Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Syamsul Arifin Nonaktif Sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin untuk sementara dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut periode 2010-2015.

Pencopotan Syamsul Arifin disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HR Agung Laksono kepada wartawan di Medan, Rabu, 27 April 2011.

“Untuk sementara Syamsul Arifin digantikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera Andi Ahmad Dara sebagai Plt (pelaksana tugas) Ketua DPD Partai Golkar Sumut,” katanya.

Pencopotan Syamsul didasarkan pada surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor KEP/115/DPP-GOLKAR/IV/2011 tertanggal 26 April 2010 yang ditandatangani Ketua Umum Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Menurut Agung Laksono, pengangkatan Andi Ahmad Dara hanya bersifat sementara hingga proses hukum Syamsul Arifin di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tuntas.

Syamsul Arifin sendiri tersangkut kasus dugaan korupsi ketika masih menjabat sebagai Bupati Langkat, Sumut, dan saat ini kasusnya tengah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Ketika ditanya kewenangan Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Agung Laksono yang juga Menko Kesra menyatakan, tidak berbeda dengan ketua definitif.

“Hanya saja, plt tidak punya kewenangan mengganti kepengurusan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya.

Ia berharap roda organisasi Partai Golkar di Sumut dapat tetap berjalan dengan baik meski saat ini dipimpin seorang plt, mengingat pergantian sementara itu ditujukan untuk kepentingan partai.

“Jangan sampai ada yang terganggu, roda organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pencopotan sementara ini juga kita maksudkan agar Syamsul bisa lebih berkonsentrasi menghadapi proses hukum yang tengah dijalaninya,” jelasnya.

Sementara perihal kemungkinan digelarnya musyawarah daerah luar biasa (musdalub), menurut dia, sangat bergantung pada situasi yang berkembang. “Itu (musdalub) bisa saja, tapi tetap harus menunggu proses hukum Syamsul Arifin tuntas,” ujar Agung Laksono.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pernyataan Ruhut Sitompul yang menyebut aksi sidang rakyat Yogyakarta mirip aksi PKI menuai kiritk keras dari masyarakat Yogyakarta. Bahkan, masyarakat Yogyakarta juga berencana memboikot Bahkan masyarakat Yogyakarta menantang Ruhut Sitompul untuk datang dan berbicara langsung dihadapan masyarakat Yogya. “Kalau Ruhut Sitompul kalau belum mati, belum bisa dia berhenti bicara yang tidak enak. Bukan […]

  • Sibolga diguncang gempa 5,3 skala Richter

    Sibolga diguncang gempa 5,3 skala Richter

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Medan, (MO) – Kota Sibolga dan sebagian daerah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, diguncang gempa berkekuatan 5,3 skala Richter pada Kamis pukul 07.41 WIB. Kabid Pelayanan Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta di Medan, Kamis, mengatakan gempa itu berpusat di 1,45 derajat Lintang Utara dan […]

  • Disdik Madina Akui Masih Ada DAK 2009 yang Belum Selesai Dikerjakan

    Disdik Madina Akui Masih Ada DAK 2009 yang Belum Selesai Dikerjakan

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dinas Pendidikan Mandailing Natal mengakui masih ada proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2009 lalu yang belum selesai dikerjakan. Hal itu diakui Kasi Rehab dan Pelaporan Bidang Program Dinas Pendidikan Madina Asmara Hadi Lubis SPd.kepada wartawan beberapa waktu lalu. Sekolah yang belum selesai dibangun tersebut adalah SD 148408 Desa Sikara-kara IV Kecamatan Natal, […]

  • Bappeda Madina: CI Tak Pernah Laporkan Kegiatan

    Bappeda Madina: CI Tak Pernah Laporkan Kegiatan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Temuan Batang Pungkut Green Concervation bahwa program Causeruation International (CI) di Mandailing Natal (Madina) tak jelas dan tak berdampak positif pada daerah ini, diperkuat oleh Pemkab Madina. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mandailing Natal, Abu Hanifah, Senin (6/1/2014) mengatakan bahwa sejak penandatanganan MoU antara Pemkab Madina dengan CI tanggal 11 […]

  • Indikasi Ditukangi Menguat

    Indikasi Ditukangi Menguat

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Indikasi penukangan hasil pengumuman CPNS Pemko Medan menguat. Salah seorang pelamar CPNS, M Fahmi mengaku namanya lulus di website CPNS Pemko Medan, namun saat pengumuman di media massa namanya hilang. “Saya mengecek pengumuman di www.ppcpns.pemkomedan.go.id sekitar pukul 01.00 WIB (Rabu dinihari) dan hasilnya lulus, saksinya ada. Tapi saat paginya, saya lihat di koran nama […]

  • Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR-Raja Umbang Saragih (46), warga Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Barat, ditipu sebesar Rp 30 juta Rudi Turnip (35), warga Jalan Rindam, Siantar Barat, tahun 2010 lalu. Raja Umbang memberikan uang tersebut kepada Rudi sebagai pelicin agar adiknya dimasukkan jadi tenaga honorer di Pemkab Simalungun. Tapi setahun berlalu, adik korban tak kunjung dipekerjakan sebagai […]

expand_less