Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Tak Ada Rambin, Warga Bergelayut di Tali Kawat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
  • print Cetak
Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis  di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tak ada jembatan, tak ada rambin alias titi gantung, warga terpaksa bergelayut di kawat menyeberangi sungai agar sampai ke areal persawahannya.

Itu terjadi di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. Selama ini, warga sangat mengharapkan pembangunan titi gantung, tetapi belum pernah terealisasi. Warga terpaksa memasang kawat di atas sungai Batang Gadis yang berarus keras dan dalam.

Hal ini dilakukan agar sampai ke tempat usahanya, sawah dan kebun. Sebab rata-rata sawah atau kebun warga di daerah ini berada di seberang Sungai Batang Gadis.

Asrul Sani (50) salah seorang warga yang sering lewat bergantungan di kawat tersebut mengatakan kemarin, pemasangan  kawat ini adalah inisatif dirinya. Kebetulan areal persawahan dan kebunnya ada di seberang sungai Batang Gadis. Setiap hari ia selalu lewat melalui sungai ini. Namun beberapa bulan terakhir dirinya sering terkendala disebabkan seringnya banjir sungai ini.

Lantas, ia pun berpikir bagaimana caranya agar bisa sampai ke seberang Sungai Batang Gadis. Ide muncul. Kawat dibentangkan di atas sungai kemudian di pasang riol. Setelah dicoba, ternyata riolnya tempat pengikatan tali tidak bisa jalan. Akhirnya ia memutuskan bergantungan saja di kawat yang dientangkan tersebut.

Menurut pengakuannya, tidak semua warga mampu bergelayut di kawat ini, utamanya perempuan. Kaum perempuan lebih memilih tidak ke sawah atau ke kebun jika sungai sedang meluap.

Asrul Sani berharap agar Pemkab Madina secepatnya membangun rambin di kawasan ini. Sebab setiap kali terjadi banjir warga terkendala untuk menyeberangi sungai.

Kepala Desa Muara Siambak, Zulkifli Matondang  yang dihubungi membenarkan bahwa sebagian warga bergelayut di tali jika sungai Batang Gadis meluap.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Sorot Kelangkaan Gas 3Kg Subsidi

    PKS Sorot Kelangkaan Gas 3Kg Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, menyebut Pemerintah super tega pada masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg bersubsidi. Pemerintah bukan mengatasi kelangkaan gas LPG bersubsidi itu malah meluncurkan produk LPG 3kg nonsubsidi bermerek Bright dengan harga yang lebih mahal. Kebijakan itu, kata Mulyanto, akan membuat pengadaan […]

  • Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah diminta melakukan pengkajian ulang keberadaan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebab, banyak desa-desa yang bersentuhan dengan wilayah TNBG menolak kehadiran taman nasional ini. Proses awal pembentukan TNBG juga ditengarai penuh muatan kepentingan kelompok. “Terbukti beberapa desa di Kecamatan Batang Natal malah menolak kehadiran TNBG, karena […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 30)

    MARSIDAO-DAO (episode 30)

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Luas sumbayang Isya, mangalao Si Siti tu tapian ompa ayanna ganan ni parabiton nangkan sap-sapon. Ngada adong alapangan nia be manyapsap arian, harana sogot ni ari nangkan kehe ma marsidao-dao santak tu kotu Magorib. Pala ipasapsapkon tu Si Pikek, ngada sada roa. Angke ngada pe malo manyap-sap ias, […]

  • Pelantikan Bupati Madina Diundurkan Jadwalnya

    Pelantikan Bupati Madina Diundurkan Jadwalnya

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Jadwal pelantikan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal diundur dari jadwal awal, karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri. “SK-nya belum dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal Jefri Antoni yang dihubungi, Sabtu, 4 Juni 2011. Awalnya, kata Jefri, […]

  • Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menganggarkan senilai Rp2,7 triliun untuk perbaikan jalan provinsi. Ploting terbanyak diproyeksikan untuk jalan provinsi yang ada di wilayah Tabagsel, sebesar Rp 649,1 miliar. Untuk wilayah Mandailing Natal (Madina) diplot sebesar Rp169 miliar. Alokasi anggaran APBD Sumut tahun 2022 ini dilaksanakan secara multi years. “Pemprov Sumut, dalam […]

  • Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina menyampaikan keinginan adanya penggarapan kisah Sibaroar dalam bentuk film. Itu dicuatkan bupati usai menonton pementasan drama musikal “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Sabtu (30/9/2017) oleh Jeges Art yang disutradarai Askolani Nasution. Bupati menyatakan menyambut baik pementasan itu, sehingga jika difilmkan tariknya semakin memikat. Pengambilan gambar katanya […]

expand_less