Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Sukses bermain bagus sebagai penyerang tersubur di klub lamanya Floriena FC (Malta), Julio Cesar Alkorse yang telah berlabuh di PSMS Indonesian Premier League (IPL) menjadi salah satu pemain asing termahal di tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut.
Pemain asli dari Argentina itu mendapatkan bayaran per tahunnya lebih kurang Rp1 miliar dan bergaji per bulannya Rp 65 juta.

Keistimewaannya untuk mencetak gol dan unggul bola-bola atas itu membuat konsorsium PT Bintang Medan Metropolitan sebagai penyandang dana milik PSMS mengharapkan Alkorse bisa mengangkat prestasi PSMS di IPL.”Saya yakin pemain termahal milik PSMS IPL bisa membawa PSMS berprestasi bagus di IPL,” jelas Wakil Manajer PSMS IPL Alexander Gho yang rutin mendampingi pemain latihan di Lapangan Thamrin Graha Metropolitan (TGM) itu kepada MedanBisnis, Kamis (5/1).

Dia menjelaskan kedatangan Alkorse di PSMS IPL itu sangat tepat lantaran pemain lokal yang diharapkan belum mampu bermain baik, seperti dilakukan Alkorse tersebut yang lama bermain di luar negeri tersebut.

Menurutnya, penampilan stabil yang ditunjukkan oleh Alkorse itu membawa pengaruh kepada tim yang telah mempersiapkan pemain agar benar-benar bagus untuk tampil konsisten di setiap pertandingan.

Apalagi pertandingan lanjutan yang ketiga di Stadion Teladan Medan digelar pada tanggal 7 Januari mendatang melawan Persiraja Banda Aceh.

Alkorse snediri dikenal bisa mencetak gol dengan aksi individunya yang sulit dijaga oleh pemain lawan. Makanya pemain termahal itu bakal bisa menjadi idola baru untuk masyarakat Medan. “Jadi pemain-pemain yang bergabung memang layak bersama PSMS IPL,” ujarnya.

Selain Alkorse, ada tiga pemain asing lagi yang sudah dikontrak, yaitu Vagner Luis (Brazil), Goran Ganchev (Krosia) dan An Hyo Yoen (Korsel).

Sementara untuk pemain lokal termahal, CEO PSMS IPL Freddy Hutabarat tidak inggin membeberkannya lantaran itu rahasia perusahaan yang telah mengontrak seluruh pemain di PSMS IPL. “Untuk pemain lokal jumlah kontrak yang diperoleh hampir berimbang,” tuturnya.
Dia hanya berharap dukungan dari masyarakat Medan kepada PSMS IPL yang sukses mendapatkan pemain bertalenta. (khairunnas.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Tetapkan Pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    KPU Madina Tetapkan Pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal (Madina) menetapkan pasangan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay sebagai calon bupati dan wakil bupati Madina di Pilkada 2015. Dengan demikian pasangan calon bupati/wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada Madina tahun 2015 sebanyak tiga pasangan, yakni pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis, pasangan Dahlan hasan-Jakfar Sukhairi dan pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay. […]

  • Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menekankan kepada semua pihak agar tahapan pembangunan bandara Madina tidak melorot lagi dari yang dijadwalkan. Apabila ada lagi kendala harus dituntaskan dengan segera dan baik, dan jika tak ada kendala agar proses pelaksanaan pembangunan bandara segera dilaksanakan. Itu ditegaskan Hidayat Batubara ketika meninjau areal lahan […]

  • Eksportir Lirik Kakao Madina

    Eksportir Lirik Kakao Madina

    • calendar_month Jumat, 12 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Eksportir Sumatera Utara mulai melirik kakao dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam skema pencapaian target ekspor Sumut. Untuk itu, pengusaha ekspor dari Medan sudah melakukan penjajakan dengan pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pasar (Disperindagkop) Madina beberapa waktu lalu. Kabid Koperasi UKM Disperindagkop Madina, Erman Gappar Nasution kepada wartawan, Jum’at (12/10) diruang […]

  • Gempa 5,5 SR Guncang Psp

    Gempa 5,5 SR Guncang Psp

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Gempa berkekuatan 5,5 skala Richter mengguncang Psp, Senin (7/2) sekira pukul 15.08 WIB. Guncangan gempa terasa sampai ke Madina, Sibolga, dan Tapteng. Uniknya, meski guncangan terasa hingga ke luar daerah, masyarakat Psp justru banyak yang mengaku tidak merasakan gempa yang memang hanya berlangsung selama 5 detik tersebut. Kabid Pelayanan Data dan Informasi Balai Besar […]

  • Ketua DPD Golkar Sumut Buka Muscam di MBG

    Ketua DPD Golkar Sumut Buka Muscam di MBG

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGKUANG (Mandailing Online) – Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) di Desa Singkuang, Minggu (26/9). Ini merupakan muscam pertama yang dibuka oleh Ketua DPD Provinsi Sumatera Utara. Hal ini terjadi karena dalam kepengurusan Golkar Sumut tidak begitu terpaku pada birokrasi atau jenjang […]

  • Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing memproduksi itak poul-poul biasanya ketika hajatan “pamijur danak” (harfiahnya menurunkan bayi-suatu tradisi di Mandailing membawa bayi pertama kali keluar rumah). Sang bayi belum boleh digendong ke luar rumah sebelum usia seminggu. Acara “pamijur danak” dipestakan dengan memproduksi itak poul-poul oleh para gadis dan dibagikan kepada tetangga keluarga si bayi. […]

expand_less