Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
  • print Cetak

Beberapa anak-anak dari keluarga Ali Mandan di rumahnya Desa Hutarimbaru

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Satu keluarga di Desa Hutaimbaru, Panyabungan Timur, Mandailing Natal terancam kelaparan jika tak dibantu segera.

Mereka adalah 11 bocah yang masih kecil-kecil ditinggal ibu yang wafat dua bulan lalu, sedangkan ayah mereka sudah 4 bulan di dalam penjara.

Otomatis, 11 bocah itu saat ini hanya diasuh oleh Ummi Roiyah (18) kakak kandung mereka yang baru tamat SMK. Ummi Roiyah harus menjadi ibu bagi adik-adiknya.

Sementara Amansyah (19) abang kandung mereka yang sudah 2 tahun tamat SMA harus bertanggungjawab sebagai pencari nafkah atau sebagai kepala keluarga.

Tim wartawan dari Mandailing Online, Madina Pos Online dan Beritahuta Online melakukan liputan ke rumah keluarga ini, Rabu (12/9/2018).

Sebelas bocah itu adalah Sofwatul Mardiyah (kelas dua SMK 2 Panyabungan), Marwah (kelas dua SMP Gunung Baringin), Al Farizi (kelas satu SMP Gunung Baringin), Musyadi (kelas lima SD Hitarimbaru), Habibullah (kelas empat SD Hutarimbaru), Wahyu (kelas dua SD Hutarimbaru), Halif (Tk), Sadli (3 tahun), Ramlan (1,5 tahun), Rahmat Yusuf dan Maulana Yusuf (kembar yang berumur 2 bulan).

Mereka adalah anak dari pasangan Ali Mandan (41) dan Sangkot (almarhumah).

Saat ini, 11 abak-anak itu hanya bergantung kepada asuhan kakak dan abang mereka di rumah peninggalan orangtua yang berada paling ujung pemukiman.

Kehidupan keluarga itu kini hanya bergantung pada sisa padi yang tinggal beberapa goni. Amansyah yang harus menjadi kepala keluarga hanya mampu menyadap getah di hutan dengan pendapatan sekitar 18 kg per minggu dengan posisi harga getah saat ini sekitar 7.000 per kg.

Beruntung masih ada paman mereka yang tinggal di sebelah rumah. Tetapi sang paman yang pedagang kecil-kecilan sebagai pengumpul getah juga kehidupan ekonominya sangat pas-pasan dengan empat orang anak, sehingga hanya mampu membantu ala kadarnya.

Ibu mereka wafat 2 bulan lalu beberapa hari setelah melahirkan anak kembar dalam operasi sesar di RSUD Panyabungan.

Sedangkan ayah mereka, saat ini masih dalam proses hukum di pengadilan Kabupaten Padang Lawas Utara dalam kasus narkoba.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina. “Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” […]

  • TDL Juga Naik 10 %

    TDL Juga Naik 10 %

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelanggan PLN harus bersiap menanggung kenaikan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata 10 persen yang direncanakan mulai berlaku April 2012. Kenaikan itu berlaku untuk industri serta rumah tangga yang memakai daya di atas 900 volt Ampere (VA). “(TDL) akan dinaikkan secara proporsional, tapi Rumah Tangga Miskin (RTM) kita tidak akan naikkan,” katanya saat konferensi […]

  • Kamus dan IKBBG se Jabotabeg Dukung Paslon Harun- Ichwan di Pilkada Madina” Kami Hubungi Keluarga di Kampung Untuk Pilih 01″

    Kamus dan IKBBG se Jabotabeg Dukung Paslon Harun- Ichwan di Pilkada Madina” Kami Hubungi Keluarga di Kampung Untuk Pilih 01″

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BOGOR ( Mandailing Online) : Dari Bogor, Calon Bupati nomor urut 01 Harun Mustafa Nasution dapat dukungan kuat. Dukungan itu datang dari Keluarga Besar Abituren Musthafawiyah Jabotabek dan Ikatan Keluarga Batang Gadis. Dalam pertemuan warga Mandailing dan Abituren Musthafawiyah di puncak bogor, 600 san peserta hadir. Mereka datang dari berbagai daerah di Jabodetabek dan menyatakan […]

  • Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- fenomena mundur dari jabatan nampak nya lagi tren di Pemkab Mandailing Natal ( Madina ). Siang ini dikabarkan 3 Pejabat yang menandatangani pengunduran diri akan serah terima jabatan. Mereka adalah Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Perikanan. Ketiga pejabat ini dikabarkan mengikuti jejak Kepala Dinas Lingkungan Hidup […]

  • Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebelum saya berangkat kerja pagi ini, seperti biasa istri saya mengingatkan agar ekstra hati-hati di jalan, mengingat sebaran ulat bulu sudah sampai ke Jatiasih, beberapa kilometer saja dari rumah kami. Rupanya ia mengikuti sedemikian rupa berita-berita di media massa soal ulat bulu itu. Mulanya diberitakan ulat-ulat bulu itu berbiak dan menyerbu beberapa kawasan […]

  • Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas Mapolres Madina, Mandailingonline Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat […]

expand_less