Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM).
Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk mencari penyelesaiannya, tetapi aktor di belakangnya inilah sebenarnya yang punya tanggung jawab besar atas tindakan kriminal tersebut
Demikian disampaikan Ketua DPC PPP Madina HM Dahler Nasution SP didampingi Sekretaris HM Ridwan Rangkuti SH MH bersama pengurus DPC PPP Madina serta Ketua PC GMPI Madina, Irwansyah Nasution SH. Kepada wartawan usai melakukan rapat dalam menyambut Hari Lahir PPP, Selasa (3/1).
Dahler menyampaikan, ulah aktor di belakang kejadian itu sangat terkutuk jika ternyata keempat yang masuk DPO itu benar memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadinya atau kelompok. Karena dikatakannya kasus mengenai perkebunan ini sebenarnya banyak terjadi semisal masalah plasma atau batas lahan.

Tetapi menurutnya selalu ada jalan keluar apabila ada iktikad baik antara pengusaha dengan warga untuk melakukan musyawarah mencari solusi, dan sejak adanya izin lokasi PT ALM beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar ada keluhan atau masalah yang dihadapi warga dengan perusahaan.

”Kita juga telah mengetahui sebagian hasil investigasi Tim pencari fakta DPRD Madina terkait kejadian itu, hasilnya aksi yang dilakukan warga dikendalikan beberapa oknum untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Nah, inilah yang menjadi garis besar untuk masyarakat. Mengapa rakyat kecil dibodoh-bodohi untuk kepentingan mereka, bagi kami itu tak ada hati nuraninya,” ungkap Dahler

Untuk itu, secara lembaga DPC PPP Madina berharap kepada Kapolres Madina untuk melanjutkan pencarian maksimal terhadap orang yang di DPO itu, karena masyarakat ingin mengetahui secara jelas apa dan siapa aktor di balik kejadian-kejadian yang sudah sering terjadi di perkebunan Madina.

”Jangan-jangan banyaknya kasus perkebunan antara warga dengan perusahaan dimotori orang yang sama, untuk membuktikannya kami sangat berharap kepada Kapolres agar mengungkap, dan empat orang DPO itu untuk dikejar, kami sangat mendukung Polres Madina untuk itu, karena kami kasihan kepada rakyat kecil di Madina yang dikorbankan dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe yang dihubungi seputar keberadaan empat orang DPO menyebutkan pihaknya telah membentuk tim untuk mengejar keempat orang itu, dan selama tiga hari ini beberapa orang anggota Polres sudah berada di lapangan untuk mencarinya.

Disebutkannya, Polres Madina memperoleh info bahwa keempatnya tidak lagi berada di Jakarta melainkan sudah kembali, tetapi belum dapat dipastikan di mana posisinya.

”Kita sudah bentuk tim untuk mengejar keempat DPO, kita dapat kabar keempatnya sudah pulang tetapi kita belum bisa pastikan pulang ke mana.

Untuk sementara anggota polisi sudah menyebar di Tabagsel, sebelumnya telah beberapa kali berkoordinasi dengan Polres dan Polda Metro. Terakhir kami terima kabar eempatnya sudah lama meninggalkan Jakarta dan sudah pulang” jelas Kapolres.(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pertanyaan dalam judul di atas kian populer menyusul ramainya pemberitaan sejumlah skandal terkait insitusi Polri akhir-akhir ini. Meski jawabannya masih ada polisi baik, namun acap kali keberadaan mereka tertutup oleh aksi polisi-polisi nakal. Akibat tindakan-tindakan tak terpuji ini publik pun semakin ragu dengan moral aparat penegak hukum. Upaya Kepolisian membangun public trust dengan meluncurkan program […]

  • Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (2-selesai)

    Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Mengenang Z Pengaduan Lubis) Pusat Revitalisasi Kebudayaan Mandailing Sebenarnya gagasan untuk mendirikan Pusat Revitalisasi Kebudayaan Mandailing sudah muncul 14 tahun yang lalu ketika kami mendirikan Yayasan Pengkajian Budaya Mandailing (YAPEBUMA) dengan mengumpulkan kurang lebih 90 orang mahasiswa Mandailing dan didukung oleh beberapa orang donator yang benar-benar mencintai kebudayaan Mandailing dan ingin mengangkatnya kembali ke permukaan […]

  • Gaji Presiden Mengacu Negara Lain

    Gaji Presiden Mengacu Negara Lain

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepertinya tidak ingin rencana kenaikan gaji presiden menjadi perdebatan. Sekjen Kemenkeu Mulia Panusunan Nasution menyatakan, penyesuaian gaji presiden maupun delapan ribu pejabat lainnya tetap akan menggunakan sejumlah acuan. Selain beban kerja dan bobot tanggung jawab, kenaikan gaji juga mengacu pada gaji jabatan serupa di negara lain. Penghasilan itu juga mempertimbangkan bidang tugas […]

  • Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        Catatan : Dahlan Batubara Otonomi Daerah menuntut setiap kepala daerah untuk lebih visioner dan gesit serta inovatif dalam menggenjot laju pembangunan daerah. Di sisi lain, memajukan sektor-sektor penting di daerah serta upaya memakmurkan penduduk bukan perkara mudah. Itu membutuhkan kemauan luar biasa dari pemimpin suatu daerah. Dan, semua orang pasti satu pemahaman bahwa […]

  • Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan tabung gas LPG. Bantuan jenis uang tunai itu diserahkan di ruang perawatan RSU Panyabungan, Selasa (30/6/2020) oleh Atika Azmi Utammi dan Ketua DPD PKS Madina, Ustad Wahiddin Arjun. Korban ledakan itu satu […]

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

expand_less