Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Seorang Gadis Diperkosa Ditaman Raja Batu. Anggota Satpol PP Madina Diduga Terlibat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
  • print Cetak

Kantor unit perempuan dan anak Polres Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Seorang Perempuan Warga Pidoli lombang, Panyabungan berinisial SN
(20) atau sebut saja mawar ‘diduga’ mengalami tindak asusila Taman Raja Batu pada rabu, (06/11) sekitar Pukul 15:00 Wib. Salah seorang terlapor dan diamankan diduga anggota Satpol PP Madina.

Salah seorang diduga terlapor kini diamankan di Polres Madina berinisial I. I diduga adalah salah seorang honorer di Satpol PP Madina, Ia ditahan atas dugaan keterlibatan tindakan asusila dan pemerasan Pada Rabu Kemarin, (06/11).

Kasatpol PP Madina Yuri Andri yang konfirmasi terkait informasi salah satu anggotanya yang terlibat mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tau tentang hal tersebut. Belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian,” Kata Yuri melalui pesan Whatsapp.

Berdasarkan Laporan Polisi. LP/B/318/XI/2024/SPKT. Polres Madina / Polda Sumut. Tanggal 07 November 2024 Pukul 07:50 Wib. Kronologis kejadian itu ada 4 (Empat) orang yang dilaporkan ke Polres Madina. SN mendapatkan tindakan pemerkosaan itu diruangan kosong di Desa Parbangunan, Panyabungan. 2 orang pelaku memaksa korban untuk menghisap kemaluan mereka.

Sementara, Satu orang pelaku memaksa korban membuka bajunya saat diruang kosong. Seterusnya, Satu pelaku tersebut berkata ‘Buka Pakaianmu Jika Ingin Selamat’ hingga terjadilah pemerkosaan itu yang dilakukan satu orang. Pasca kejadian, korban diintimidasi untuk tidak melaporkannya pada kekasih nya berinisial Y. Akibat kejadian itu korban merasa takut dan merasakan sakit pada kemaluannya.

Diceritakan SN (Korban). Awalnya SN dan Y teman tengah berbincang di Taman Raja Batu Rabu, (06/11). Kemudian, 1 Pria datang yang mengaku warga Desa Parbangunan meminta uang keamanan Senilai Rp. 500.000. Namun, Y teman korban saat itu yang hanya mempunyai Rp. 200.000 disuruh mencari sisa uang itu.

Naas, saat Y mencari sisa uang itu SN malah dipaksa melakukan perbuatan haram oleh Pria berinisial P yang mengaku warga sekitar. Alasan dimintai uang itu Kata SN untuk uang keamanan.

Mendapat perlakuan tak senonoh tersebut SN didampingi keluarganya melaporkan kejadian itu pada Polres Madina dengan Laporan Polisi : LP/B/318/XI/2024/SPKT. Polres Madina / Polda Sumut. Tanggal 07 November 2024 Pukul 07:50 Wib.

Ishar Salah seorang keluarga korban yang mendampingi SN di Polres Madina berharap pada kepolisian untuk segera memproses laporan itu. SN kata Ishar telah melakukan visum di RSUD Madina hari ini kamis 7/11.

“Harapannya para pelaku diproses secepatnya, dan dihukum dengan hukum yang berlaku. Karena, telah merugikan adek saya,” Kata Ishar Pada Mandailing Online di Polres Madina.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Mendukung gerakan nasional untuk menciptakan ekosistem halal yang kuat, terutama di sektor pangan Dinas Pertanian Madina Lebih Spesifik Bidang Peternakan bekerja sama dengan Lpk Bersama Halal Madani (BHN) Padang Sumatera Barat melakukan latihan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Dijelaskan Taufik Zulhandra Ritonga Plt Kadis Pertanian. Kegiatan tersebut harapannya tak hanya sekedar menciptakan […]

  • 17 % anggota DPR tak pernah bicara

    17 % anggota DPR tak pernah bicara

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEMARANG – Masih banyak anggota DPR RI yang belum pernah berkomentar bahkan tidak pernah menyampaikan gagasan dan ide yang sebenarnya menjadi salah satu tugas para wakil rakyat itu sejak dilantik pada 2009. “Jumlahnya sekitar 17 persen anggota DPR tak pernah bicara,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung di Semarang, siang ini. Padahal, menurut […]

  • KAI Sumut Minta Kapolres Madina Tegas Pada Pelaku PETI

    KAI Sumut Minta Kapolres Madina Tegas Pada Pelaku PETI

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): adanya pembiaran terhadap pelaku penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumatera Utara (Sumut), DR. Surya Wahyu Danil, SH, MH angkat bicara. Menurut praktisi hukum ini semakin maraknya PETI di Madina menunjukkan betapa ketidakmampuan Aparat Penegak Hukum […]

  • 28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAMBAS – Polres Sambas menyita sebanyak 28 pucuk senjata rakitan dari tangan masyarakat yang merupakan sisa dari kerusuhan etnis di Sambas beberapa tahun lalu. “Sebanyak 28 pucuk senjata api ini, merupakan hasil kesadaran masyarakat untuk memberikannya kepada pihak kepolisian untuk dimusnahkan,” ujar Kapolres Sambas, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjataitan, Kamis (28/04/2011). Menurutnya 28 pucuk senjata […]

  • Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Harun Mustafa Nasution atau akrab disebut bang Harun mengatakan dorongan untuk maju di Pilkada Madina 2024 itu bukan datang mendadak begitu saja, banyak sahabat dan rekan – rekan wartawan juga yang datang meminta nya maju sebagai Calon Bupati Madina 2024. Hal ini dikatakan Minggu (14/7) sore menyempatkan diri bertemu dengan jurnalis […]

  • Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Toge Panyabungan ditetapkan sebagai makanan khas etnis Mandailing. Penetapan itu disahkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2017 yang berlangsung pada tanggal 21 hingga 24 Agustus 2017 lalu di Jakarta oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud RI. Dalam website http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh/2017/08/24/sidang-penetapan-warisan-budaya-takbenda-indonesia-2017/ dijelaskan bahwa penetapan […]

expand_less