Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Rapat Terkait PETI, Dandim 0212/TS Minta Polisi Terbuka, Wakil Bupati Bantah Terima Hasil PETI

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • print Cetak

Rapat Unsur Forkopimda dan Masyarakat Penambang Emas Ilegal Kota Nopan di Aula Kantor Bupati Madina Kamis 4/4/2024 ( fikri )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Letkol Inf Amrizal Nasution Dandim 0212/TS meminta penertipan tambang emas ilegal tidak hanya di aliran sungai batang gadis di kota nopan saja, tetapi harus dilakukan secara merata di Kabupaten Mandailing Natal.

” rapat kita ini bukan rapat Forkopincam ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tetapi rapat melibatkan Forkopimda ( Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ). Jadi pembahasan harusnya tidak fokus pada pelaku tambang emas ilegal di kota nopan saja, tetapi harus semua daerah di Madina yang ada praktek tambang emas ilegal seperti Batang Natal, Muara Sipongi dan lainnya. Jadi tidak ada tebang pilih,” jelas Letkol Inf Amrizal Nasution saat rapat dengar pendapat mencari solusi permasalahan tambang emas ilegal yang terjadi di kota nopan yabg dilaksanakan di aula kantor bupati Kamis 4/4/2024.

Dihadapan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP Ari Sofandi Paloh, Sekda Madina dan sejumlah intansi terkait serta tokoh adat, agama dan pelaku tambang yang hadir pada rapat tersebut, Dandim 0212/TS juga meminta agar Polisi terbuka atas tudingan adanya oknum TNI yang menjadi beking ilegal mining di Kota Nopan.

” saya juga meminta pada aparat kepolisian agar terbuka siapa yang dikatakan oknum TNI yang menjadi beking tambang emas ilegal tersebut seperti pernyataannya pada rapat penanganan penambang emas tanpa izin yang dilaksanakan di aula Polres Madina Rabu 3/4/2024 kemaren,” tegas Letkol Inf Amrizal Nasution dengan disambut tepuk tangan wartawan yang hadir pada rapat itu.

Senada dengan itu. Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution pada rapat itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang emas illegal yang beroperasi di Kecamatan Kota Nopan.

“saya dari kecil sampai dewasa baru ini melihat kondisi sungai di Kota Nopan seberantak ini karena tambang emas ilegal dan saya pastikan saya juga tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang tersebut seperti yang di isukan,” kata Atika.

Atika berharap dengan pertemuan yang dipasilitasi Pemkab Madina dapat mencari solusi bagai mana pelaku tambang emas ilegal bisa ditertipkan tanpa harus adu fisik.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP.Ari Sofandi Paloh pada rapat itu menegaskan, pihaknya telah melakukan tindakan persuasip pada pelaku tambang dan telah mengamankan dua alat berat milik pelaku tambang emas ilegal.

” kami tidak mau dibenturkan dengan masyarakat, kalau masih bisa melakukan penertipan secara baik baik kenapa tidak. Rapat ini kami harapkan menghasilkan putusan yang baik,” kata Kapolres.

Ia menjelaskan, tindakan kepolisian dalam menertipkan pelaku tambang emas ilegal di kota nopan sudah dilakukan, namun masyarakat dan toke tetap saja mengulangi praktek itu. Untuk itu penertipan harus memang melibatkan semua pihak, jangan selalu polisi yang disalahkan dan dibenturkan.

Lainhalnya dengan juru bicara utusan warga dari berbagai desa justru menyatakan mendukung tambang ilegal tersebut dengan alasan faktor ekonomi. Mereka menyebut banyak warga yang menggantungkan pendapatan dari tambang ilegal

Rapat yang berlangsung sekitar 3 jam itu pun akhirnya menghasilkan 3 rekomendasi. Pertama melarang aktivitas penambangan liar di kawasan itu.
Kedua, apabila pihak penambang tidak mengindahkan pelarangan maka akan menghadapi tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, pertambangan tradisional (sejenis mendulang tanpa mengerahkan alat berat) masih bisa dimaklumi.

Sebelumnya masih di pertemuan itu, pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa peluang menjadi pertambangan legal masih memungkinkan berlaku di wilayah Kotanopan, yakni dengan pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah Indonesia di Jakarta.

Pihak kecamatan membeber fakta bahwa saat ini di kawasan Kotanopan saat ini terdapat 23 alat berat jenis beko yang melakukan pengerukan tanah dalam aktivitas penambangan emas. Lokasi umumnya berada di lahan-lahan pinggiran Sungai Batang Gadis.

Peliput : Hanapi Lubis

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

  • Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Reaksi rakyat Madina terhadap rencana turnamen game online Mobile Legends bermunculan di Facebook, Jum’at (22/4/2022). Reaksi warganet umumnya menyayangkan rencana itu karena dinilai tak sesuai kultur ketimuran khususnya budaya Mandailing. Berdasar penelusuran Mandailing Online di aplikasi Facebook, beberapa netizen yang bersuara di aplikasi Facebook antara lain, akun Amri Lubis; akun Anggina […]

  • 24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN ( Mandailing Online) –  Sebanyak 24 orang murid PAUD Permata Indah, Roburan, Kecamatan Panyabungan di wisuda. Acara wisuda pada murid PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) tersebut berlangsung di gedung SDN 147 Roburan, Sabtu (28/5). Prosesi wisuda murid PAUD Permata Indah tersebut berlangsung hikmat dan meriah, dierangkai dengan berbagai prtunukan dari para murid PAUD […]

  • Zubaidah Nasution : Musrenbang Harus Jadi Program Urgen di APBD

    Zubaidah Nasution : Musrenbang Harus Jadi Program Urgen di APBD

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NAGAJUANG (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Dapil 5 Zubaidah Nasution menekankan agar Musrenbang Nagajuang memberi kontribusi besar bagi pembangunan sektor-sektor urgen yang dibutuhkan rakyat. Serta menjadi program penting APBD daerah. Itu dikatakan Zubaidah dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Naga Juang, Selasa (11/2). Dalam sambutannya, politisi Partai Golkar itu […]

  • Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diharapkan jangan ragu-ragu menerbitkan kebijakan tentang membunuh harimau yang telah meneror dan membunuh manusia di Kecamatan Muara Batang Gadis. Baik bupati maupun wakil bupati tidak akan tersandung hukum ketika menerbitkan surat keputusan tentang memburu harimau yang telah menelan korban jiwa manusia. Sudah hampir 7 tahun teror harimau […]

  • BACALON PEMIMPIN MADINA

    BACALON PEMIMPIN MADINA

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.M.Daud Batubara, MSi Pembahasan tentang masa depan daerah saat ini semakin gencar oleh rakyat di daerah dalam konteks antara harapan dan kekhawatiran terhadap keberadaan daerah dan rakyatnya. Bukan saja di Mandailing Natal (Madina), diyakini rakyat yang kapasitas budaya politiknya pada di level partisipan, jauh-jauh hari telah menjadikan pilihan topik Pilkada ketika kongko-kongko di berbagai […]

expand_less