

  • ISLAM AJARAN MULIA

    ISLAM AJARAN MULIA

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemenag secara resmi akan menghapus konten ‘radikal’ dalam 155 buku pelajaran. Penghapusan konten ‘radikal’ tersebut adalah bagian dari program Kemenag tentang penguatan moderasi beragama. Menag Fakhrul Razi mengatakan, ajaran ‘radikal’ tersebut ditemukan pada 5 (lima) mata pelajaran yakni: Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Quran dan Hadits serta Bahasa Arab. Islam Sebagai Tertuduh? Prihatin menyaksikan […]

expand_less