Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Target Ekspor Kopi Mandailing 120.000 Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka penjualan atas nama Kopi Mandaling sebesar 120.000 ton merupakan target minimal dari prosfek ekspor kopi Indonesia yang di targetkan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

Angka itu merupakan bagian dari target ekspor kopi 900.000 hingga 1,2 juta ton per tahun. Kopi merupakan komoditas yang diperdagangkan di bursa komoditas, terutama di London dan New York.

Disebutkan, Indonesia merupakan urutan ke-4 setelah Ethiopia, Vietnam dan Brasil sebagai produsen kopi di dunia dan Kolombia berada pada urutan ke-5.

Itu diungkapkan Direktur Sumatera Rainforest Institute (SRI), Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan.

Angka ekspor 120.000 ton tersebut setara sekitar Rp 1,2 triliyun. Angka yang fantatis. Seharusnya uangnya mengalir ke petani kopi di Kabupaten Mandaling Natal, namun realitas tidak begitu.

“Angka tersebut seharusnya mampu mendorong roda pergerakan ekonomi lokal yang luar biasa untuk memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Mandaling Natal. Nilai ekonomis Rp.1,2 trilyun ini seharusnya mampu memberi dampak pada keseluruhan transaksi ekonomi di Kabupaten Mandaling Natal,” ujarnya.

Namun hal tersebut tidak terjadi dan hal ini disebabkan oleh fakta lapangan bahwa produksi kopi Mandaling di Madina teramat sangat minim.

Sejauh ini belum diketahui berapa persis data produksi kopi di Mandailing Natal per tahun. Sedangkan Rasyid menyatakan bahwa untuk 1 persen pun Madina belum mampu mencapai angka produksi 120.000 itu.

“Satu persen pun tidak mampu ditutupi oleh kopi dari Mandailing Natal, artinya semakin jelas bahwa kopi yang beredar dipasar international atas nama kopi Mandailing hanya atas nama saja,” kesal Rasyid.

 Atas dasar itulah kedua lembaga konservasi ini sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing Natal.  Di antara agenda kerja yang telah ditetapkan adalah pendampingan petani kopi mulai dari pembibitan sampai pragmentasi bahkan pemasaran, serta kampanye kopi arabika Mandailing yang asli.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyalurkan bantuan kepada para keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan. Penyerahan bantuan diwakili oleh Sekretaris Fraksi Golkar, Sobir Lubis,SH dan Bendahara Fraksi Golkar Zubaidah Nasution, S.sos, Sabtu (16/11/2019) di lokasi bekas kebakaran. Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan meliputi kayu sebanyak 2 kubik, viber […]

  • Paripurna Pembukaan Masa Sidang ke-II, Anggota DPRD Serahkan Laporan Reses

    Paripurna Pembukaan Masa Sidang ke-II, Anggota DPRD Serahkan Laporan Reses

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menggelar paripurna Pembukaan Masa Sidang ke-2 Tahun Sidang 2021-2021 dan penyerahan laporan reses pertama, Rabu (21/12). Paripurna dipimpin oleh Harminsyah Batubara didampingi Erwin Efendi Nasution dan dari pemerintah diwakili Sekda Gozali Pulungan. Selain itu terlihat hadir unsur Forkopimda, asisten, dan beberapa pimpinan OPD. “Dengan berserah diri kepada […]

  • Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Sekolah-sekolah di Balikpapan, Kalimantan Timur dilarang merayakan Valentine Day yang jatuh setiap 14 Februari. Hal itu diatur dalam surat edaran yang dilayangkan Dinas Pendidikan Balikpapan. Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan edaran ke semua sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA per tanggal 5 Februari 2016. Surat edaran tersebut terkait larangan […]

  • SEJARAH KIAN KABUR

    SEJARAH KIAN KABUR

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Ranah pendidikan merupakan tempat menempa cikal bakal generasi, agar tercipta gambaran yang kuat pada peserta didik maka mata pelajaran (mapel) Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu sarananya. Namun amat disayangkan bila mapel SKI ini ikut tergerus arus moderasi. Kementerian Agama meminta guru madrasah pengampu mata […]

  • Maturutup Musema Boto Ningna  Uda

    Maturutup Musema Boto Ningna Uda

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Inda boto naatarantai namaturutp musema ibaen amanta, naiparsontungkon musema sada-sada inda porlu disia boto sude, pala naso tarbina natorus ibinasaonia do, namartamba-tamba dope dongan nasodong karosi dohot mejana, pala naso adong boto meja dohot karosi palanga singgang, na gopak domei laos manjurur-jurur, angke mangarti mahita antong nahancitpe nahona duri ancitan dope nairampingkon tile, ning bayo […]

  • Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Moderasi beragama terdengar kencang di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, istilah moderasi maupun moderasi beragama tidak dikenal. Karena yang lebih sering muncul adalah istilah multikulturalisme, pluralisme dan toleransi dalam menggambarkan kemodernan beragama (Islam). Terkait asal munculnya paham moderasi sebenarnya banyak versi. Hanya saja, istilah ini mulai diperkenalkan […]

expand_less