Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
  • print Cetak
Pasangan Dahla-Sukhairi bersama istri di kampanye akbar, Sabtu 28 November 2015

Pasangan Dahla-Sukhairi bersama istri di kampanye akbar, Sabtu 28 November 2015

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11).

Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir KDI serta artis ibukota lainnya.

Dahlan Hasan dalam orasinya menyatakan terima kasih kepada masyarakat dari seluruh Kecamatan yang telah dapat hadir dalam kampanye itu.

“Bilamana kami dari pasangan dari nomor urut 2 dalam tema Palalu Nagalang dalam melanjutkan pembangunan Mandailing Natal dapat menang dalam Pilkada nantinya, kami akan tetap memperjuangkan Madina demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan memang hampir setahun menjabat sebagai Plt Bupati begitu juga dengan Bupati Madina depenitif dan memang masih sepenuhnya pembangunan Madina terwujud maka saya mengambil kesimpulan bahwa Madina harus kembali kepada citra yang sebenarnya yaitu masyarakat yang kuat beragama.

Sesuai dengan itu ia mengajak bagi ummat Islam agar kembali kepada Alquran dan Hadist begitu juga dengan ummat Kristiani kembali kepada Alkitab untuk menjadikan Madina sebagai masyarakat yang religi beragama serta yang tinggi akan adat budayanya.

Kebangkitan Madina merupakan sebagai keharusan mari kita bangki dan menjalin kerjasama dalam pembangunan Mandailing Natal Lima Tahun kedepan katanya.

“Dimana selama ini saya sudah bersusah payah untuk pembangunan Madina salahsatu bukti dari hasil kerja diluar tugas sebagai Bupati dengan hasil kerajinan tangan yang selama ini yaitu dapat dibelinya pertapakan lokasi Pembangunan Sopo Godang namun begitu masih banyak Fitnah yang beredar kata Dahlan.

Selain Dahlan Hasan dan Mhd Jakfar Sukhairi yang didampingi para Istri Ny Ika Desika Dahlan Hasan dan Ny Leli Jakfar sukhairi kampanye Akbar dihadiri Anggota DPR RI dari Gerindra Gus Irawan Pasaribu, seluruh pimpinan partai pendukung, Mudir Ponpes Mustafawiyah Purba Baru H Mustafa Bakhri serta pengurus NU, ulama, tokoh adat.

Sumber : Antara

Editor  : Dahkan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution Rabu sore 27/12/2023 digruduk guru guru peserta pelamar PPPK  yang merasa terzolimi. Mereka melakuka  aksi didepan pintu masuk rumah dinas Bupati. Karena tak kunjung di temui Bupati, pengunjuk rasa yang sejak tadi pagi telah berunjuk rasa mulai dari gedung […]

  • SOTR Berujung Tawuran Remaja

    SOTR Berujung Tawuran Remaja

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Selama Bulan Ramadhan, kegiatan Sahur On The Road (SOTR) kian trend dikalangan remaja. Namun SOTR ini berpotensi menimbulkan kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran Covid-19. Dan parahnya, belum lama ini SOTR berujung tawuran antar remaja. Ibadah Bulan Suci Ramadan 1442 H ternoda akibat ulah sejumlah pemuda usai makan sahur […]

  • Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

  • Jalan di Sumut 60% Rusak, Pendapatan Sumut Dihisap APBN

    Jalan di Sumut 60% Rusak, Pendapatan Sumut Dihisap APBN

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi menyebut jalan yang ada di Provinsi Sumatera Utara merupakan jalan terpanjang di dunia. Namun sayangnya, 60% dari jalan tersebut rusak. “Jalan terpanjang di dunia setingkat provinsi, panjangnya 3.005 kilometer, terpanjang. Jawa Timur aja 1.700 kilometer. Sumatera Utara ini 3.005 kilometer, dan 60 persen jalannya rusak semua,” […]

  • Inovasi Baru Seorang Petani di Huraba, Produksi Padi 118 Kaleng Per Bun-Bun

    Inovasi Baru Seorang Petani di Huraba, Produksi Padi 118 Kaleng Per Bun-Bun

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Seorang petani bernama Edi Ibrahim di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil memperoleh hasil produksi padi sebesar 118 kaleng per bun-bun untuk varietas Inpari Sidenuk dan 150 kaleng untuk varietas Siganteng. Perolehan ini berkat inovasi perlakuan pola baru pada tanaman padi yang diterapkan Edi Ibrahim. Satu bun-bun setara […]

  • Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, JAKARTA — Alasan pengajuan judicial review terhadap pasal 2 ayat 1 UU No 1/1974 tentang Perkawinan dinilai tak berdasar. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berpendapat, para pemohon uji materi tersebut tidak paham akan posisi agama dalam konstitusi. “Ada sejarah yang panjang di balik lahirnya UUP 1974. Tidak ada hak konstitusi warga yang dirugikan oleh aturan […]

expand_less