Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Siabu Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejak sepekan terakhir, ratusan ekor ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mati mendadak.

Mendengar laporan kejadian ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten Madina, Sabtu (07/05/2011) langsung melakukan penyemprotan untuk menghindari penyakit ganas ini dan mengantisipasi bertambahnya ayam yang mati mendadak.

Kejadian ini terungkap akibat keresahan masyarakat terhadap ayam mereka mati secara mendadak. Informasi yang diperoleh wartawan dari masyarakat, sore harinya ayam masih dalam keadaan sehat saat masuk kandang, tetapi paginya sudah terlihat mati mendadak dan jumlahnya tidak sedikit.

Seperti dikatakan Arifin (34) salah seorang warga yang juga peternak ayam, sekitar sepekan lalu dia yang memiliki hampir seratus ekor ayam dan hanya beberapa malam saja ayamnya tinggal 30 ekor. ”Tak sempat sepekan ayam saya hanya tinggal beberapa ekor dan sisanya mati mendadak. Kami sebelumnya sudah menduga bahwa ini mungkin penyakit flu burung,” ujar Arifin.

Peternak ayam lainnya, Jamal (38) mengaku mengalami kejadian serupa. Jamal juga mengaku ayamnya banyak yang mati mendadak dan dalam kurun satu minggu terkhir ini sudah lebih dari 60 ekor ayamnya mati mendadak. “Sore harinya saya mengandangkan ayam dengan baik, namun pagi harinya saya lihat banyak ayam saya yang sudah mati. Karena itu bersama warga yang mengalami hal serupa melaporkan kejadian ini kepada aparat desa, karena kita khawatir penyebab matinya ayam kita tersebut adalah akibat flu burung yang sekarang ini sedang mewabah,” katanya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya, Derfi (57). Dikatakannya, dalam kurun waktu satu malam saja sebanyak 40 ekor ayamnya mati mendadak tanpa diketahui penyebab kematiannya, padahal sorenya waktu dimasukkan ke kandang masih dalam keadaan sehat-sehat.

“Kita merasa curiga kematian ayam kita yang mendadak dan dalam jumlah yang banyak pula, sehingga kita melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa kemudian Kepala Desa melaporkannya kepada Camat seterusya Camat melaporkannya kepada instansi terkait,” ujarnya.

Akibat keresahan itu, warga melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Bonandolok. Mendapat laporan tersebut Kepala Desa kemudian melaporkannya kepada Camat Siabu. Oleh Camat melaporkannya ke Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina.

Tepatnya Sabtu (07/05/2011) pagi, Dinas pertanian dan Peternakan melakukan penyemprotan atas penyakit yang menyerang ternak ayam milik masyarakat desa dan mengambil sampel ayam yang mati dan dipastikan bahwa penyakit yang dialami ayam warga bukanlah flu burung tetapi penyakit ende.

”Kita telah mengambil sampel ayam dan hasilnya penyakit yang menyerang ayam sehingga mati seperti itu bukan flu burung tetapi penyakit ende,” sebut Kadis Pertanian dan Peternakan Taufik Zulhandra Ritonga SP MM.

Kepala Desa Bonan Dolok Arham Rangkuti yang dihubungi wartawan membenarkan bahwa sejumlah warganya melaporkan bahwa dalam waktu sepekan terakhir banyak ternak ayam warga yang mati mendadak. “Setelah kita menerima laporan dari masyarakat bahwa ratusan ayam mati mendadak kita langsung melaporkannya kepada pihak kecamatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, kemudian setelah didata untuk sementara jumlah ayam yang mati mendadak semuanya ada 470 ekor,” sebutnya.

Camat Siabu Muklis MSi yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Katanya, pada Jumat (06/05/2011) malam dia mendapa laporan bahwa ratusan ayam mati mendadak di Desa Bonan Dolok.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Madina dari Daerah Pemilihan IV termasuk Kecamatan Siabu, Iskandar Hasibuan, mengimbau kepada Pemkab Madina dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan supaya melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap ternak ayam di desa yang lain, karena dikabarkan kejadian serupa juga dialami warga Desa Tanggabosi

“Kita mengimbau Dinas Pertanianan dan Peternakan untuk melakukan pencegahan dengan cara penyemprotan di desa yang lain jangan di daerah yang terinfeksi saja, mengingat kejadian ini sudah dalam kurun waktu satu minggu terjadi sehingga kita menduga bahwa virus tersebut sudah menyebar ke daerah lain,” ucap Iskandar. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gang Pasar Baru Panyabungan Berlumpur,  Bagai Jalan ke Desa Terisolir

    Gang Pasar Baru Panyabungan Berlumpur, Bagai Jalan ke Desa Terisolir

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi Relokasi Pasar Baru Panyabungan becek dan sumpek. “Foto untuk apa itu, bang,” sergah seorang pedagang pisang saat Mandailing Online memotoi gang pasar, Senin (12/10/2020). “Foto-foto kondisi pasar untuk berita, dik,” jawab Mandailing Online. “Mantap kali itu, beritakan dulu, bang. Payah ini pasar,” katanya. Pantauan Mandailing Online, gang pasar sangat parah, […]

  • HUT Madina: Bintang Film CDSB Hibur Pengunjung dengan Monolog

    HUT Madina: Bintang Film CDSB Hibur Pengunjung dengan Monolog

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) adalah Pagelaran Kreativitas Seni Budaya. Hari pertama pagelaran tersebut, Rabu (9/3) Bintang film Cinta dalam Sepotong Bambu (CDSB) Leli Marito Panggabean menghibur pengunjung dengan penampilan monolog. Pemeran Sahnah pada film yang diproduksi Dinas Pariwisata itu menampilkan monolog […]

  • 49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sebanyak 49 rumah di Desa Tagilang Julu Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal wajib direlokasi pasca banjir. Itu dikatakan  Camat Muara Batang Gadis, Sahrul Matondang, Kamis (18/10/2018). Rumah wajib relokasi itu diharuskan karena berada di sepanjang jalur rawan banjir yang berasal dari arus Sungai Tagilang. Banjir melanda pemukiman desa […]

  • Polres Madina Bekuk Pengedar Ganja Antar Provinsi

    Polres Madina Bekuk Pengedar Ganja Antar Provinsi

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dua orang pengedar ganja antar provinsi dibekuk Polres Mandailing Natal (Madina) di perbatasan Sumatera Utara-Sumatera Barat, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Sabtu (28/01/2012) pukul 22.00 WIB. Kedua tersangka bernama Faisal (28) warga Jalan Muara No 23 RT 06/02, Kecamatan Sambau, Kota Bengkulu dan Herman (29) warga Jalan Melinjo, Desa Kandang, Kota […]

  • Pasca Pemilu, Menang Bermartabat Kalah Terhormat

    Pasca Pemilu, Menang Bermartabat Kalah Terhormat

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Al-Hasan Nasution, S.Pd*   Euforia pesta demokrasi tingkat Kabupaten, Kota dan Provinsitelah usai. Pilkada atau Pilgubmerupakan bagian dari sistem sosial politik yang tahun 2018 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pilkada atau Pligubsecara langsung dipilih oleh rakyat, setidaknya memberikan ruang yang bebas bagi masyarakat untuk mengekspresikan kehendak politiknya dalam memilih pemimpin […]

  • PKPU MENYIMPANG: SELURUH BACALEG PEMILU 2014 AKAN GUGUR

    PKPU MENYIMPANG: SELURUH BACALEG PEMILU 2014 AKAN GUGUR

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polemik Sehubungan telah direvisinya peraturan PKPU No 7/2013 menjadi 13/2013 . Ketua Badan Legislasi DPRD kabupaten Mandailing Natal, Dodi Martua, S.Pi mengatakan revisi PKPU No. 7/2013 dengan mengeluarkan PKPU No 13/2013 menunjukkan bahwa KPU Pusat tidak independen, tidak cermat dan plin plan dalam mengeluarkan kebijakan. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan keluarnya PKPU no 13/2013 akan mengganggu […]

expand_less