Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Demo Anggota Rimbo Tuo Dinilai Anarkis. PT TBS: Kami Rugi Besar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • print Cetak

LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Dilatari permasalahan lahan antara  Koperasi Rimbo Tuo Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan PT Tri Bahtera Srikandi (TBS), anggota koperasi dan warga Tapus mengadakan aksi  ke PT TBS, Selasa (30/7/2024) yang berujung anarkis.

Dalam surat pemberitahuan yang dilayangkan Koperasi Rimbo Tuo bernomor 028/KRT-KLTP/VII/2024 ke Polres Madina, aksi tersebut berlangsung damai. Namun, pada saat aksi berlangsung, pihak pengunjukrasa mendesak masuk ke lokasi PMKS PT. TBS dengan mendobrak pagar pembatas dan menerobos pihak keamanan, bahkan satu orang security perusahaan dipukul pengunjukasa.

Humas PMKS PT. TBS Ferdian Matondang SH dalam siaran pers  mengungkapkan rasa kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh anggota Koperasi Rimbo Tuo.

“Kita dari pihak PT. TBS menolak aksi-aksi anggota Koperasi memaksa masuk bahkan ada yang mendobrak pagar dan bertindak anarkis hingga kegiatan PMKS (pabrik) kita terpaksa berhenti karena diblokade mobil orasi di depan pintu pagar pabrik beroperasi. Sesuai dengan Undang-undang No 9 tahun 1998 yang mengatur tentang penyampaian pendapat di muka umum , waktu pelaksanan sampai jam 18.00 .Tapi sampai sekarang masyarakat Tapus  buat tenda besar sampai dua tenda dangdutan, ada yg baring di tikar, memasak di depan pintu pabrik tidak dibubarkan oleh pihak kepolisian,” ucap Ferdi Selasa malam.

“Bahkan ada security kita yang dipukul massa, ini tindakan yang sudah kelewat batas,” ungkapnya.

Hingga pukul 23.00 WIB Selasa malam, lanjut Ferdian, massa juga belum membubarkan diri. Bahkan mereka menggunakan sound system bernyanyi hingga karyawan PT TBS yang berada di perumahan di lokasi pabrik itu terganggu.

Menurut Ferdian, Kapolres Madina AKBP Arie Paloh selaku penanggungjawab keamanan seharusnya membubarkan paksa kegiatan demo di luar jadwal pelaksanaan, karena sesuai ketentuan, aksi demo itu seharusnya sudah berhenti pada pukul 18.00 Wib

Dalam hal ini pihaknya telah meminta Kapolres Madina agar membubarkan massa di luar jadwal pelaksanaan demo. Karena, imbuh Ferdian, aksi itu sudah menggangu aktivitas keluar masuk buah perusahaan, menyebabkan kerugian besar kepada perusahaan juga kepada masyarakat. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Patunda ni kecek badongkang sego sude nadengan, iambang nalidang ampe madung polang, iambang natenang hapengani madung pingsan, iambang baen parsipna ampe madung maila songon kukang, songonimada boto angkang dihangoluanon pala madung sala pasang iambang goreng pisang ampe pisang ompan ni urimbang.ulang angkan naijomput ni bodat natobang, nahona urungdo boto angkang, inda nabisabe marjalang-jalang. Bahatdobo jolma […]

  • Jamin Netralitas PNS di Pilkada, Satgas Dibentuk

    Jamin Netralitas PNS di Pilkada, Satgas Dibentuk

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Jakarta – Pemerintah sangat serius untuk menciptakan birokrasi yang netral dalam pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Dalam waktu dekat, pemerintah dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan meneken Memorandum of Understanding (MoU). Bahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menjamin terciptanya netralitas ASN dalam pilkada […]

  • Izin Lokasi Hiburan Sajikan Tarian Telanjang akan Dicabut

    Izin Lokasi Hiburan Sajikan Tarian Telanjang akan Dicabut

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Terkait laporan masyarakat tentang dugaan banyaknya tempat hiburan malam di kota Medan yang menyajikan tarian telanjang, pihak Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akan mencabut dan tidak memperpanjang lagi izin keramaian tempat hiburan tersebut. Pernyataan ini dikatakan Kassubid Dokliput Polda Sumatera Utara AKBP.MP. Nainggolan menjawab pertanyaan Starberita diruang kerjanya Kamis (2/12) sore. Untuk itu diharapkan […]

  • Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online-Setelah memaksa warganya bawa material pasir dan batu untuk memperbaiki aset Pemkab Madina berupa jalan lingkungan yang dirusaknya, Riswan Haedy Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal kembali mengeluarkan kebijakan memaksa warga untuk gotong royong memperbaiki jalan tersebut. Bagi warga yang tidak melibatkan diri denda Rp.100.000. ” warga sudah mengeluh karena […]

  • Ketua Bawaslu Madina Tegaskan Rekomendasi Terkait TMS Saipullah Bukan Keputusan

    Ketua Bawaslu Madina Tegaskan Rekomendasi Terkait TMS Saipullah Bukan Keputusan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Aga Hasibuan menjelaskan rekomendasi Bawaslu Madina nomor 098 bukan sebuah keputusan. “Rekomendasi yang dikeluarkan itu adalah hak mutlak KPU Madina untuk menindaklanjuti, dan itu bukan bagian dari keputusan,” kata Ali Aga Hasibuan saat dihubungi wartawan, Sabtu (23/11/2024) malam. Rekomendasi […]

  • Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Di Kabupaten Mandailing  sebelum memasuki bulan suci Ramadahn ada sebuah tradisi yang sering dilakukan para warga dikawasan itu, yakni Tradisi Marpangir. Para warga beramai-ramai berkunjung ke tempat-tempat pemandian untuk melakukan pembersihan diri dengan menggunakan ramuannya sendiri terdiri terdiri dari Daun pandan,Bunga kenanga,Akar wangi dan Ampas kelapa dan jeruk limau. Atas hal […]

expand_less