Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
  • print Cetak

Gedung DPRD Madina

Progres pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Mandailing Natal (Madina) terus bergulir.

Selain telah menjadi agenda pemerintah pusat dan sudah disokong penuh oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin Sumut) progres KEK ini memperoleh perhatian dari DPRD Madina.

Komisi 1 DPRD Madina direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan dan Padangsidempuan 2 Maret mendatang.

Informasi yang dihimpun Mandailing Online di gedung DPRD Madina, Kamis (27/2/2020), agenda kunker Komisi 1 ini memiliki banyak agenda penggalian potensi. Mulai dari sektor kerjasama pariwisata dan pemerintahan juga penguatan peluang antar kabupaten atas kehadiran KEK Batahan.

Perhatian legislatif terhadap potensi KEK Batahan harus dijempoli mengingat KEK Batahan merupakan peluang yang sangat besar bagi lompatan pertumbuhan ekonomi Madina ke depan.

Sebab, pelabuhan Belawan di pantai timur yang menjadi kiblat selama ini menyebabkan perekonomian Madina payah berkembang karena biaya distribusi barang yang mencapai 20 % dari biaya produksi penyebab investasi mandek.

Oleh karena itu, upaya pembentukan KEK Batahan oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat dan Kadin Sumut.

Pemerintah pusat melalui Sekretariat Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Kemenko Perekonomian RI melihat posisi KEK Batahan bukan hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi Madina tetapi juga bagi kabupaten kota di kawasan pantai barat Sumatera Utara.

Bahkan secara luas KEK Batahan juga akan mendongkrak roda ekonomi beberapa kabupaten tetangga Sumut di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Barat.

Pun Kadin Sumut selaku induk dari beberapa organisasi pengusaha serta motor penggerak industri perdagangan dan jasa, memandang kehadiran KEK Batahan bukan saja manjadi solusi penting mendorong perekonomian daerah daerah di kawasan pantai barat Sumut, Aceh dan Sumbar, lebih dari itu KEK Batahan menjadi salah satu west gate Sumatera ke dunia internasional dari Lautan Samudera.

Sehingga Kadin Sumut melihat KEK Batahan ini menjadi lompatan penting bagi pintu gerbang ekonomi yang selama ini didominasi pantai timur yang justru menjadikan Indonesia terjebak pada ketergantungan kepada Singapura.

Pandangan Kadin Sumut ini pula yang menjadikan Kadin Sumut yang diketuai Ivan Iskandar Batubara menjadi sangat serius menyokong pendirian KEK Batahan.

Keseriusan Kadin Sumut itu terlihat pada pertemuan antara Kadin Sumut dengan delegasi negara Belgia yang dipimpin langsung Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Stephane De Locker pada 24 Pebruari lalu di kantor Kadin Sumut di Medan.

Pertemuan Kadin Sumut dengan delegasi Belgia itu hanya dua hari berselang dari rapat kerja Kadin Madina di Panyabungan pada 22 Pebruari yang didominasi rumusan peran serta Kadin untuk KEK Batahan.

Perhatian DPRD Madina terhadap KEK Batahan ditandai masuknya agenda pembicaraan KEK dalam rencana kunker ke Tapsel memperlihatkan bahwa komitmen anggota dewan masih tinggi bagi kemajuan daerah.

Apalagi penjajakan kerjasama di sektor pariwisata antar dua kabupaten ini menjadi urgen terutama di titik Danau Siais. Karena Danau Siais berada di perbatasan Tapsel-Madina.

Karena berada di perbatasan menjadikan danau ini memiliki peluang rantai ekonomi pariwisata bagi kedua kabupaten ini dari sisi perkembangan kuliner, souvenir, jasa dan lainnya.

Danau Siais yang memiliki luas 4500 hektar dan berada dalam enam besar dari daftar danau terluas di Indonesia ini diproyeksikan menjadi item pariwisata pendukung KEK Batahan.

Oleh karena itu, rencana kunker Komisi 1 DPRD Madina yang dipimpin Ketua Komisi-nya Sobir Lubis ke Tapsel pekan depan patut dijempoli. Dan merupakan nilai yang tinggi bagi anggota dewan yang menunjukkan komitmen mereka bagi kemajuan daerah.

Penulis : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Alhamdulilah,kegiatan menelusuri dan melacak lokasi kampung dan keturunan keluarga pak Samsudin Ismail Lubis di tanah leluhurnya Mandailing telah berhasil pada hari Jum’at 25 September 2015 di Desa Huta Pungkut Julu Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan penelusuran keturunan keluarga ini diselenggarakan oleh IMAMI (Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia). Di Malaysia diorganisir oleh IMAMI Indonesia, […]

  • Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    Camat di Madina Terindikasi Arahkan Kepdes Loloskan Bimtek PKK

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Temuan LSM Tamperak mencuatkan indikasi peran para camat di Mandailing Natal (Madina) mengarahkan kepala desa meloloskan program Bimtek TP PKK Desa. Bimtek TP PKK Desa menjadi sorotan publik karena dilaksanakan sebelum masa pencairan Dana Desa. LSM Tamperak menemukan banyak kepala desa pontang panting mencari pinjaman kepada rentenir pembunga uang untuk pembiayaan […]

  • Perlawann Sutan  Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    Perlawann Sutan Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Wilayah Mandailing Dalam membicarakan perlawanan yang pernah dilakukan oleh Sutan Mangkutur terhadap Belanda di daerah Mandailing, pada abad yang lalu, lebih dahulu akan dikemukakan beberapa hal tentang wilayah tersebut. Menurut Prapanca di dalam bukunya Negarakertagama, Mandailing termasuk ke dalam wilayah kerajaan Majapahit. Namun demikian dapat dikatakan bahwa sampai sekarang wilayah Mandailing belum termasuk yang banyak […]

  • Talenta Dari Seorang  Munir Lubis Memainkan Alat Musik Budaya Mandailing

    Talenta Dari Seorang Munir Lubis Memainkan Alat Musik Budaya Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Mungkin  bagi anda  yang terbiasa melihat penampilan Gordang Sambilan, pesta adat  atau acara- acara penyambutan Pejabat dan  tamu-tamu penting yang  memakai Gordang Sambilan sebagai musik pengiring,  anda mungkin kenal dengan sosok yang satu ini. Betapa tidak, hampir di setiap acara-acara  seperti itu,  beliau tidak pernah absen mempersembahkan Tor-tor Sabe-sabe atau Gondang […]

  • Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution   Lima tahun Dana Desa berjalan. Apa yang berubah? (1) Rapat beton bersilang di tengah perkampungan tanpa urgensi apa pun terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (2) Pertikaian masyarakat meninggi, antara mereka yang kecipratan dengan yang tidak. (3) Kesejahteraan Kepala Desa sebagian besar meningkat tajam, berbanding terbalik dengan kesejahteraan penduduk desa. Akumulasi dana […]

  • Wakil Bupati Madina : Camat Jangan Diam Saja, Harus Kreatif Mendorong Dana Desa Bagi Perekonomian Rakyat

    Wakil Bupati Madina : Camat Jangan Diam Saja, Harus Kreatif Mendorong Dana Desa Bagi Perekonomian Rakyat

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan Dana Desa selama tahun 2015 dan 2016 yang belum memberikan dampak bagi pertumbuhan perekonomian warga desa menuai kritikan dari Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution. Kegelisahan wakil bupati ini sangat realistis karena tahun-tahun sebelumnya pemerintahan desa terkesan tak memiliki ketajaman visi ekonomi sehingga program yang didanai Dana Desa […]

expand_less