Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Demo Anggota Rimbo Tuo Dinilai Anarkis. PT TBS: Kami Rugi Besar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • print Cetak

LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Dilatari permasalahan lahan antara  Koperasi Rimbo Tuo Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan PT Tri Bahtera Srikandi (TBS), anggota koperasi dan warga Tapus mengadakan aksi  ke PT TBS, Selasa (30/7/2024) yang berujung anarkis.

Dalam surat pemberitahuan yang dilayangkan Koperasi Rimbo Tuo bernomor 028/KRT-KLTP/VII/2024 ke Polres Madina, aksi tersebut berlangsung damai. Namun, pada saat aksi berlangsung, pihak pengunjukrasa mendesak masuk ke lokasi PMKS PT. TBS dengan mendobrak pagar pembatas dan menerobos pihak keamanan, bahkan satu orang security perusahaan dipukul pengunjukasa.

Humas PMKS PT. TBS Ferdian Matondang SH dalam siaran pers  mengungkapkan rasa kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh anggota Koperasi Rimbo Tuo.

“Kita dari pihak PT. TBS menolak aksi-aksi anggota Koperasi memaksa masuk bahkan ada yang mendobrak pagar dan bertindak anarkis hingga kegiatan PMKS (pabrik) kita terpaksa berhenti karena diblokade mobil orasi di depan pintu pagar pabrik beroperasi. Sesuai dengan Undang-undang No 9 tahun 1998 yang mengatur tentang penyampaian pendapat di muka umum , waktu pelaksanan sampai jam 18.00 .Tapi sampai sekarang masyarakat Tapus  buat tenda besar sampai dua tenda dangdutan, ada yg baring di tikar, memasak di depan pintu pabrik tidak dibubarkan oleh pihak kepolisian,” ucap Ferdi Selasa malam.

“Bahkan ada security kita yang dipukul massa, ini tindakan yang sudah kelewat batas,” ungkapnya.

Hingga pukul 23.00 WIB Selasa malam, lanjut Ferdian, massa juga belum membubarkan diri. Bahkan mereka menggunakan sound system bernyanyi hingga karyawan PT TBS yang berada di perumahan di lokasi pabrik itu terganggu.

Menurut Ferdian, Kapolres Madina AKBP Arie Paloh selaku penanggungjawab keamanan seharusnya membubarkan paksa kegiatan demo di luar jadwal pelaksanaan, karena sesuai ketentuan, aksi demo itu seharusnya sudah berhenti pada pukul 18.00 Wib

Dalam hal ini pihaknya telah meminta Kapolres Madina agar membubarkan massa di luar jadwal pelaksanaan demo. Karena, imbuh Ferdian, aksi itu sudah menggangu aktivitas keluar masuk buah perusahaan, menyebabkan kerugian besar kepada perusahaan juga kepada masyarakat. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar. Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut […]

  • Poken Bante

    Poken Bante

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Poken bante itu bahasa Mandailing. Jika di Indonesiakan berarti pasar daging. Poken (pasar), bante (daging). Belum diperoleh penjelasan mengapa bukan juhut (daging), mangapa harus bante. Sebab, orang Mandailing lebih sering menyebut juhut ketimbang bante dalam membahasakan daging. Misalnya : juhut ni orbo, juhut ni lombu, juhut ni ambeng, juhut ni manuk, […]

  • Minimarket Dekat Pasar Akan Ditertibkan

    Minimarket Dekat Pasar Akan Ditertibkan

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hatta juga memantau harga bahan pokok di pasar tradisional. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengunjungi pasar tradisional Pasalaran, Plered, Kabupaten Cirebon. Dalam kunjungan tersebut, Hatta meminta agar minimarket yang letaknya berdekatan dengan pasar tradisional dapat ditertibkan. Penertiban minimarket yang berdekatan dengan pasar tradisional itu akan dikoordinasikan dengan Menteri Perdagangan. Hal itu dimaksudkan agar toko tradisional […]

  • Gatot Dilantik Jadi Gubsu

    Gatot Dilantik Jadi Gubsu

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Setelah sempat tertunda sejak 28 Februari lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi akhirnya melantik Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho sebagai gubernur defenitif untuk sisa periode 2008-2013. Prosesi pelantikan Gatot digelar di depan rapat paripurna DPRD Sumut, Kamis (14/3). dalam sambutannya, Gamawan meminta agar Gatot dapat lebih efektif menjalani sisa pemerintahan […]

  • Bupati Lantik Polsus PKS dan UKS MAN 5 Madina

    Bupati Lantik Polsus PKS dan UKS MAN 5 Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H.M Ja’far Sukhairi Nasution melantik Polisi Khusus Patroli Keamanan Sekolah (Polsus PKS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 5 Mandailing Natal (Madina) di Kase Rao-rao, Kecamatan Batang Natal, Jumat (13/1). Bupati dalam sambutannya mengatakan, anggota Polsus PKS dan UKS harus mampu membawa perubahan di sekolah. Pembentukan […]

  • Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

    Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal selaku Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Mandailing Natal Ir Aspan Sofyan Batubara mengharapkan kepada Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal untuk memasyarakatkan Pramuka dan membhayangkarakan Pramuka. Hal itu disampaikan Bupati Madina Ir. Aspan Sofyan Batubara MM selaku majelis Pembimbing cabang pada acara pelantikan Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjadi Kamabisaka, di […]

expand_less