Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Target Ekspor Kopi Mandailing 120.000 Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka penjualan atas nama Kopi Mandaling sebesar 120.000 ton merupakan target minimal dari prosfek ekspor kopi Indonesia yang di targetkan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

Angka itu merupakan bagian dari target ekspor kopi 900.000 hingga 1,2 juta ton per tahun. Kopi merupakan komoditas yang diperdagangkan di bursa komoditas, terutama di London dan New York.

Disebutkan, Indonesia merupakan urutan ke-4 setelah Ethiopia, Vietnam dan Brasil sebagai produsen kopi di dunia dan Kolombia berada pada urutan ke-5.

Itu diungkapkan Direktur Sumatera Rainforest Institute (SRI), Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan.

Angka ekspor 120.000 ton tersebut setara sekitar Rp 1,2 triliyun. Angka yang fantatis. Seharusnya uangnya mengalir ke petani kopi di Kabupaten Mandaling Natal, namun realitas tidak begitu.

“Angka tersebut seharusnya mampu mendorong roda pergerakan ekonomi lokal yang luar biasa untuk memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Mandaling Natal. Nilai ekonomis Rp.1,2 trilyun ini seharusnya mampu memberi dampak pada keseluruhan transaksi ekonomi di Kabupaten Mandaling Natal,” ujarnya.

Namun hal tersebut tidak terjadi dan hal ini disebabkan oleh fakta lapangan bahwa produksi kopi Mandaling di Madina teramat sangat minim.

Sejauh ini belum diketahui berapa persis data produksi kopi di Mandailing Natal per tahun. Sedangkan Rasyid menyatakan bahwa untuk 1 persen pun Madina belum mampu mencapai angka produksi 120.000 itu.

“Satu persen pun tidak mampu ditutupi oleh kopi dari Mandailing Natal, artinya semakin jelas bahwa kopi yang beredar dipasar international atas nama kopi Mandailing hanya atas nama saja,” kesal Rasyid.

 Atas dasar itulah kedua lembaga konservasi ini sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing Natal.  Di antara agenda kerja yang telah ditetapkan adalah pendampingan petani kopi mulai dari pembibitan sampai pragmentasi bahkan pemasaran, serta kampanye kopi arabika Mandailing yang asli.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Dicairkan

    Beasiswa Dicairkan

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah proses yang agak panjang, akhirnya beasiswa untuk mahasiswa dan mahasiswi Mandailing Natal dicairkan oleh Pemkab Madina melalui Dinas Pendidikan, Kamis (3/1). Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Madina Hidayat Batubara di lapangan SMA Negeri 1 Panyabungan dihadiri para mahasiswa dan orang tua masing-masing. Jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang mendapat beasiswa ini […]

  • Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    Madina Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 Juli

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sistem belajar dari rumah untuk TK,SD,SMP/Mts diperpanjang di Madina hingga 12 Juli 2020. Sedangkan untuk SLTA di Sumut mengikuti perpajangan tanggap darurat Covid-19 hingga 7 Juni 2020. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sahnan Pasaribu kepada wartawan, Jumat (29/5) menyampaikan, perpanjangan di Madina itu ditetapkan dalam Surat Edaran […]

  • Sampah Menumpuk di Depan SDN 0102 Sibuhuan

    Sampah Menumpuk di Depan SDN 0102 Sibuhuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Sejak seminggu terakhir, sampah dibiarkan menumpuk di depan SDN 0102 Sibuhuan. Dilokasi ini juga tidak disediakan tong sampah sehingga sampah berserakan dan terlihat jorok. Ahmad Zuhri salah satu warga kepada wartawan kemarin mengatakan, melihat kondisi sampah sejak lama didiamkan di depan SD tersebut. Dan tidak jarang pula sampah dibakar. Kemudian sampah ini juga […]

  • Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing memproduksi itak poul-poul biasanya ketika hajatan “pamijur danak” (harfiahnya menurunkan bayi-suatu tradisi di Mandailing membawa bayi pertama kali keluar rumah). Sang bayi belum boleh digendong ke luar rumah sebelum usia seminggu. Acara “pamijur danak” dipestakan dengan memproduksi itak poul-poul oleh para gadis dan dibagikan kepada tetangga keluarga si bayi. […]

  • Ini 15 Kepala Daerah di Sumut yang Dilantik

    Ini 15 Kepala Daerah di Sumut yang Dilantik

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Jakarta – Sebanyak 15 kepala daerah terpilih di Sumatera Utara menjalani prosesi pelantikan di Lapangan Merdeka, Medan. Pelantikan dilakukan oleh Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Acara pelantikan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (17/2/2016). Kabiro Otda Pemprov Sumut Jimmy Pasaribu lebih dulu membacakan SK Mendagri Tjahjo Kumolo tentang pengangkatan 15 kepala daerah yang […]

  • Masakan Mandailing

    Masakan Mandailing

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masakan Tradisional Mandailing 1. Gule Bulung Gadung Masakan ini salah satu masakan paling enak yang sangat di sukai orang Mandailing.ini terbuat dair daun singkong muda di tumbuk ditambah lasiak lamot (cabe rawit) serta di tambah arias,rimbang (tekokak) yang di masak bersama dengan santan kelapa.supaya masakan ini tambah enak bisa di tambahkan dengan Gulaen Sale (ikan […]

expand_less