Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Ribuan anak korban banjir Singkil tidak sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
  • print Cetak


Banda Aceh, (MO) – Ribuan anak dari puluhan desa yang diterjang banjir di Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan tidak bisa sekolah karena sarana sekolah mereka rusak akibat bencana alam tersebut.

“Memprihatinkan pelajar yang sekolahnya terendam banjir dipastikan tidak bisa beraktivitas, karena sebagian besar sarana tidak bisa digunakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Jarwansyah yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Dia menyebutkan, misalnya bangku atau meja sekolah yang terbuat dari bahan triplek tentunya tidak bisa digunakan karena rusak akibat berhari-hari terendam air, selain juga buku pelajaran yang hancur saat banjir.

“Kondisi itu nantinya akan saya laporkan juga kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Wagub Muzakkir Manaf,” katanya dia menambahkan.

Tapi, Jarwansyah menjelaskan kondisi air yang sebelumnya sempat merendam puluhan desa di sejumlah desa di Aceh Singkil kini mulai surut dan tidak ada lokasi penumpukan warga mengungsi.

“Sebagai persiapan memang sudah dibangun dapur umum dan tempat pengungsian, tapi masyarakat korban lebih banyak yang mengungsi sementara di rumah saudaranya yang tidak terkena banjir,” kata dia menjelaskan.

Sementara Pemkab Aceh Singkil saat ini sedang melakukan pendataan kerugian material yang ditimbulkan sebagai dampak banjir terburuk sepanjang tahun 2012.

Dipihak lain, Jarwansyah menjelaskan pihaknya kini sedang dalam perjalanan ke Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara untuk membawa bantuan yang akan disalurkan ke korban banjir bandang di daerah tersebut.

“Banjir bandang merendam sejumlah desa di Kutacane sejak Kamis Rabu (14/11). Kami membawa bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat korban di daerah itu,” kata dia menambahkan.

Ia menyebutkan, pihak Dinas Sosial Aceh telah menyalurkan bantuan ke korban banjir di Kutacane antara lain berupa sebanyak 150 kardus mie instan, 3000 kaleng ikan sarden, kecap dan sambal masing-masing 480 botol, 100 paket makanan siap saji dan 240 kiter minyak goreng.

Selanjutnya paket family kit, kit were dan food were masing-masing sebanyak 50 paket, serta tercatat 200 lembar tenda gulung untuk korban banjir Aceh Tenggara.

(A042/S023)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jangan Tinggalin Aku… JAKARTA-Kepergian Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa dipanggil Adjie Massaid untuk selamanya, yang meninggal akibat diduga serangan jantung usai bermain sepak bola di lapangan bola Lebak Bulus membuat sang istri, Angelina Sondakh sontak histeris. Derai air mata tak sanggup menunjukkan kepedihannya. Angie pun memohon agar tidak ditinggalkan oleh suami tercintanya. […]

  • Mantan Hakim MK: Mahkamah Konstitusi Bisa Mendiskualifikasi Paslon Curang

    Mantan Hakim MK: Mahkamah Konstitusi Bisa Mendiskualifikasi Paslon Curang

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) tidak saja berwenang mendiskualifikasi petahana yang memutasi pejabat sebagaimana larangan UU Pilkada. Lebih dari itu, MK memiliki kewenangan mendiskualifikasi paslon di Pilkada yang terbukti melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM). Dilansir Tribunnews, mantan hakim MK, Maruarar Siahaan mengatakan jika pelanggaran TSM terbukti, MK berwenang menyatakan paslon […]

  • Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan. Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1). “Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan […]

  • STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    STOP BEROPERASI!!! Imbauan kepada Pemilik Betor dari Luar Psp

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing Online)- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Psp mengimbau seluruh pemilik becak bermotor (betor) yang bukan dari Kota Psp agar secepatnya berhenti beroperasi, sebelum digelar razia. Hal itu untuk mengurangi volume betor guna penataan lalulintas yang rapi. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Bestari, Selasa (8/10) mengatakan, imbauan itu khusus untuk seluruh […]

  • Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kesemrawutan di jalan protokol Kota Panyabungan sebagai pusat kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disebabkan areal parkirnya tidak jelas. Sehingga, di jam lalulintas padat, pengendara akau sulit melewati ruas jalan tersebut. Amatan METRO, Selasa (24/1) Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan […]

  • DPR dorong pemerintah beri sanksi pada Australia-AS

    DPR dorong pemerintah beri sanksi pada Australia-AS

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Penyadapan yang dilakukan oleh Australia dan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia, harus disikapi dengan keras oleh Indonesia. Tidak cukup hanya peringatan, tapi harus dengan sanksi tegas. Anggota Komisi I DPR (membidangi luar negeri, hankam, kominfo) Susaningtyas mengatakan, sikap tegas pemerintah Indonesia terhadap kedua negara, harus diberikan. Apalagi, pada Kamis (7/11) hari ini […]

expand_less