Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD Islam Terpadu Adnani Panyabungan akhirnya meraih juara I Olimpiade PAI tingkat nasional di Bogor, Jawa Barat.

 

Ketiganya adalah Rian Rangkuti, Adinda Amelia Lubis, dan Nurjannah Angriani. Ketiganya utusan Sumut setelah sebelumnya memenangi Olimpiade PAI tingkat provinsi.

 

Di Bogor, mereka mampu menyingkirkan kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia sekaligus mengharumkan nama Mandailing Natal (Madina) di kancah pendidikan nasional.

 

Tiga pahlawan cilik ini pun disambut haru oleh Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay SH, Ketua Yayasan pendidikan Islam Terpadu Adnani, H Khoiruddin LC MA, Kepala SD IT Adnani, Hj Nur Jalilah, Kadis Pendidikan Imron Lubis, Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Madina, Drs H Zainal Arifin dan orangtua tiga murid yang jadi pemenang itu, saat tiba di Panyabungan, Senin (2/12/2013).

 

“Hari ini, telah lahir 3 orang pahlawan di Madina, yang telah berhasil mengharumkan nama baik daerah kita di tingkat nasional, ini membuktikan bahwa tidak benar anak-anak kita tidak mampu bersaing dengan anak-anak dari luar daerah di negara ini,” ujar Dahlan Hasan.

 

Dikatakan Dahlan Hasan, prestasi gemilang yang sudah diraih 3 orang murid SD Adnani ini menunjukkan bahwa masyarakat Madina itu pada dasarnya pintar dan terbukti dalam sejarah, banyak orang asal Mandailing yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

 

“Untuk itu kami berharap ke depan akan lahir lagi pahlawan-pahlawan baru di Madina ini, dan tiga murid ini bisa menjadi contoh bagi murid lainnya, dan keberhasilan ini layak dicontoh oleh sekolah yang lain,” tambahnya.

 

Ketua DPRD Madina, AS Imran Khaitamy Daulay mengatakan, prestasi tiga murid SD Adnani menjadi sejarah bagi Madina, dan prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak dari Madina bisa bersaing dengan anak-anak dari daerah lain di Indonesia.

 

“Saya merasa tertampar dan haru atas prestasi yang telah dicapai ketiga anak kita dari SD IT Adnani, yang merupakan sekolah swasta tetapi prestasinya sungguh luar biasa, semoga prestasi ini bisa ditingkatkan dan tetap dipertahankan,” ucap Imran.

 

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Adnani, H Khoiruddin LC MA menyampaikan, tujuan pendirian yayasan pendidikan Adnani ini oleh pendirinya (alm) H Adnani LC MA, adalah didasari keinginan pendirinya untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak Madina.

 

“Alhamdulillah, saat ini keinginan almarhum  abang kami pendiri yayasan sudah terwujud, karena beliau ingin sekali memberikan pengabdian terbaik bagi anak-anak Madina untuk menjadi anak-anak yang berakhlakul karimah, cerdas dan siap berkompetisi di masa depan, harapan kami pemerintah dan DPRD Madina bisa membina yayasan ini agar lebih baik lagi,” kata Khoiruddin.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “YUME”

    “YUME”

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Cerpen Remaja Karya: Leli Marito Pelajar SMA Negeri 1 Siabu   Mataku tak henti menatap pemandangan indah yang tak mungkin kudapatkan di kota tempat tinggalku dulu. Sawah yang hijau, pegunungan yang rindang dan asrinya desa membuat mataku yang hampir ingin tertidur kembali terbuka, seakan tak ingin melewatkan setiap inci dari keindahan ciptaan tuhan ini. […]

  • Majikan Akui Siksa Sumiati

    Majikan Akui Siksa Sumiati

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HP Masuk Klausul Pengiriman TKI JAKARTA – Kasus penyiksaan Sumiati binti Salan Mustapa (23), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Arab Saudi memasuki babak baru. Dalam pemeriksaan lanjutan, istri majikan Sumiati, Khalid Saleh Mohammad Al Hamimi telah mengakui perbuatan kejinya kepada buruh migran Indonesia itu. “Tersangka mengakui sempat membantah, namun […]

  • Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Garuda Indonesia Bekerjasama dengan PT Railink memberikan promo khusus kepada pelanggan Garuda Indonesia yang terbang menuju Bandara Kualanamu International Airport (KNIA). Marketing & Sales Manager, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Branch Office Medan, Susan saat dihubungi Tribun melalui seluler mengatakan Promo tersebut adalah setiap pelanggan Garuda Indonesia akan mendapatkan tiket Kereta Api Bandara […]

  • Investasi  Kapitalis Berkedok Wisata Medis?

    Investasi Kapitalis Berkedok Wisata Medis?

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sejumlah rumah sakit (RS) asing akan masuk ke tanah air. Mereka berasal dari Australia hingga Singapura. Hal itu disampaikan Luhut dalam acara Outlook 2021: The Year of Opportunity yang digelar secara virtual, Rabu […]

  • Kerajinan Rakyat

    Kerajinan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pengrajin besi/pandai besi dan logam di desa sipange kabupaten Tapanuli selatan merupakan salah satu aset daerah yang perlu di kembangkan, mengingat hasil-hasil kerajinan besi para pandai besi dan logam itu sudah seharusnya dibina sampai ke tingkat Nasional (MOL)

  • Benteng Huraba

    Benteng Huraba

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tugu Benteng huraba yang terletak di pintu padang kabupaten tapanuli selatan merupakan saksi sejarah perjuangan melawan penjajah, dalam peperangan itu yang terjadi pada tanggal 5 mei 1949 itu telah gugur pejunag bangsa angkatan darat sebanyak 16 orang dan polisi sebanyak 11 orang. (MOL)

expand_less