Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sekda Langkat Tersangka Penilep Kelebihan Pajak PNS Rp1 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak


LANGKAT-Penanganan kasus dugaan korupsi di bumi ’Langkat Berseri’ terus dikuak. Setelah mantan Bupati Langkat dua periode Syamsul Arifin ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi dana APBD Langkat TA 2000-2007 senilai Rp102, 7 miliar, kali ini giliran Sekdakab Langkat Surya Djahisa (SD) yang hukum. SD berstatus tersandung kasus dugaan korupsi dana kelebihan pajak PNS tahun 2001-2002 senilai Rp1 miliar di Kejaksaan Negri (Kejari) Stabat. Saat itu, yang bersangkutan menjabat sebagai Kabag Keuangan di Pemkab Langkat.

“Kaususnya dugaan korupsi penghitungan kelebihan pajak gaji PNS tahun 2001-2002 senilai Rp1 miliar lebih. Saat ini kita masih terus mendalami kasusnya,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Stabat Firmansyah SH.
Status ini disematkan setelah pihaknya meninta ketarangan sejumlah saksi. Yang bersangkutan pun sudah dua kali dipanggil. Kejari Stabat juga menetapkan status tersangka kepada konsultan pengerjaan biaya pajak berinisial HN.
Kasus kelebihan pajak ini diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengadaan tenaga konsultan pembuat anggaran pajak gaji PNS ini tidak sesuai dengan Keppres 80 tahun 2002 tentang pengadaan barang dan jasa, sehingga terindikasi adanya penyimpangan kelebihan anggaran dari jumlah pajak yang seharusnya.

“Anggarannya kan Rp1 miliar lebih, tapi dikerjakan oleh konsultan tanpa ada penenderan. Berartikan ada pelanggaran di situ. Ditambah lagi, ada kelebihan penghitungan jumlah pajak sehingga tidak sesuai anggaran semestinya,” beber Firman.

Untuk memastikan jumlah kerugian negara akibat penghitungan yang diduga menyimpang itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP). “Berapa kerugiannya? Kita akan koordinasi dengan BPKP,” ucap dia.

Terkait sejumlah saksi yang dimintai keterangan, Firman menyebutkan, saksi yang sudah dimintai keterangan berasal dari kalangan PNS dan petugas dari Dirjen Pajak. “Kita sudah memeriksa 6 orang saksi terdiri dari PNS dan petugas Dirjen Pajak,” jelasnya.

Mengenai pemanggilan ulang, Firman tidak bias memastikan waktu pemanggilan tersebut. Pasalnya, saat ini yang bersangkutan juga tengah menjalani pemerksaan di KPK terkait kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007 dengan tersangka Syamsul Arifin.

Sekdakab Langkat Surya Djahisa kepada wartawan terkait permasalahan tersebut mengaku, pihaknya siap memberikan klarisifikasi jika nantinya dibutuhkan.

“Kita siap memberikan klarisifikasi tentang dugaan itu, didukung pembuktian yang lengkap. Sebab, secara umum semuanya sudah diatur melalui ketentuan yang dikeluarkan pemerintah, dalam hal ini direktorat jenderal pajak,” papar Surya.

Selaku pihak disangkakan melakukan pemotongan gaji PNS, mantan Kabag Keuangan Pemkab Langkat tersebut mengaku, tidak ingin berpolemik dengan dugaan dilayangkan kepada pihaknya. (ndi)
“Ketentuan itu sudah diatur dalam peraturan pemerintah, undang-undang atau surat edaran dirjend pajak. Pemotongan tersebut bukan kita melakukannya, tetapi negaralah yang membayarkannya,” tangkisnya. (ndi)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama-nama 26 Anggota DPRD Madina Yang Mengajukan Hak Interpelasi

    Nama-nama 26 Anggota DPRD Madina Yang Mengajukan Hak Interpelasi

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dokumen usulan hak interpelasi kepada bupati Mandailing Natal (Madina) resmi diajukan oleh 26 anggota DPRD Madina kepada pimpinan DPRD Madina, Rabu (10/12) di gedung dewan. Dalam dokumen usulan hak interpelasi bernomor 170/837/DPRD/2014 tertanggal 10 Desember 2014 itu, nama-nama yang menandatangani adalah : 1. As Imran Khaitamy Daulay (Fraksi Golkar), […]

  • Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

    Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kaum ibu manduda bulung gadung (menumbuk pucuk daun ubi) di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017). Gulai bulung gadung naiduda (pucuk daun ubi tumbuk) merupakan masakan khas etnis Mandailing di Sumatera Utara. Gulai tradisi ini masih tetap lestari di kalangan kaum Mandailing di Malaysia sejak bermigrasi ke Tanah Semenanjung pada tahun 1800-an. […]

  • SBY salah membuat kebijakan

    SBY salah membuat kebijakan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengevaluasi periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). JK menilai, Presiden SBY telah membuat kebijakan yang tidak tepat membentuk sekretariat gabungan (setgab) parpol koalisi. “Sekarang ini pemerintah dengan sadar membuat oposisi, dengan sadar, karena membikin Setgab. Setgab itu ya partai pemerintah, di luar Setgab ialah oposisi,” […]

  • Partai Hanura Raih 2 Kursi di Dapil I

    Partai Hanura Raih 2 Kursi di Dapil I

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Dapil I (Daerah Pemilihan I) diprediksi Partai Hanura memperoleh 2 kursi. Dapil I meliputi Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Barat dan Panyabungan Timur. Dari kuota 10 kursi di Dapil I […]

  • Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Pemko Psp mengimbau dan meminta pengusaha di sepanjang jalan baru Jalan By Pass di Kecamatan Psp Batunadua dan Psp Tenggara untuk mengurus surat tempat izin usaha (SITU). Imbauan ini adalah keharusan agar seluruh pedagang ditata. Sekretaris Daerah (Sekda) Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) menuturkan, untuk penataan usaha tenda biru di […]

  • Granat desak grasi Ola dicabut

    Granat desak grasi Ola dicabut

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) -Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencabut kembali grasi kepada Meirika Franola alias Ola. “Presiden tidak bisa menyatakan bertanggungjawab saja mengeluarkan grasi, namun juga harus mencabutnya kembali,” kata Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat di Jakarta, Minggu. Sebelumnya, melalui Keppres Nomor 35 tahun 2011, Ola mendapatkan pengampunan dari semula hukuman […]

expand_less