Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan
PT Sorikmas Mining (SM) membutuhkan sekitar 500-an tenaga kerja saat masa eksploitasi atau produksi, yang direncanakan dimulai akhir tahun 2011 mendatang. Perusahaan tersebut juga akan mengutamakan karyawan atau pekerja lokal yang berasal dari Mandailing Natal dengan mengedepankan keahlian yang dimilikinya.

Leohara Situmeang, Bagian Humas PT SM, saat ditemui METRO di kantornya yang terletak di Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, Madina, Senin (27/9) menuturkan, PT SM yang beroperasi di Gunung Sihayo Sambung meliputi dua kecamatan yakni Kecamatan Siabu dan Nagajuang saat ini memiliki lebih dari 200-an pekerja. 200-an pekerja tersebut terdiri dari beberapa tipe.

“Saat ini jumlah seluruh karyawan dan pekerja di PT SM sekitar 200-an orang. Dari jumlah itu sekitar 30 persen sudah karyawan, sedangkan 70 persen masih sebagai pekerja harian yang digaji sekali dalam setiap 15 hari. Dari jumlah karyawan 30 persen itu sebagian besar dari karyawan lokal. Sedangkan pekerja harian yang berjumlah 70 persen itu keseluruhannya juga merupakan pekerja lokal yang bertugas di daerah operasi PT SM,” beber Leohara.

Diungkapkan Leohara, saat ini PT SM masih dalam tahap eksplorasi atau penelitian serta sedang berjalan ke tahapan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang dilakukan tim konsultan pihak perusahaan. Proses Amdal ini sudah berjalan sejak bulan Juni 2010 lalu.

“Amdal juga sudah berjalan oleh tim konsultan PT SM di Jakarta. Dari hasil Amdal ini nantinya akan bisa dipastikan kapan akan dimulainya produksi atau eksploitasi, karena hanya tim konsultan yang bisa pastikan itu. Dan apabila konsultan mengatakan tidak layak untuk dilanjutkan, bisa saja perusahaan akan menghentikan operasinya. Perusahaan saat ini masih terus melakukan eksplorasi menunggu hasil Amdal tersebut,” ujarnya. Sebelum masuknya masa produksi, lanjut Leohara, PT SM akan melakukan rekonstruksi atau pembangunan baik berupa pabrik atau pemukiman bagi para karyawan nantinya.

Sementara jumlah karyawan yang akan dibutuhkan PT SM apabila telah masuk ke masa produksi bisa mencapai 500-an karyawan dan bisa juga lebih dari jumlah itu. “Diperkirakan perusahaan akan berproduksi di akhir tahun 2011 atau bisa juga di awal 2012 menunggu hasil Amdal dari konsultan, karena konsultan biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk bisa mengetahui hasilnya. Sebelum memasuki tahap produksi, perusahaan akan melakukan rekonstruksi, dan di sinilah diterimanya nanti penambahan karyawan itu,” tambahnya.

Masih dijelaskan Leohara, PT SM dalam hal penerimaan karyawan nantinya sebelum masuk masa produksi, mengutamakan warga pribumi terutama bagi penduduk 13 desa yang ada di dua kecamatan. Sebab 13 desa ini adalah desa yang wilayahnya dekat dengan daerah operasi PT SM.

Ke 13 desa itu yakni untuk Kecamatan Siabu, Desa Tanggabosi 1, Tanggabosi 2, Tanggabosi 3, Tanjung Sialang, Hutagodang Muda, Muara Batang Angkola. Sementara untuk Kecamatan Nagajuang yakni Desa Banua Rakyat, Banua Simanosor, Tambiski, Tanjung Nauli, Humbang, Tarutung Panjang, dan Desa Sayur Matua.

“Ke-13 desa ini memang desa yang berada dekat dengan lokasi tambang emas di Sihayo. Meskipun belum masuk ke tahap produksi, PT SM sudah memberikan kontribusi sebagai tanggung jawab sosial dari perusahaan ke warga sekitar seperti pembangunan sarana air bersih. Karena, PT SM sebagai perusahaan kontrak karya memiliki beberapa kewajiban yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah dan akan memperoleh sanksi dari pemerintah pusat apabila ada pelanggaran atas peraturan itu,” jelasnya.

“Sedangkan untuk pemerintah, pihak perusahaan juga akan mengeluarkan kewajiban-kewajiban seperti pajak yang akan diketahui nantinya berapa persentasenya sebagai PAD bagi pemerintah daerah, begitu juga dengan pemerintah pusat,” tambah Leo mengakhiri.

Untuk diketahui, saat sosialisasi Amdal di aula Hotel Paya Loting, Panyabungan, Kamis (8/7) lalu, konsultan sekaligus Wakil PT SM di Kabupaten Madina, Washington Tambunan mengatakan, rencana kegiatan penambangan mas di Sihayo atau wilayah Kecamatan Siabu dan Nagajuang dalam wilayah kontrak karya PT SM, data teknisnya meliputi luas kontrak karya seluas 66.200 hektare, sedangkan luas rencana lahan pinjam pakai untuk kegiatan eksploitasi seluas kurang lebih 3.000 hektare. (wan)
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka kegiatan roving seminar Kekayaan Intelektual di Medan yang dilaksanakan di Medan (13-14 Maret), Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membawa paket Kopi Takar untuk diserahkan kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 43)

    MARSIDAO-DAO (episode 43)

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Marayak pukul 5.20 potang ni ari tolap ma motor i i huta Bilah i. Ipaso parmotor i ma motor i. Idokonsa tu Si Isrot na madung tolap alai tu huta i.  Mambege na madung tolap tu huta Bilah i, naniligi si Pikek dot Si Poso ma tu ruar, manaili […]

  • Selain Guru juga Editor Film

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (Mandailing Online), Ali Fikri Pulungan (a.fickri). Lahir di desa Hutabangun tanggal 1 Pebruari 1977. Menamatkan sekolah di SD Muhammadiyah Hutabangun tahun 1989, SMP Negeri Siabu tahun 1992, SMA Negeri 2 Padangsidimpuan 1995. Menikah tahun 2005 dan dikaruania 3 orang anak.Selain seorang pendidik juga editor di Tympanum Novem Films. Ia menjadi tenaga pendidik sejak 1997 […]

  • Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Camat dan kepala desa memiliki peran besar dalam penanggulangan pandemi covid-19. Oleh karena itu, para camat dan kepala desa diharapkan meningkatkan upaya-upaya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang covid-19 dan vaksinasi. Itu ditekankan Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution di acara Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19, Senin (20/9/2021) […]

  • Polisi Harus Arif Terkait Kasus Maga

    Polisi Harus Arif Terkait Kasus Maga

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) dihimbau bertindak profesional dalam kasus Maga. Jangan sampai yang tidak bersalah menjadi tersangka. Jangan menguntungkan pihak tertentu. “Kerusuhan sosial pada hari Selasa 20 Januari 2015 yang lalu adalah suatu sikap spontanitas masyarakat karena tokoh pergerakan mereka diancam bunuh oleh korban Ispara Sakti Nasution Adek dan kawan-kawannya, tidak […]

  • MENIKAHKAN IDE INKLUSI DENGAN REM SPIRITUAL DALAM TINDAKAN

    MENIKAHKAN IDE INKLUSI DENGAN REM SPIRITUAL DALAM TINDAKAN

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tanggapan atas Esai Ludfan Nasution Terhadap “Anomali Empat Angka: Sati Nasution dan Peta Jalan Baru Inklusi Sosial Jaringan Kreatif Muda Madina”     Oleh: Moechtar Nasution Penggiat pada GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Esai Muhammad Ludfan Nasution, senior saya yang juga penggagas Mandailing Epicentrum dengan taglinenya “wadah pemikiran, pergerakan, dan motivasi kritis untuk […]

expand_less