Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Sukses bermain bagus sebagai penyerang tersubur di klub lamanya Floriena FC (Malta), Julio Cesar Alkorse yang telah berlabuh di PSMS Indonesian Premier League (IPL) menjadi salah satu pemain asing termahal di tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut.
Pemain asli dari Argentina itu mendapatkan bayaran per tahunnya lebih kurang Rp1 miliar dan bergaji per bulannya Rp 65 juta.

Keistimewaannya untuk mencetak gol dan unggul bola-bola atas itu membuat konsorsium PT Bintang Medan Metropolitan sebagai penyandang dana milik PSMS mengharapkan Alkorse bisa mengangkat prestasi PSMS di IPL.”Saya yakin pemain termahal milik PSMS IPL bisa membawa PSMS berprestasi bagus di IPL,” jelas Wakil Manajer PSMS IPL Alexander Gho yang rutin mendampingi pemain latihan di Lapangan Thamrin Graha Metropolitan (TGM) itu kepada MedanBisnis, Kamis (5/1).

Dia menjelaskan kedatangan Alkorse di PSMS IPL itu sangat tepat lantaran pemain lokal yang diharapkan belum mampu bermain baik, seperti dilakukan Alkorse tersebut yang lama bermain di luar negeri tersebut.

Menurutnya, penampilan stabil yang ditunjukkan oleh Alkorse itu membawa pengaruh kepada tim yang telah mempersiapkan pemain agar benar-benar bagus untuk tampil konsisten di setiap pertandingan.

Apalagi pertandingan lanjutan yang ketiga di Stadion Teladan Medan digelar pada tanggal 7 Januari mendatang melawan Persiraja Banda Aceh.

Alkorse snediri dikenal bisa mencetak gol dengan aksi individunya yang sulit dijaga oleh pemain lawan. Makanya pemain termahal itu bakal bisa menjadi idola baru untuk masyarakat Medan. “Jadi pemain-pemain yang bergabung memang layak bersama PSMS IPL,” ujarnya.

Selain Alkorse, ada tiga pemain asing lagi yang sudah dikontrak, yaitu Vagner Luis (Brazil), Goran Ganchev (Krosia) dan An Hyo Yoen (Korsel).

Sementara untuk pemain lokal termahal, CEO PSMS IPL Freddy Hutabarat tidak inggin membeberkannya lantaran itu rahasia perusahaan yang telah mengontrak seluruh pemain di PSMS IPL. “Untuk pemain lokal jumlah kontrak yang diperoleh hampir berimbang,” tuturnya.
Dia hanya berharap dukungan dari masyarakat Medan kepada PSMS IPL yang sukses mendapatkan pemain bertalenta. (khairunnas.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Untuk meningkatkan citra dan kinerja Pemkab Madina serta menjawab isu-isu miring terkait bobroknya kinerja aparaturnya, salah satu caranya, pegawainya harus tahu tugas pokok dan fugsi (tupoksi) nya. Dengan adanya persepesi bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus tahu diri dan menghargai tupoksi masing-masing, jelas akan mudah menjalan visi dan misi kepala daerah. Jika PNS tidak tahu […]

  • Angka Kemiskinan Semakin Tinggi, Bagaimana Solusinya?

    Angka Kemiskinan Semakin Tinggi, Bagaimana Solusinya?

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mencatat, angka kemiskinan ekstrem di Bumi Daya Taka per 2024 sudah berada pada 0,2 persen. Dari 10 Kecamatan, 4 di antaranya berada pada angka 0 persen atau bebas dari kemiskinan ekstrem. Kepala Dinsos Kabupaten Paser, Hasanuddin menyatakan, kemiskinan ekstrem merupakan ketidakmampuan masyarakat untuk […]

  • Seleksi Calon Kepala Sekolah di Madina, 482 Orang Lulus

    Seleksi Calon Kepala Sekolah di Madina, 482 Orang Lulus

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 482 dari 553 orang peserta dinyatakan “layak” dalam uji kelayakan guru sebagai kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada ANTARA, Senin (21/11), menyampaikan, hasil uji kelayakan guru tahun anggaran 2022 ini berupa integrasi nilai dari tiga tahapan seleksi […]

  • Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

    Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Penculikan Meluas ke Langkat Polisi Belum Pernah Terima Pengaduan MEDAN-Imbuan Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno agar masyarakat tidak termakan isu penculikan tak mempan. Bukanya mereda isu penculikan malah melebar ke daerah lain. Bila dua hari lalu masyarakat Deliserdang, Serdang Bedagai dan Simalungun yang termakan isu penculikan, kemarin, isu penculikan melebar ke Kabupaten Langkat. Kali ini […]

  • Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Diam itu adalah emas! Mungkin inilah nasehat yang cocok disampaikan kepada Bapak KSAD Dudung Abdurrahman. Sebab tidak punya kepabilitas menyampaikan sesuatu namun memaksakan diri untuk menjelaskan demi pembelaan dan pembenaran. Apalagi jika pernyataan tersebut dimaksudkan untuk bercanda. Layakkah ajaran agama sendiri dibawa untuk bersenda gurau? Terlebih urusan […]

  • Marsisalamatkon Dirina Boto Jolmai

    Marsisalamatkon Dirina Boto Jolmai

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songonimada dihangolunon, pala adongma tando-tando nagiot karom parau ibarat ni namarlayar di laut nabolak, marsisalamatkon dirina mei jolmai, adong namamuhung-muhung songoni baen biarna ia ona jorat, adong antong mamasang kuda-kuda gorarna anso bisa morot sian parau nagiot karomi, adong muse sifat nijolmai nabulus putus asado, hodoma tuhan namangida anggo audo inda adong dayo upayo ningiama […]

expand_less