Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

SOTR Berujung Tawuran Remaja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani, S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Selama Bulan Ramadhan, kegiatan Sahur On The Road (SOTR) kian trend dikalangan remaja. Namun SOTR ini berpotensi menimbulkan kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran Covid-19. Dan parahnya, belum lama ini SOTR berujung tawuran antar remaja.

Ibadah Bulan Suci Ramadan 1442 H ternoda akibat ulah sejumlah pemuda usai makan sahur terlibat aksi tawuran di Jalan Mandala By Pass, Medan, dan kasusnya viral di media sosial. Dalam rekaman video yang diperoleh Waspada Online, Rabu (14/4), terlihat para pemuda saling serang di badan jalan menggunakan petasan. Akibat aksi tawuran antar pemuda itu membuat warga sekitar resah dan merasa terganggu menjalankan ibadah puasa. Menanggapi aksi tawuran pemuda itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengungkapkan Polda Sumut akan menindak tegas segala bentuk aksi tawuran yang meresahkan masyarakat.

Tawuran antar remaja yang terjadi menandakan pemahaman agama dan kemampuan pengendalian diri generasi sangat kurang. Suasana Ramadhan yang seharusnya menjadi saat syahdu mendekatkan diri kepada Allah Swt, hanya bagai angan di tengah sistem sekuler saat ini yang justru banyak menyuguhkan budaya yang jauh dari nilai-nilai agama.

Remaja muslim seharusnya menjadi garda terdepan dalam fastabiqul khoirot amal sholeh. Tidak adanya pembinaan berbasis aqidah yang diterima oleh generasi umat Islam hari ini melahirkan masalah sosial yang berlapis-lapis, tidak peduli dimana saja tempat mereka hidup. Ditambah dengan institusi keluarga muslim hari ini yang sudah tercemari dengan paham-paham kapitalisme-sekuler-liberal. Inilah titik awal hancurnya sebuah peradaban, yang ditanggungjawabi oleh negara sebagai pengurus rakyatnya.

Negara tidak boleh abai terhadap permasalahan remaja. Remaja dibiarkan mendapatkan tontonan merusak yang bisa dengan mudah diakses dengan internet. Remaja dibiarkan memilih gaya hidup bebas tanpa aturan. Pacaran menjadi gaya hidup remaja saat ini. SOTR, game mania, dsb. Merekapun terlibat tawuran hanya karene hal sepele. Namun, permasalahan remaja ini tidaklah menarik perhatian pemimpin negeri ini. Mereka lebih sibuk dengan urusan politiknya merebut dan mempertahankan kursi kekuasaan.

Keluarga kini tidak lagi menjadi tempat nyaman bagi remaja untuk berkembang dengan segala potensi dan keunikannya. Orangtua tidak lagi bisa menemani dan mengawasi anak-anaknya dalam proses tumbuh kembang mereka, karena disibukkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan ibu pun harus ikut bekerja agar asap dapur terus mengepul dan terkadang terpaksa menitipkan anak-anak mereka agar bisa bekerja. Karena pemenuhan kebutuhan hidup yang mahal, dan negara seharusnya lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan rakyatnya.

Masyarakat tidak lagi peduli dengan remaja. Tergambar jelas saat mereka duduk di cafe atau warung. Mereka sibuk dengan HP androidnya yang terhubung dengan wifi. Mereka tidak perduli saat remaja di sekitarnya melakukan penyimpangan dan kenakalan. Masyarakat lebih suka melihat berita viral daripada memperhatikan fakta permasalahan remaja yang ada disekitarnya. Begitupun pendidikan. Sekolah tidak lagi tempat yang nyaman untuk belajar dan mengembangkan diri. Mereka hanya dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi namun kering dengan nilai-nilai agama.

Di dalam sistem Islam, suasana kehidupan memiliki pola teratur dalam ketundukan terhadap syariat. Masing-masing lini kehidupan baik keluarga, pendidikan di sekolah, lingkungan muamalah hingga lingkungan pemerintahan dibangun berdasrkan landasan aqidah yang sama sehingga bersinergi  dalam membentuk peradaban gemilang. Wallahu’alam bish shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta:–Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan segera mengusut proyek pembangunan ruang rapat Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat. Laporan mengenai dugaan korupsi di balik proyek kontroversial itu kini berada di tangan KPK. “Kami segera melakukan penelusuran lebih jauh. Kami serius karena sudah ada laporan,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di kantornya di Kuningan, Jakarta, Rabu 18 […]

  • Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan pemerintah daerah yang men-stanvas-kan (status quo) lahan sengketa seluas 168,5 hektar di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dinilai keputusan tepat. Stanvas ditetapkan berdasar nota kesepakatan bersama yang dilahirkan dalam satu rapat koordinasi lintas pihak meliputi bupati Madina, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina serta kelompok-kelompok yang bersengketa. “Jadi […]

  • Covid-19 dan Kesadaran Bersama

    Covid-19 dan Kesadaran Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Ringkas : Atika Azmi Utammi Nasution Covid 19 merupakan musibah yang tak terbendung penyebarannya hingga saat ini. Statusnya pun dinaikkan oleh World Health Organisation (WHO) dari epidemi menjadi pandemi. Pandemi adalah penyebaran virus atau penyakit yang mendunia. Namun, ada satu kekosongan yang mungkin luput dari pandangan bersama. Vaksin penawar Covid-19 per akhir Maret 2020 […]

  • Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada tiga pemain di film Mandailing “Marina” yang dipuja penonton. Ketiganya adalah bocah. Dua bocah laki-laki dan satu bocah perempuan. Ketiganya direkrut dari salah satu desa terdekat dari Rodang Tinapor, Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu. Kedua bocah laki-laki itu bernama Abdul Rosi dan Irpan Raja memerankan Lian dan Makbul. Mereka sehari-hari tak berbaju, dengan kulit […]

  • Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

    Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dana Pilkada di Madina kali ini menjadi versus. Angka 37 milyar versus angka 40,3 milyar. Rasional vs regulatif. DPRD Madina ngotot di angka 37 milyar. KPU Madina ngotot di angka 40,3 milyar. Versus-versusan ini ronde kedua. Versus ronde pertama adalah antara KPU Madina versus Pemkab Madina. Antara angka 65 milyar yang diakukan KPU […]

  • Lomba Kebun Kopi, Kuatkan Mutu Produk Petani

    Lomba Kebun Kopi, Kuatkan Mutu Produk Petani

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lomba Kebun Kopi Arabika Spesiality di Mandailing Natal selama 4 bulan sukses terlaksana. Berbagai perkebunan kopi arabika yang dikelola petani di Mandailing Natal (Madina) disertakan dalam lomba. Lomba itu sendiri berlangsung selama 4 bulan, dimulai sejak Mei hingga Agustus 2019. Diselenggarakan gabungan 3 lembaga, yakni PT. Kopi Rakyat Indonesia (PT.KRI); […]

expand_less