Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Target dimulainya lagi pembahasan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut dipastikan bakal molor lagi. Jika sebelumnya dijanjikan pembahasan dilakukan setelah kelarnya revisi UU pilkada dan UU pemda, kini muncul alasan baru.

Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman mengatakan, pihaknya belum memastikan tanggal dimulainya pembahasan 65 RUU pemekaran, yang empat di antaranya dari wilayah Sumut yakni RUU pembentukan  Provinsi Tapanuli Utara (Protap), Provinsi Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hataran, dan Kabupaten Pantai Barat Mandailing.

Alasannya, masih diperlukan kepastian kesiapan anggaran untuk pendanaan awal sejumlah daerah yang dimekarkan dan berdiri menjadi daerah otonom baru.

“Kita akan bicarakan dulu dengan kemendagri dan kemenkeu terkait anggarannya. Kalau disahkan tapi anggaran tak ada, bagaimana?” ujar Rambe kepada koran ini di Jakarta, kemarin (26/2).

Dia mengatakan “pembicaraan” Komisi II DPR dengan kemendagri dan kemenkeu itu sifatnya bukan pembahasan RUU. Melainkan, koordinasi sebelum pembahasan RUU pemekaran dilakukan. Jika sudah ada kepastian anggaran, baru lah pembahasan RUU dimulai.

Politikus senior Partai Golkar itu mengatakan, dari 65 RUU itu, sebenarnya ada 25 RUU yang masuk prolegnas, sehingga masuk skala prioritas. “Hanya saja belum pasti, 25 itu yang mana saja. Juga belum pasti karena aturan baru, harus melalui daerah persiapan dulu, tidak langsung menjadi daerah otonom. Nah, yang seperti ini nanti harus dibicarakan dulu dengan kemendagri,” ulasnya.

Diceritakan, belakangan ini dirinya sering dihubungi para penggagas pemekaran dari sejumlah daerah. Mereka terus mendesak agar RUU pemekaran di daerah masing-masing segera disahkan.

Salah satunya dari Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) yang berharap agar RUU pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra) bisa segera disahkan. “Saya baru ditelepon Bupati Paluta, soal Sumatera Tenggara. Itu kan masuk paket 22 RUU (bukan masuk paket 65 RUU yang masih prioritas karena sudah ada ampresnya, red),” cerita Rambe.

Lebih lanjut Rambe juga mengimbau para panitia pemekaran, tidak perlu menemuinya. Alasannya, hal itu hanya menghabiskan uang saja.

“Kasihan mereka yang sudah nyumbang  untuk ongkos rombongan panitia pergi ke Jakarta. Ada yang bawa oleh-oleh segala, tak usah. Nanti malah ditagih yang nyumbang-nyumbang itu, sudah keluar uang kok belum ada hasilnya. Percaya lah, kami proses sesuai prosedur,” beber Rambe.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL  (Mandailing Online) – Proyek lanjutan pembangunan pengamanan pantai Muara Batang Natal di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga melewati batas waktu kontrak kerja. Hingga 1 Desember, PT.Kartika Indah Jaya (KIJ) selaku perusahaan pelaksana kegiatan proyek, masih belum menuntaskan pekerjaan dan tetap beraktivitas. Padahal, berdasar perjanjian kontrak kerja antara Kementrian Pekerjaan Umum  melalui Satker […]

  • Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina). Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama lengkap                                                    : H. MHD. DAHLER NASUTION, SP 2. Tempat/Tanggal Lahir/Umur                              : HUTARIMBARU, 03 APRIL […]

  • Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atap Pasar Baru Panyabungan gedung sisi belakang, Mandailing Natal (Madina) telah hitungan tahun hancur, namun tak jua diperbaiki. Akibatnya, para pedagang mengeluh. Sejumlah pedagang di lantia II kepada Mandailing Online, Selasa (24/3/2015) mengaku jika hujan turun maka lantai kios dan lantai lorong akan digenangi air. Tak hanya itu, barang dagangan […]

  • Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    Warga Madina Dukung Pemekaran Sumatera Tenggara

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendukung sepenuhnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. Provinsi Sumatera Tenggara yang terdiri atas Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Madina, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, sangat diidam-idamkan khususnya masyarakat Madina. Demikian disampaikan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Selasa (03/05/2011). Dikatakannya, pihaknya sangat mendukung rencana pemekaran […]

  • Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok pegawai negeri sipil (PNS) rata-rata sebesar 10 persen sebagai bagian dari kebijakan belanja pegawai pada 2012 mendatang. “Kami juga menyediakan anggaran tunjangan kinerja untuk mendukung reformasi birokrasi,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam jumpa pers terkait nota keuangan dan RAPBN 2012 di Jakarta, Selasa (16/8). Dengan […]

expand_less