Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan
PT Sorikmas Mining (SM) membutuhkan sekitar 500-an tenaga kerja saat masa eksploitasi atau produksi, yang direncanakan dimulai akhir tahun 2011 mendatang. Perusahaan tersebut juga akan mengutamakan karyawan atau pekerja lokal yang berasal dari Mandailing Natal dengan mengedepankan keahlian yang dimilikinya.

Leohara Situmeang, Bagian Humas PT SM, saat ditemui METRO di kantornya yang terletak di Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, Madina, Senin (27/9) menuturkan, PT SM yang beroperasi di Gunung Sihayo Sambung meliputi dua kecamatan yakni Kecamatan Siabu dan Nagajuang saat ini memiliki lebih dari 200-an pekerja. 200-an pekerja tersebut terdiri dari beberapa tipe.

“Saat ini jumlah seluruh karyawan dan pekerja di PT SM sekitar 200-an orang. Dari jumlah itu sekitar 30 persen sudah karyawan, sedangkan 70 persen masih sebagai pekerja harian yang digaji sekali dalam setiap 15 hari. Dari jumlah karyawan 30 persen itu sebagian besar dari karyawan lokal. Sedangkan pekerja harian yang berjumlah 70 persen itu keseluruhannya juga merupakan pekerja lokal yang bertugas di daerah operasi PT SM,” beber Leohara.

Diungkapkan Leohara, saat ini PT SM masih dalam tahap eksplorasi atau penelitian serta sedang berjalan ke tahapan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang dilakukan tim konsultan pihak perusahaan. Proses Amdal ini sudah berjalan sejak bulan Juni 2010 lalu.

“Amdal juga sudah berjalan oleh tim konsultan PT SM di Jakarta. Dari hasil Amdal ini nantinya akan bisa dipastikan kapan akan dimulainya produksi atau eksploitasi, karena hanya tim konsultan yang bisa pastikan itu. Dan apabila konsultan mengatakan tidak layak untuk dilanjutkan, bisa saja perusahaan akan menghentikan operasinya. Perusahaan saat ini masih terus melakukan eksplorasi menunggu hasil Amdal tersebut,” ujarnya. Sebelum masuknya masa produksi, lanjut Leohara, PT SM akan melakukan rekonstruksi atau pembangunan baik berupa pabrik atau pemukiman bagi para karyawan nantinya.

Sementara jumlah karyawan yang akan dibutuhkan PT SM apabila telah masuk ke masa produksi bisa mencapai 500-an karyawan dan bisa juga lebih dari jumlah itu. “Diperkirakan perusahaan akan berproduksi di akhir tahun 2011 atau bisa juga di awal 2012 menunggu hasil Amdal dari konsultan, karena konsultan biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk bisa mengetahui hasilnya. Sebelum memasuki tahap produksi, perusahaan akan melakukan rekonstruksi, dan di sinilah diterimanya nanti penambahan karyawan itu,” tambahnya.

Masih dijelaskan Leohara, PT SM dalam hal penerimaan karyawan nantinya sebelum masuk masa produksi, mengutamakan warga pribumi terutama bagi penduduk 13 desa yang ada di dua kecamatan. Sebab 13 desa ini adalah desa yang wilayahnya dekat dengan daerah operasi PT SM.

Ke 13 desa itu yakni untuk Kecamatan Siabu, Desa Tanggabosi 1, Tanggabosi 2, Tanggabosi 3, Tanjung Sialang, Hutagodang Muda, Muara Batang Angkola. Sementara untuk Kecamatan Nagajuang yakni Desa Banua Rakyat, Banua Simanosor, Tambiski, Tanjung Nauli, Humbang, Tarutung Panjang, dan Desa Sayur Matua.

“Ke-13 desa ini memang desa yang berada dekat dengan lokasi tambang emas di Sihayo. Meskipun belum masuk ke tahap produksi, PT SM sudah memberikan kontribusi sebagai tanggung jawab sosial dari perusahaan ke warga sekitar seperti pembangunan sarana air bersih. Karena, PT SM sebagai perusahaan kontrak karya memiliki beberapa kewajiban yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah dan akan memperoleh sanksi dari pemerintah pusat apabila ada pelanggaran atas peraturan itu,” jelasnya.

“Sedangkan untuk pemerintah, pihak perusahaan juga akan mengeluarkan kewajiban-kewajiban seperti pajak yang akan diketahui nantinya berapa persentasenya sebagai PAD bagi pemerintah daerah, begitu juga dengan pemerintah pusat,” tambah Leo mengakhiri.

Untuk diketahui, saat sosialisasi Amdal di aula Hotel Paya Loting, Panyabungan, Kamis (8/7) lalu, konsultan sekaligus Wakil PT SM di Kabupaten Madina, Washington Tambunan mengatakan, rencana kegiatan penambangan mas di Sihayo atau wilayah Kecamatan Siabu dan Nagajuang dalam wilayah kontrak karya PT SM, data teknisnya meliputi luas kontrak karya seluas 66.200 hektare, sedangkan luas rencana lahan pinjam pakai untuk kegiatan eksploitasi seluas kurang lebih 3.000 hektare. (wan)
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Taufik Siregar atau Ucok Rindang dilantik menjadi anggota DPRD Madina, Rabu (13/5/2020). Di menggantikan Ir.Zubeir Lubis dalam proses penggantian antar waktu (PAW) sesama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ir. Zubeir Lubis mengundurkan diri dari keanggotaan dewan beberapa waktu lalu dengan alasan ingin fokus pada keluarga dan usaha. Ucok Rindang dilantik […]

  • Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengapresiasi pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Panyabungan telah menjalankan program berjemaah. Sukhairi terharu melihat pelajar MTsN dan MAN melakukan salat Zuhur berjemaah. Menurut Sukhairi, anak-anak ini akan membawa perubahan untuk Kabupaten Madina. “Anak-anak ini akan menjadi agen perubahan […]

  • PIONIR YANG HILANG

    PIONIR YANG HILANG

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Amir Hamdani Nasution, SHI.MH Sekitar tahun 2011-2014, saya dan Abdul Syukur Nasution (sekarang beliau menjadi pengabdi negara di Sibolga) begitu sering berkunjung ke rumah sejahrawan Mandailing yakni Basyral Hamidi Harahap (semasa beliau masih hidup) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Rumah Ompung (begitu panggilan kami) penuh dengan buku, dan ada satu bilah pedang […]

  • Sipir Rutan Penganiaya Anak di Natal Tak Ditahan.Ali Mutiara : Jaksa Harus Tolak Pelimpahan Berkasnya

    Sipir Rutan Penganiaya Anak di Natal Tak Ditahan.Ali Mutiara : Jaksa Harus Tolak Pelimpahan Berkasnya

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Penyidik Polres Mandailingnatal (Madina), menetapkan MTA, oknum sipir Lapas Kelas II B Natal menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang anak dibawah umur berinisial NV (9) di Kecamatan Natal yang terjadi pada (28 /8/ 2023) lalu. Penetapan tersangka terhadap pria 30 tahun itu pada Rabu 30/8/2023 lalu berdasarkan hasil penyelidikan dan […]

  • DPRD: Segera tetapkan jadwal pencoblosan

    DPRD: Segera tetapkan jadwal pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Mandailing Natal, untuk segera menetapkan jadwal serta dimulainya tahapan, lanjutan pelaksanaan Pencoblosan ulang Pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal. Hal tersebut karena telah tercantumnya mata anggaran Pencoblosan ulang Pemilukada Madina pada APBD Madina tahun anggaran 2011. Hal tersebut disampaikan seluruh Fraksi di DPRD Madina […]

  • Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

    Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hubungan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Ketua DPRD Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, memanas. Dari persoalan proyek, berpotensi merembet ke kasus suap sengketa pilkada Tapteng yang sudah menyeret Bonaran Situmeang. Kuasa Hukum Pemkab Tapteng, Roder Nababan, berencana segera mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendesak agar Bakhtiar diusut dalam dugaan keterlibatan dia dalam kasus […]

expand_less