Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Selisik Nilai Pancasila

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
  • print Cetak

Oleh: Azhar Nasution

Pancasila sebagai dasar negara yang otentik terpatri dalam pembukaan UUD 1945. Substansi dari nilai-nilai Pancasila tersebut, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial.

Sabtu 1 Juni kita melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni adalah salah satu hari penting dalam kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan seperangkat sistem yang diyakini setiap warga negara dalam kehudupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan bagian yang saling berhubungan dan pada hakikatnya merupakan kesatuan organis. Artinya antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan, saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi.

Secara substansial pemikiran dasar dari pancasila itu adalah tentang manusia yang berhubungan dengan tuhan, dengan diri sendiri, dengan sesama, dengan masyarakat, bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Nilai dari Pancasila mengedukasi kepada setiap warga negara untuk dapat bersikap baik dan berbuat baik, meningkatkan moralitas bangsa, berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, melalui pembelajaran pendidikan Pancasila.

Nilai ketuhanan pada sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang maha esa. Ini artinya bangsa Indonesia ialah bangsa yang bertuhan dan mempercayai Tuhan, menjalankan perintah dan larangan Tuhan sebagai bangsa yang religius.

Nilai kemanusiaan dalam sila kedua yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab, ini artinya mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, persamaan hak dan kewajiban asasi sesama manusia.

Nilai persatuan dalam sila ketiga yang berbunyi persatuan Indonesia, ini artinya menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Nilai kerakyatan pada sila keempat yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Ini artinya sebagai warga negara mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

Nilai keadilan pada sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini artinya menerapkan sikap dan tindakan adil terhadap sesama warga negara, menjunjung tinggi keadilan sosial di kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, dan seterusnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

  • Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Mandailing Natal (Madina) Teguh W. Hasahatan Nasution mengatakan unjuk rasa warga Desa Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, di areal perkebunan milik PT Rendi Permata Raya merupakan implementasi kekecewaan terhadap lambannya proses realisasi kewajiban perusahaan membangun kebun plasma. “Apa yang kita […]

  • Ketua DMI Madina Minta Anggota Makmurkan Masjid

    Ketua DMI Madina Minta Anggota Makmurkan Masjid

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Dewan Masjid Indonesia ( DMI ) Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan, DMI diharapkan sebagai agen perubahan di Kabupaten Madina yang akan mengajak umat untuk memuliakan dan memakmurkan masjid. ” selain Mesjid sebagai tempat beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya, juga bisa kita jadikan sebagai sarana awal kebangkitan […]

  • Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara harusnya dibebaskan dari jabatan agar dia fokus menjalani kasus hukumnya. Sebab, Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara tidak akan mampu konsentrasi penuh menjalankan kepemimpinan di Dinas Perhubungan jika dia membagi konsentrasi terhadap proses hukum kasus korupsi yang membelitnya. Itu dikatakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten […]

  • Harga Buah Impor di Madina Turun

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir ini harga buah impor di tingkat agen mengalami penurunan di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah sempat naik yang mencapai 100 persen. Rusdi Nasution, seorang pedagang buah di pasar Panyabungan menjawab wartawan, Jum’at (31/5) mengungkapkan penurunan harga sejumlah buah impor mencapai 30 persen. Buah apel misalnya, dua […]

  • Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada-ada saja ulah orang kaya untuk memenuhi obsesinya terhadap emas. Setelah makanan mengandung emas, kini ada rokok yang terbalut emas 24 karat. Rokok bernama Shine Papers ini diklaim terbuat dari lintingan daun emas 24 karat yang aman dikonsumsi. Satu pack berisi 12 batang rokok dihargai USD 65 atau setara Rp752 ribu dan bisa dipesan online. […]

expand_less