Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Tiga Penambang Tewas, Diduga Menghirup Gas Beracun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
  • print Cetak

lobang tambang 250912MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Diduga akibat menghirup gas beracun dari lobang tambang emas, tiga orang penambang meninggal dunia di Hutan Garunggung, Desa Koto Boru, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (24/9).

Ketiganya bernama Armen penduduk Desa Koto Baringin; Ilham warga Desa Tanjung Medan dan Gadang yang juga warga Desa Tanjung Medan Kecamatan Muara Sipongi.

Berdasar data yang berhasil dihimpun Mandailing Online dari Lokot Husda, seorang jurnalis berasal dari Kotanopan, tewasnya ketiga penambang tersebut bermula dari empat orang penambang emas yang seperti biasanya beraktivitas menggali lobang di hutan Garunggung, kedalaman lobang disebut-sebut sekira 30 Meter.

Sesampainya ke lokasi yang berjarak sekira 6 kilo meter dari Desa Koto Boru, sekira pukul 14.00 WIB, Gadang yang terlebih dahulu masuk ke dalam lobang. Setelah satu jam ditunggu namun yang bersangkutan tidak keluar akhirnya disusul oleh kawannya Ilham.

Namun, Ilham juga tidak keluar sehingga disusul oleh Arman. Melihat ketiga orang kawannya tidak keluar dari lobang, Naza yang menunggu di luar memutuskan masuk untuk memeriksa ketiga orang kawannya tersebut.

Di dalam lobang Naza merasa pening serta merasakan semacam gas, langsung keluar dan berlari melaporkan kejadian tersebut kepada penduduk di Desa Koto Baringin. Sekira pukul 16.45 Wib warga beserta Polsek Muara Sipongi menuju lokasi kejadian membawa peralatan seadanya.

Kapolsek Muara Sipongi, AKP Salindan Hasibuan yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, Selasa (25/9) membenarkan kejadian tersebut dimana adanya 3 orang penambang di Desa Koto Boru tewas diduga akibat menghirup gas beracun.

“Memang benar ada tiga orang penambang emas di Desa Koto Boru yang tewas akibat di duga menghirup gas beracun, yakni Armen warga Desa Koto Baringin, Ilham warga Desa Tanjung Medan dan Gadang yang juga warga Desa Tanjung Medan kecamatan Muara Sipongi,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, ia menerima laporan masyarakat dan langsung mengerahkan sejumlah personil Polsek Muara Sipongi bersama penduduk menuju ke lokasi. Ketiga korban berhasil diefakuasi dari lobang sekira pukul 18.30 WIB.

“Kuat dugaan kita akibat gas beracun, karena tim efakuasi yang masuk ke dalam lobang tersebut pingsan karena mengalami pusing sehingga kuat dugaan kita ketiga orang tersebut tewas akibat dari menghirup gas beracun” kata kapolsek.

“Setelah kita melakukan penyelidikan, pemodal dari lobang tambang tersebut tidak ada, sementara pemilik tanah adalah Saripuddin alamat Desa Tanjung Medan Kecamatan Muarasipongi yang sekarang ini masih berada di Lembaga Pemasarakatan Panyabungan dalam perkara pembunuhan satu tahun yang lalu. Namun demikian kita akan terus melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

            Oleh : Ketua KADIN Mandailing Natal Sobir Lubis, SH Gerakan Indonesia Hebat yang dikampanyekan pemerintahan Joko Widodo membutuhkan orang-orang kreatif, yang mampu melakukan terobosan-terobosan penting. Bahwa tanpa daya kreatifitas dan kemampuan melakukan terobosan-terobosan, maka Gerakan Indonesia Hebat akan sulit diwujudkan.Gerakan Indonesia Hebat ini tentunya bukan saja harus digerakkan pemerintah pusat. Gerakan […]

  • Penangkapan Kapal Pembom Ikan oleh Lanal Sibolga Diapresiasi

    Penangkapan Kapal Pembom Ikan oleh Lanal Sibolga Diapresiasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sibolga. Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng memberi apresiasi dan dukungan moral kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga atas penangkapan satu unit kapal pembom ikan KM Maju Bersama asal Sibolga, Selasa (7/2). Bentuk dukungan itu melalui aksi damai Kelompok Pemuda Peduli Pantai dan Laut Tapteng di laut menggunakan sejumlah kapal di sekitaran dermaga […]

  • Terburuk, Daya Saing Siswa dari Madina?

    Terburuk, Daya Saing Siswa dari Madina?

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina melihat daya saing pelajar di Mandailing Natal bisa menjadi paling buruk di Sumatera Utara, jika Bupati, DPRD dan Dinas Pendidikan tidak memperbaiki tingkat kompetensi siswa dan akreditasi sekolah di Bumi asal muasal pendidikan di Sumatera ini. Demikian rilis Aliansi Rakyat Peduli Madina, Kamis (14/4/2016). Hasil diskusi pengurus […]

  • Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kumpul Bukti SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Psp tahun 2010. Pengumpulan bukti-bukti ini sesuai permintaan dan informasi yang diterima dari beberapa pelamar CPNS. “Kita belum bisa beritahukan formasi apa dan siapa nama CPNS yang lulus […]

  • Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan – Rencana peralihan kampus Universitas Graha Nusantara (UGN) Kota Padangsidimpuan menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terganjal, khususnya dukungan politik dari Pemko Padangsidimpuan. Terganjalnya peralihan kampus UGN menjadi PTN, terungkap dalam dialog terbuka penegerian UGN Padangsidimpuan di Kampus II Jalan Sutomo, Sidimpuan, Rabu (18/3). Dialog langsung dipimpin Ketua Yayasan Darmabakti Pendidikan Indonesia (YADPI), Drs […]

  • Dana Desa di Rock Balancing

    Dana Desa di Rock Balancing

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mengapa belum banyak terdengar kepala desa yang dipenjara akibat dugaan korupsi uang Dana Desa ? Mengapa kepala desa belum banyak terdengar ditangkap gara-gara dugaan korupsi uang Dana Desa? Bukankah sudah banyak pengaduan dari masyarakat kepada Inspektorat? Bahkan unjukrasa sudah berkali-kali. Kok tak banyak kabar tindaklanjutnya? Pertanyaan ini menggema di desa-desa. Memang sejumlah kepala desa […]

expand_less